Jakarta, ItWorks- PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) dipercaya untuk menangani pembangunan RS Modular Darurat COVID-19 Tanjung Duren. Menerapkan teknologi off-site construction dengan proses pembangunan yang terus dipacu, saat ini progress mencapai 56% dan diharapkan sesuai target Agustus 2021 mendatang sudah beroperasi.
Adapun fokus pekerjaan saat ini, yakni pada penyelesaian modular dan atap, pekerjaan mechanical elektrikal, serta pekerjaan siteplan dengan pengecoran akses jalan beton. RS Modular ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 4,2 hektare (ha).
Demikian dilansir alam dalam keterangan tertulis kepada pers (24/07) Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. Disebutkan , WEGE telah ditunjuk oleh Pertamina untuk membangun RS Modular Tanggap Darurat COVID-19 sejak 9 Juli 2021 dengan lingkup pekerjaan; struktur, arsitektur, landscape, dan MEP, termasuk MEP spesialis untuk bedhead, serta Negative Pressure.
Sesuai renana RS Modular berkapasitas sekitar 302 tempat tidur ini akan dilengkapi fasilitas terlengkap antara lain; ruang operasi, ruang laboratorium, radiologi (CT Scan dan X-Ray), dan ruang pemulasaraan jenazah. Sama seperti RS Modular Simprug, RS Modular Tanjung Duren ini dilengkapi instalasi hemodialisis untuk terapi cuci darah bagi pasien COVID-19 yang membutuhkan cuci darah, serta ruang bersalin bagi ibu hamil positif COVID-19.
RS Modular Tanjung Duren sendiri akan dilengkapi teknologi negative pressure dan filter HEPA sehingga udara yang dilepaskan ke luar rumah sakit tetap aman untuk lingkungan. Ada hal yang menarik dari Rumah Sakit ini, banyak kaca untuk melihat pemandangan keluar gedung Rumah Sakit, sehingga diharapkan dapat mengurangi stres para pasien.
“Ada hal yang menarik dari Rumah Sakit tersebut adalah terdapat nya banyak kaca untuk melihat view keluar gedung Rumah Sakit, sehingga diharapkan memberikan ruang pandang yang luas sehingga dapat mengurangi stres para pasien,” ujar Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad saat meninjau RS Modular, beberapa waktu lalu.
WEGE juga telah membangun dua RS Modular Darurat COVID-19 Cempaka Putih, Jakarta Pusat dan RSPP Extension Simprug, Jakarta Selatan.
KeunggulanTeknologi off-site Construction
Teknologi off-site construction dipilih WEGE yakni modular sebagai material pembangunan RS Modular Darurat COVID-19 karena memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya unggul dalam proses pengerjaannya yang cepat. Dengan konsep pre-fabrikasi, modul-modul tersebut diproduksi secara massal untuk kemudian dikirim ke site dan dipasang seperti layaknya mainan LEGO. Sistem modular dirancang dengan material yang awet, sudah teruji dan tahan gempa.
Melalui pembangunan dua RS Modular di awal masa pandemi tahun lalu, WEGE berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pelaksana/kontraktor dua proyek Rumah Sakit Rujukan COVID-19 milik Pertamina.
Rekor pertama sebagai Pelaksana Alih Fungsi RS BUMN menjadi RS Rujukan COVID-19 Tercepat (RS Pertamina Jaya Jakarta) dan yang kedua, adalah pelaksana pembangunan RS BUMN Rujukan COVID -19 Modular dengan Ruang Rawat Inap Terbanyak (RSPP Extension COVID-19 Simprug Jakarta).
WEGE sebagai kontraktor telah berkontribusi dalam penanganan kasus COVID-19 di tanah air. Tercatat sebanyak 10 RS Khusus COVID-19 telah dibangun dan direnovasi oleh WEGE, di mana empat di antaranya dibangun dengan sistem Modular. (AC)














