Penulis: Mi’roji
Lahirnya PDAM Jayapura berawal dari adanya sistem penyediaan air minum yang dibangun oleh Angkatan Darat Amerika Serikat pada tahun 1943-1944. Seiring berjalannya waktu, kini PDAM Jayapura dikelola bersama antara pemerintah Kabupaten dan Kota Jayapura.
“Satu hal yang mungkin cukup menarik dari PDAM Jayapura adalah dari 400 lebih PDAM di Indonesia, hanya ada 5 PDAM yang dimiliki oleh 2 pemerintah daerah, jadi atasan saya dua yaitu bupati dan walikota,” ujar Dr. Entis Sutisna, S.E., M.M., selaku Direktur Utama PDAM Jayapura saat sesi penjurian TOP Digital Awards 2021 secara online oleh Majalah It Works, Rabu (24/11/2021).
Dalam kesempatan itu, Entis Sutisna menjelaskan sejumlah terobosan yang dilakukan PDAM Jayapura dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan IT.
“Yang akan saya bahas sebetulnya bagaimana teknologi IT ketika saya memimpin PDAM. Kebetulan saya berkarir di PDAM Jayapura mulai dari staf kemudian kepala seksi hingga saat ini menjabat Direktur Utama. Saya sudah melihat ketika saya menjadi staf bahwa ada beberapa masalah IT di PDAM. IT itu hanya dianggap angin lalu saja. Maka ketika saya menjabat direksi, hal pertama yang saya lakukan bagaimana saya merombak total IT,” terang Entis Sutisna.
Berikut beberapa pemanfaatan IT PDAM Jayapura.
Aplikasi SiPDAM Pintar
Aplikasi SiPDAM Pintar memudahkan bagi masyarakat pelanggan untuk pembayaran rekening air. Melalui aplikasi ini pula direksi dapat melihat data secara realtime mengenai jumlah pembayaran rekening air minum pelanggan setiap hari sampai satu tahun anggaran.
“Aplikasi tersebut juga akan memberikan kemudahan bagi masyarakat calon pelanggan baru dengan datang ke kantor unit pelayanan pelanggan terdekat untuk melihat tata cara penyambungan baru,” jelas Entis.
Aplikasi GIS
Aplikasi ini, jelas Entis, berfungsi sebagai peta jaringan air milik PDAM Jayapura. Selama ini pembangunan proyek atau jarigan pipa hanya menggunakan data manual.
“Ini adalah upaya kita untuk mempetakan seluruh jaringan yang ada di Jayapura. Selama ini hanya secara manual sehingga memudahkan kita untuk mengetahui jumlah jaringan pipa dan titik koordinat pelanggan akan terlihat di sistim ini, dengan demikian jika ada masyarakat yang ingin menyambung baru, cukup melihat di sistim, apakah jaringan di tetangganya bisa dipasang atau tidak,” jelasnya.
Aplikasi PDAM Info
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura terus berupaya untuk memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat lebih khusus para pelanggannya. Misalnya dengan kehadiran Mobile Application PDAM info untuk memberikan kemudahan kepada para pelanggan membayar tagihan air, sambungan baru, dan memperolah info terbaru dari PDAM.
Menurut Entis, dengan Aplikasi PDAM info masyarakat atau pelanggan setia tidak perlu datang ke kantor PDAM lagi untuk membayar tagihan air dan menyampaikan keluhan, namun dapat melalui ponsel dengan cara mengunduh melalui play store pada ponsel berbasis android.
“Aplikasi ini memudahkan pelanggan untuk mendapat layanan dari PDAM,” ujar Entis.














