PT Telkomsel segera menonaktifkan sinyal 3G di Jawa Timur sebagai upaya mematuhi aturan yang ditetapkan Kementerian dan Informatika beberapa waktu lalu.
Sehubungan dengan itu, Telkomsel meminta pelanggan 3G di Jatim segera bermigrasi ke layanan 4G dengan menukarkan kartu SimCard ke GraPARI Telkomsel terdekat.
“Dengan demikian, penggunaan frekuensi oleh operator seluler dapat difokuskan untuk pengembangan dan peningkatan kualitas 4G agar lebih cepat,” kata Vice President Consumer Sales Telkomsel Area Jawa Bali Riny Novitriyanti di Surabaya, dalam siaran persnya, 13/07/2022.
Ia menjelaskan Telkomsel sejak akhir Maret 2022 telah mulai melakukan upgrade layanan 3G ke 4G di 50 kabupaten/kota secara bertahap di Jawa dan Bali, dan ditargetkan sampai akhir tahun ini sinyal 3G Telkomsel tuntas dinonaktifkan.
Baca: Telkomsel Akan Upgrade Layanan 3G ke 4G di 504 Kota
“Di Jatim, kami terus secara masif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pelanggan 3G tentang upgrade layanan ke 4G. Mereka yang masih menggunakan gawai 3G juga harus segera mengganti dengan gawai 4G karena untuk bisa bermigrasi ke 4G harus menggunakan gawai 4G,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, penonaktifkan secara permanen dijadwalkan mulai tanggal 20 Juli 2022 sebagai upaya perluasan pemerataan layanan 4G, kemudian dipastikan tidak akan tersedia kembali jaringan atau sinyal 3G di Jatim.
“Sebelum tanggal itu, akan ada proses penonaktifan 3G di beberapa kota, seperti Surabaya, Bangkalan, Madiun, Magetan, Mojokerto, Kediri, Sampang, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Pamekasan,” tutur Riny.
Jadwal pengalihan layanan, dapat diakses melalui laman Telkomsel, sebab prosesnya secara kondisional atau bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kesiapan masing-masing wilayah.
Baca: Kominfo RI Dukung Telkomsel Tuntaskan Upgrade Seluruh Jaringan 3G ke 4G/LTE














