Pasar kendaraan listrik global diprediksi akan mencapai titik manisnya pada tahun 2025-2026. Adalah Jack Cheng, CEO MIH Alliance, sebuah platform terbuka yang dipimpin Foxconn untuk pengembangan kendaraan listrik, yang mengungkap hal tersebut.
Cheng mengatakan, pasar kendaraan listrik global, dilihat dari kemajuan dan perkembangan teknologinya, kemungkinan akan mencapai titik manisnya pada tahun 2025-2026.
Setelah pengembangan baterai untuk kendaraan listrik mencapai tingkat di mana tingkat di mana sekali pengisian daya dapat mengamankan jarak lari serta ketahanan yang sebanding dengan ICE (internal combustion engine/mesin pembakaran internal) setelah satu pengisian, titik manis pasar kendaraan listik akan tiba.
“Mengacu pada kemajuan pengembangan baterai kendaraan listrik saat ini, kepadtan energy baterai arus utama telah meningkat 8-10% setiap tahunnya. Baterai solid-state dengan tingkat kepadatan energy yang lebih tinggi sedang dikembangkan. Oleh karena itu, kekhawatiran di kalangan pengguna mobil tentang daya tahan jarak tempuh kendaraan listrik akan berkurang,” kata Cheng seperti dilansir laman DigiTimes.
Lebih lanjut Cheng mengatakan saat ini, sekitar 80% pengguna mobil berkendara tidak lebih dari 100 km sehari dan sebagian sisanya berkendara 100-200 km setiap hari.
“Seperti sektor TIK, rantai pasokan kendaraan listik juga akan melihat perkembangan regional, dengan pemasok menghadapi dua blok pasar, yaitu Cina dan non-Cina. Namun, aka nada pusat R&D yang bertanggung jawab atas pengembangan teknologi dan desain produk untuk mendukung produksi di berbagai wilayah,” kata Cheng.
Masih menurut penuturan Cheng, berdasarkan kebijakan dan subsidi pemerintah, pengembangan kendaraan listrik di Cina lebih cepat daripada di wilayah lain. Kendati demikian, Cheng mengindisikasikan bahwasanya pemerintah di Amerika Serikat dan Eropa telah secara aktif meningkatkan pengembangan kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir, yagn mengarah pada pengembangan rantai pasokan mereka sendiri.
“Dalam situasi tersebut, pasar kendaraan listrik yang berbeda akan berada dalam perkembangan yang seimbang,” jelasnya.














