Jakarta, ItWorks- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) turut berpartisipasi di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Melalui inovasi Penerapan Sistem Pertukaran Data Elektronik ASEAN Trade in Goods Agreement atau SiPakDe-ATIGA, berhasil lolos dan menjadi Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020.
Kegiatan KIPP yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menjadi ajang tahunan, dimana instansi pemerintah bersaing mewujudkan inovasi terbaik untuk meningkatkan pelayanan publik. Kompetisi inovasi ini juga selalu mendapat respons besar. Tak terkecuali dari Kementerian Keuangan yang selama ini selalu aktif menghadirkan inovasi-inovasi baru terkait berbagai layanan. Tahun ini menghadirkan solusi inovasi SiPakDe-ATIGA.
“Inovasi-inovasi yang dilakukan oleh instansi pemerintah ini sebagai bentuk reformasi birokrasi melalui gerakan One Agency One Innovation yang telah digelorakan sejak tahun 2013. Kami mengapresiasi langkah Kementerian Keuangan melalui KIKK untuk mendorong tumbuhnya inovasi di lingkungan Kementerian Keuangan yang juga berdampak terhadap kualitas pelayanan publik dari unit kerja yang ada di Kementerian Keuangan,” ujar Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Diah Natalisa saat menjadi narasumber dalam Launching Kompetisi Inovasi Kementerian Keuangan yang diselenggarakan secara virtual (29/09/2020), sebagimana dirilis Humas KemenPANRB, baru-baru ini.
Inovasi SiPakDe-ATIGA ini bertujuan untuk mengefisiensikan kegiatan ekspor dan impor dengan pemberian bea masuk preferensi antar AMS melalui dokumen elektronik ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA). Adanya SiPakde-ATIGA akan menjamin validitas data, kepastian layanan, dan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha.
“Selamat untuk Kementerian Keuangan. Kami berharap Kementerian Keuangan dapat kembali mencetak inovasi terbaik melalui penyelenggaraan KIKK ini,” imbuh Diah.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto menyampaikan bahwa penyelenggaraan KIKK ini merupakan implementasi gerakan One Agency One Innovation di lingkungan Kementerian Keuangan. KIKK berperan dalam membumikan nilai-nilai Kementerian Keuangan, yakni nilai pelayanan untuk memberikan kepuasan kepada stakeholder dan nilai kesempurnaan dalam peningkatan yang berkelanjutan.
Melalui KIKK, pembangunan budaya inovasi di lingkungan Kementerian Keuangan dapat terwujud yang digerakkan oleh pemimpin sebagai role model perubahan dan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berinovasi serta peran pegawai untuk berpikir kritis dan menciptakan solusi dari setiap tantangan. Pengembangan budaya inovasi ini pun tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Keuangan yang telah diatur dalam PMK No. 77/2020.
“Selain untuk percepatan peningkatan pelayanan publik, kompetisi internal tahunan ini juga agar setiap unit eselon I di Kementerian Keuangan dapat mendorong dan menumbuhkan komitmen untuk selalu berinovasi dalam pelaksanaan tugas,” pungkas Hadiyanto. (AC)_














