ItWorks-Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah hari ini (02/06) diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo. Peresmian MPP untuk kemudahan berbagai layanan publik ini, diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Kendal yang juga sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
MPP yang diremikan MenPANRB, Tjahjo Kumolo ini merupakan MPP ke-42 di Indonesia. Saat ini memiliki 308 jenis layanan dari 26 instansi. “MPP menjadi penggerak perekonomian daerah dan pengerek perekonomian daerah. Hal ini sangat diperlukan mengingat kondisi ekonomi yang melemah akibat Covid-19. Selain itu, MPP harus didukung oleh smart ASN yang berbekal penguasaan IPTEK dan berbudaya melayani,” ujar Menteri Tjahjo Kumolo saat meresmikan MPP Kendal, dilasnir dalam rilis pers Humas KemenPANRB, hari ini.
Usai memberikan sambutan, Menteri Tjahjo menandatangani prasasti peresmian MPP Kabupaten Kendal dilanjutkan dengan penekanan tombol tanda peresmian. Dalam kesempatan itu, Menteri Tjahjo didampingi didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, dan Bupati Kendal Dico M. Ganinduto.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan peninjauan sejumlah layanan di MPP ke-8 di Provinsi Jawa Tengah ini.
Saat melakukan peninjauan, Menteri Tjahjo melakukan donasi buku untuk pojok baca yang tersedia di dalam MPP. Ia juga menyerahkan sertifikat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah ibadah. Turut hadir Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kendal, serta para tamu undangan lainnya. Sementara dari Kementerian PANRB, hadir pula Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Erwan Agus Purwanto, Staf Khusus Menteri PANRB bidang Penanganan Antikorupsi Rakhmad Setyadi, Staf Khusus Menteri PANRB bidang Pelayanan Publik dan Umum Saifudin Latief, dan Asisten Deputi Pengelolaan Pengaduan Aparatur dan Masyarakat Kedeputian Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Andi Rahadian.
Hadirnya MPP Kendal diharapkan bisa mendorong arus investasi di Kabupaten Kendal –Jawa Tengah yang juga sebagai KEK. Diharapkan dengan adanya MPP, akan semakin memperkuat posisi daya saing Kabupaten Kendal sebagai tujuan investasi. Kehadiran MPP di Kabupaten Kendal yang juga sebagai KEK diharapkan bisa unggul dalam sektor industri berorientasi ekspor, substitusi impor, produk berteknologi tinggi (high tech products/HTP), dan pada aplikasi khusus serta logistik yang berbasis Industri 4.0. KEK Kendal diproyeksikan dapat menarik investasi sebesar 72 triliun rupiah dan 20.000 tenaga kerja hingga tahun 2025.
MPP di kota santri tersebut berlokasi di Jalan Soekarno Hatta No. 191 Kendal, Jawa Tengah. MPP Kendal terdiri dari tiga lantai dan berdiri di atas tanah seluas 2.675 meter persegi. Bangunan tersebut semula merupakan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang kemudian dikembangkan menjadi MPP.
Hingga kini, jumlah instansi yang tergabung dalam MPP Kendal adalah sebanyak 23 instansi, yakni enam instansi pusat, 11 instansi daerah, dua Badan Usaha Milik Negara/Daerah, dan tiga instansi swasta. Sementara jenis layanan yang tersedia di MPP Kendal adalah 304 layanan. MPP ini beroperasi pada Senin sampai Kamis pukul 07.30-15.30 WIB. Sedangkan Jumat, beroperasi pukul 07.30-10.30 WIB. (AC)














