Peraturan Menteri Kominfo Nomor 2 Tahun 2021 tentang Rencana Strategis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan bahwa bersamaan dengan upaya meningkatkan cakupan layanan 4G ke seluruh desa, Kementerian Kominfo juga mempersiapkan implementasi jaringan generasi kelima (5G) di Tanah Air.
Rencana Strategis Kementerian Kominfo itu mensyaratkan rencana implementasi 5G itu harus didukung dengan infrastruktur yang memadai. Setelah infrastruktur tersedia, Kominfo akan fokus di sejumlah lokasi pertama di Tanah Air yang akan dapat jaringan 5G, dengan rincian sebagai berikut:
- Ibu Kota Negara (IKN)
- 6 Ibu Kota Provinsi di Pulau Jawa
- 6 Destinasi Wisata Super Prioritas
- 1 wilayah industri manufaktur
Menurut Kementerian Kominfo, pemilihan wilayah-wilayah tersebut sebagai pilot project karena dianggap layak, baik dari potensi pasar maupun dukungan infrastruktur.
“Diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, layanan 5G itu dapat diperluas sesuai pertumbuhan demand di lokasi lain.”
Baca: Menkominfo Pastikan Ibu Kota Baru Bakal Difasilitasi Jaringan 5G
Proses implementasi layanan 5G ini ditargetkan selesai pada tahun 2024. Khusus untuk wilayah Ibu Kota Negara, Kominfo menargetkan sudah tercakup jaringan 5G hingga 100 persen pada tahun yang sama.
Kominfo juga akan membahas perencanaan implementasi 5G tersebut bersama dengan pemangku kepentingan lainnya agar ada kepastian hukum pada masing-masing sektor yang terlibat. Proses ini dilakukan untuk meminimalisasi adanya potensi perselisihan antar sektor.
“Kebijakan yang dilakukan Kominfo adalah menyediakan infrastruktur jaringan broadband yang memadai, yang dapat mendukung implementasi teknologi 5G untuk seluruh wilayah Ibu Kota Negara,” jelas Kominfo.
Baca: Untuk Dukung Industri 4.0, Jaringan 5G Segera Hadir di Indonesia














