ItWorks- Konsep pembangunan hunian TOD menjadi solusi untuk masalah yang berkembang di ibukota seperti Jabodetabek sebagai upaya tekan kemacetan serta kesadaran untuk menggunakan transportasi umum. Kini para pengembang properti pun mulai membangun hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) sebagai produk andalan.
Seiring pesatnya kemajuan kota, istilah TOD yang merupakan sebuah konsep dalam bidang perencanaan perkotaan (urban planning) kian berkembang. TOD merupakan konsep kawasan hunian yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal berupa BRT (bus rapid transit), busway, MRT (mass rapid transit), LRT (kereta api), bandara, serta fasilitas lain, termasuk jalur sepeda dan pejalan kaki.
Sebagai pengembang properti besar, PT Metropolitan Land Tbk (Metland) tak mau ketinggalan mengembangkan proyek perumahan TOD. Salah satunya hadir di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi. Kawasan hunian ini terintegrasi dengan angkutan massal kereta api, yakni dekat Stasiun KRL Commuter Line Metland Telaga Murni. Saat ini sudah terdapat beberapa proyek, di antaranya Cluster Batavia berada dalam kawasan Metland Cibitung.
Setelah sukses di tahap 1 (sold out) sebanyak 114 unit, Metland Cibitung kembali menghadirkan Cluster Batavia tahap II. Mengusung konsep modern Tropical Open Plan, hunian ini mengedepankan sistem rancang sirkulasi udara segar dan penataan cahaya yang optimal.
“Setelah melihat antusiasme dari penjualan Cluster Batavia tahap 1 sold out, maka saat ini kami pasarkan kembali Cluster Batavia tahap kedua dengan 2 tipe berbeda” jelas Lily Nurlita, General Manage Sales, Marketing & Corporate Communications, PT Metropolitan Land Tbk dalam rilis pers (30/6/2021).
Dijelaskan, cluster Batavia tahap 2 terdiri dari 1 lantai, 2 kamar tidur serta carport dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp500 jutaan. Konsep Cluster Batavia lanjutnya, mengikuti konsep yang memang diminati konsumen saat ini, yaitu mengadaptasi gaya hidup baru, di mana sebagian besar kegiatan dilakukan di rumah dengan dukungan teknologi informasi, mulai dari bekerja, belajar hingga tentunya beristrahat dengan nyaman.
Hadirnya Stasiun KRL Commuter Line Metland Telaga Murni memudahkan penghuni dalam beraktivitas baik menuju ke Cikarang maupun Jakarta. Cluster Batavia tahap 2 hadir dengan 2 tipe diantaranya tipe dengan luas tanah 60m2, luas bangunan 32m2 dan tipe dengan luas tanah 72m2, luas bangunan 37m2.
Selain itu, pada kesempatan ini Metland Cibitung sedang menjalankan program dengan memberikan kemudahan bagi konsumen seperti down payment (DP) mulai Rp11 juta-an langsung akad hingga perpanjangan program pemerintah subsidi PPN untuk Cluster Batavia tahap 2 dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai kehabisan lagi, karna saat ini suku bunga yang relatif sangat murah dengan pinjaman KPR hanya 1 digit, jarang sekali terjadi. Harus dimanfaatkan dengan baik” tandas Lily. (AC)














