ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

EBITDA Bukalapak Meningkat 80% di Masa Pandemi

Fauzi
7 January 2021 | 13:00
rubrik: Digital
Keren Nih, Bukalapak dan Justika Luncurkan Fitur TanyaHukum

Keren Nih, Bukalapak dan Justika Luncurkan Fitur TanyaHukum

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah pandemi COVID-19, Bukalapak tetap menunjukkan ketahanan model bisnis yang mampu memberikan dampak sosial-ekonomi di tengah masyarakat. Di tahun 2020, Bukalapak mencatat peningkatan EBITDA sebesar 80% dan juga peningkatan 4 juta pelapak dan mitra yang membuktikan performa bisnis Bukalapak sekaligus menjadikannya sebagai platform digital yang memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi COVID-19 memberikan dampak yang hebat bagi perekonomian Indonesia, terutama dari sektor UMKM. Namun, saya melihat masih banyak potensi yang bisa dijadikan peluang untuk dapat bangkit dari krisis tersebut. Ada 37% peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia selama pandemi dan di Bukalapak sendiri, ada peningkatan yang signifikan di pelapak dan mitra kami. Ini adalah fakta dan juga peluang bahwa platform dagang digital memiliki peran yang relevan dan esensial saat ini,” ujar Rachmat Kaimuddin, CEO Bukalapak.

Rachmat juga menambahkan, untuk memperkuat operasional dan bisnis Bukalapak, ada 3 aspek yang menjadi fokus Bukalapak; Talent atau sumber daya manusia, growth atau pertumbuhan, dan capital atau modal. Dengan memperkuat 3 aspek tersebut, Rachmat percaya Bukalapak dapat menjadi perusahaan yang berkelanjutan untuk mewujudkan misinya yaitu menjadi perusahaan teknologi yang mampu menciptakan ekonomi yang adil bagi semua.

“Di awal tahun, kami secara cepat merespons dampak yang ditimbulkan COVID-19 terhadap operasional kami. Sejak bulan Maret, kami telah menerapkan sistem kerja WFH dengan basis hybrid, dimana bagi karyawan yang tidak memiliki fasilitas yang memadai di rumah, kami persilakan untuk bekerja di kantor dengan tetap mematuhi standar protokol pencegahan COVID-19 yang telah diatur pemerintah. Kami sadar dengan keterbatasan ruang gerak selama pandemi, e-Commerce menjadi esensial bagi masyarakat, untuk itu kami ingin memastikan operasional dapat berjalan dengan normal dan optimal tanpa mengabaikan keamanan karyawan,” imbuh Rachmat.

BACA JUGA:  Hebat, Bukalapak Berkomitmen Melindungi HAKI dan Melarang Penjualan Barang Palsu

Peningkatan lebih dari 130% juga terlihat pada nilai transaksi di Bukalapak selama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019. Hal ini didukung dengan pengembangan fitur dan layanan, baik pada platform marketplace ataupun O2O (online to offline), yang dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan dan permasalahan di tengah masyarakat.

VP of Marketplace Bukalapak Kurnia Rosyada menambahkan, “Kami sadar banyak masyarakat yang memanfaatkan platform digital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di masa pandemik seperti saat ini. Sepanjang tahun 2020, kami melihat adanya peningkatan transaksi di Bukamall sebesar 17% tiap bulannya. Selain itu, untuk membantu para pelapak dalam memasarkan produknya, kami akan menerapkan tarif super seller hanya 0,5%.”

Inovasi teknologi yang merata juga kian dibutuhkan masyarakat di Indonesia. Menurut SEA E-conomy report oleh Google, Temasek, Bain & Company, sebanyak 56% pengguna internet baru di Indonesia berasal dari daerah non-perkotaan. Bukalapak melalui program O2O ingin membantu optimalisasi persebaran teknologi di kota-kota tersebut dengan mulai memperkenalkan manfaat teknologi lewat warung dan agen individual.

Di sisi lain, Mitra Bukalapak yang menjadi salah satu strategi Bukalapak dalam penetrasi pasar yang masih didominasi oleh transaksi konvensional juga mencatat pertumbuhan yang menggembirakan. Mitra Bukalapak sebagai lini bisnis yang berperan strategis terhadap performa perusahaan mencatat kenaikan 50% terhadap jumlah Mitra Bukalapak selama 2020.

CEO Buka Mitra Indonesia, Howard Gani mengemukakan “Di masa pandemi ini, proses penetrasi digital untuk warung dan digital agent semakin terakselerasi. Optimalisasi teknologi dalam proses bisnis juga semakin dibutuhkan masyarakat, terutama para UMKM warung yang sehari-harinya melayani masyarakat masih mengandalkan transaksi tunai untuk perlahan dapat diperkenalkan dengan inklusi finansial. Ini dibuktikan dengan catatan kami di tahun 2020, antusiasme UMKM warung yang bergabung dengan Mitra Bukalapak bertumbuh signifikan.

BACA JUGA:  Bangkitkan Digitalisasi Pendidikan di Daerah 3T, Telkom Beri Bantuan Hingga Rp11,23 Miliar

Tidak hanya itu, Mitra Bukalapak juga melakukan perluasan penyediaan produk grosir ke 28 provinsi di Indonesia melalui kerjasama dengan lebih dari 300 distributor lokal, yang jumlahnya telah meningkat sebanyak lebih dari 15 kali lipat sejak awal tahun 2020.

Salah satu fitur dan layanan yang paling sering digunakan pengguna Bukalapak di tahun 2020 terlebih di masa pandemi adalah produk virtual dan produk finansial. Produk dan layanan ini mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan pengguna mulai dari kebutuhan dasar hingga gaya hidup yang memudahkan pengguna dapat bertransaksi dalam satu pintu melalui platform Bukalapak.

Produk virtual dan produk finansial yang paling diminati diantaranya ialah pembayaran listrik, air, pajak, hingga layanan lain seperti pengiriman uang, pinjaman finansial, dan pengajuan kredit rumah. President BukaFinancial & Digital Victor Putra Lesmana menerangkan bahwa pihaknya sangat antusias akan pertumbuhan pengguna yang menggunakan produk virtual dan produk finansial di Bukalapak.

Hal ini juga berkontribusi dalam memberikan pemerataan akses dan membantu Indonesia untuk meningkatkan inklusi keuangan di tengah-tengah masyarakat. Hingga kini terdapat sekitar 40 produk virtual yang ditawarkan melalui marketplace maupun Mitra Bukalapak.

“Produk finansial dan digital yang kami kembangkan tentu ingin membantu masyarakat dalam menjalankan kebutuhan sehari-harinya. Semuanya dapat diakses langsung dari aplikasi Bukalapak ataupun melalui Mitra Bukalapak yang berlokasi di dekat rumah,” tambah Victor.

Manajemen Bukalapak optimis 2021 akan menjadi tahun yang penuh peluang bagi Bukalapak. Prestasi dan capaiannya di tahun 2020 menjadi fondasi yang kuat bagi Bukalapak untuk terus maju dan berkembang bersama masyarakat Indonesia dalam mewujudkan ekonomi yang adil bagi semua.

“Tidak lupa Bukalapak juga ingin mengucapkan terima kasih kepada 100 juta pengguna Bukalapak saat ini, begitu pula kepada para investor yang telah mempercayakan Bukalapak sebagai mitra bisnis di tengah tahun yang penuh tantangan ini. Di tahun 2020, kami telah melakukan rangkaian fundraising sekaligus menjadikan Microsoft, Ashmore, dan perusahaan kelas dunia lainnya sebagai bagian dari keluarga kami. Kami optimistis akan semakin banyak inovasi yang akan kami lakukan di 2021 sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran Bukalapak,” pungkas Rachmat. (Fauzi)

Tags: Bukalapak
Previous Post

OPPO Siap Hadirkan Pengembangan Puncak Find Series di 2021

Next Post

Saran Trend Micro untuk Mengurangi Ancaman Penjahat Siber di tahun 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agoda Ungkap Tren Liburan Kalangan Gen Z di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto