Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) Alfindra Primaldhi menyampaikan paparannya secara virtual, Selasa, 05/10/2021, tentang hasil riset LD FEB UI bertajuk “Peran GoTo Financial terhadap Inklusi Keuangan Indonesia Tahun 2021.”
Alfindra mengatakan, terdapat beberapa temuan menarik pada riset ini, khususnya mengenai bagaimana GoPay dan produk GoTo Financial lainnya tidak hanya berdampak pada peningkatan literasi keuangan, tetapi juga meningkatkan inklusi keuangan yang telah mendorong penggunaan produk dan layanan jasa keuangan, terutama di kalangan masyarakat unbanked dan underbanked.
“Terdapat sebanyak 3 dari 5 konsumen yang berinvestasi digital menggunakan GoPay. Lebih lanjut, riset mengungkap konsumen menggunakan GoPay untuk investasi reksadana (46 persen), emas digital (39 persen), cryptocurrency (25 persen), dan lainnya (25 persen).”
“Mayoritas konsumen (79 persen) menggunakan GoPay untuk melakukan berinvestasi digital karena mudah. Sementara, alasan lainnya adalah karena sistem yang dianggap aman (54 persen), bisa mulai investasi dengan jumlah kecil (40 persen), menguntungkan (32 persen), produk investasi terjamin (28 persen), dan lainnya (1 persen),” papar Alfindra.
Hasil lain riset itu memperlihatkan konsumen dari berbagai latar belakang pendidikan, pekerjaan, dan pemasukan secara merata menggunakan GoPay untuk investasi digital, seperti reksadana dan emas. Sehingga mematahkan persepsi bahwa investasi hanya dapat diakses oleh masyarakat dengan pemasukan dan pendidikan tinggi.
Riset LD FEB UI juga mengungkap adopsi teknologi digital terhadap layanan keuangan terjadi di seluruh lapisan masyarakat. Hal ini didorong oleh faktor kenyamanan dan kemudahan yang didapatkan oleh para pengguna melalui aplikasi keuangan yang ia gunakan.
Ketika terjadi pembatasan pergerakan karena pandemi, pun pengguna masih bisa transaksi dan eksplor berbagai layanan dan fitur, sehingga bukan hanya dilakukan untuk pembayaran, namun juga ke layanan dan fitur lain yang bermanfaat untuk mereka.
Baca: Riset LD FEB UI: “Ekosistem Digital Tingkatkan Inklusi Keuangan”














