Tidak bisa dipungkiri, pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap banyak hal termasuk ke sektor bisnis layanan cloud dan data center. Biznet, umpamanya, sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan data center dan cloud merasakan dampak dari pandemi Covid-19 pada sektor bisnis yang digelutinya itu.
“Terus terang tahun kemarin itu dari (bisnis) cloud dan juga data center itu kita ada growth (pertumbuhan), tapi sudah pasti growth yang tidak setinggi tahun-tahun sebelum ada pandemi,” ujar Dondy Bappedyanto, Direktur Biznet Data Center & CEO Biznet Gio Cloud pada acara konferensi pers yang digelar pada Rabu, 3 Februari kemarin.
Kendati meraih pertumbuhan tidak setinggi pada saat sebelum pandemi, di mana segmen enterprice sedang ‘cooling down’, Biznet Data Center justru melihat adanya kenaikan yang signifikan di segmen retail. “Jadi, yang paling menarik adalah tahun kemarin (2020) sektor retail atau end user itu naik cukup signifikan, apalagi di cloud. Di cloud itu dari sisi market retail atau end user kita itu naik hampir 100%. Jadi, untuk ke depan kalau masih pandemi seperti ini, strategi kita kayanya sama seperti strategi company yang lain. Jadi, kita akan fokuskan di sisi retail, baik itu di cloud ataupun data center,” jelas Dondy.
Bukan tanpa alasan, alih-alih membidik target sektor enterprise, Biznet Data Center justru menyasar segmen retail atau kalangan usaha kecil dan menengah. Dondy mengakui bahwa di tengah segmen enterprise yang ‘cooling down’ ada beberapa sektor industri yang mengalami kenaikan signifikan.
”Seperti saya sempat ngobrol beberapa kali dengan pelaku usaha juga, mereka pengen melakukan digital transformasi, tapi volumenya itu mungkin masih (kecil). Kalau (segmen) enterprise mungkin ambilnya langsung 50 rak, 30 rak, tapi yang SME (small medium enterprise/UKM) ini ngambilnya mungkin cuma satu rak, atau maksimal tiga rak. Tapi ini market-market yang ingin kita ambil,” ungkap Dondy.
Untuk menghadapi persaingan dengan kompetitor, selain mendapat dukungan dari Biznet Group serta manjalin kerja sama dengan sejumlah mitra, seperti Hewlett Packard dan Berca, Biznet Data Center sendiri telah melakukan banyak peningkatan di fasilitas data center-nya. Seperti pada sektor kelistrikan, Biznet Data Center telah melakukan banyak upgrade dengan penambahan UPS dan genset.
“Kemudian dari sisi monitoring listrik juga, ini untuk membantu secara direct (langsung) ke pelanggan. Jadi, (pelanggan) bisa melihat penggunaannya seperti apa, apabila listriknya tiba-tiba mau habis mereka bisa order lagi.
Tidak hanya di area kelistrikan, peningkatan juga dilakukan Biznet di sisi mekanikal (di bagian) raknya. Menariknya, seperti ditegaskan Dondy, pihaknya disebut merupakan satu-satunya di Indonesia yang memberikan containment tanpa ada biaya tambahan. “Jadi, benar-benar kita lakukan sekarang ‘do everything’ untuk customer,” tutup Dondy. (Fauzi)














