ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Prediksi Tren Keamanan Siber 2023 Asia Pasifik Menurut Palo Alto Networks

Teguh Imam Suyudi
13 January 2023 | 13:00
rubrik: Research
Prediksi Tren Keamanan Siber 2023 Asia Pasifik Menurut Palo Alto Networks

Ian Lim, Field Chief Security Officer – Asia Pasifik (kiri); Alex Nehmy, Director Industry 4.0 – Jepang & Asia Pasifik (tengah); Adi Rusli, Country Manager Indonesia, Palo Alto Networks Media Briefing Virtual, 12/01/2023 (Foto: Dok. It Works)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah upaya serangan siber yang diamati Palo Alto Networks di berbagai industri tahun lalu mengindikasikan peningkatan tajam pada jenis ancaman yang kerap menginterupsi aktivitas bisnis. Pada tahun 2022, kriminal siber menargetkan serangan-serangan ransomware ke infrastruktur vital. Mereka terus menemukan cara baru untuk memanfaatkan maraknya cryptocurrency, kerja hybrid, dan yang terbaru adalah API yang tidak diamankan.

Sesuai dengan “What’s Next in Cyber Survey” terbaru yang dilansir oleh Palo Alto Networks, hampir semua responden mengakui bahwa organisasi mereka sempat mengalami insiden keamanan siber. Selain itu, mereka juga menghadapi kasus kebobolan data dalam setahun terakhir, rata-rata 11 kasus. Akan tetapi, penyebab kekhawatirannya adalah hanya 2 dari 5 perusahaan menyatakan bahwa dewan direksi mereka mengakui risiko dunia maya terus meningkat secara signifikan seiring dengan percepatan strategi digitalisasi.

Prediksi Keamanan Siber Asia Pasifik (APAC) Palo Alto Networks 2023 menghadirkan 5 insights teratas dari para pakar keamanan siber kami untuk membantu organisasi mencapai keamanan yang lebih baik di masa mendatang. Di dalam ranah keamanan siber, prediksi-prediksi ini sangatlah relevan, karena selain perilaku para kriminal siber, prediksi tersebut mempertimbangkan perspektif yang lebih luas – mulai dari aspek teknologi hingga tren di tempat kerja serta perkembangan undang-undang dan peraturan siber.

Dalam Media Briefing secara virtual, 12/01/2023, Sean Duca, Vice President and Regional Chief Security Officer, Asia Pacific and Japan, Palo Alto Networks mengatakan, “Fluiditas serangan siber saat ini mengharuskan para pemimpin bisnis untuk menata kembali pendekatan keamanan siber mereka secara konstan. Pemimpin bisnis harus mempertimbangkan solusi, teknologi, dan pendekatan inovatif yang mengungguli mekanisme tradisional. Perusahaan-perusahaan memiliki banyak hal untuk dipertimbangkan di tahun ini, tetapi dengan tetap waspada dan siaga, mereka akan mampu mempertahankan diri dari ancaman yang terus berkembang.”

BACA JUGA:  Ini Tren Belanja Ritel di Tanah Air Selama Idul Fitri 2021

”Adalah sebuah keharusan bagi perusahaan untuk mengadopsi keahlian siber dan threat intelligence dengan cakupan yang lebih mendalam dan luas ke dalam strategi pertahanan siber mereka, mulai dari memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada pencegahan serangan hingga mengaplikasikan strategi dan arsitektur Zero Trust. Namun, juga yang lebih penting adalah mereka harus membangun resiliensi untuk mampu menanggapi dan memulihkan diri dari ancaman yang tidak terhindarkan,” tambah Sean.

Baca: Palo Alto Networks Ungkap 5 Langkah Meminimalkan Kebocoran Data

Palo Alto Networks telah mengidentifikasi lima tren keamanan siber yang harus diperhatikan di 2023, yaitu:

Akselerasi Adopsi 5G akan Meningkatkan Level Kerentanan

Koneksi 5G di Asia Pasifik (APAC) diperkirakan akan mencapai 430 juta pada tahun 2025, meningkat dari 200 juta pada akhir tahun 2021, menurut laporan terbaru dari asosiasi industri GSMA. Di Singapura, Singtel telah mencapai 95% cakupan 5G secara nasional, lebih cepat dari target regulasi pada tahun 2025, dengan rencana memperluas cakupan standalone 5G pada 2025. Walaupun memberikan kelincahan, skalabilitas, dan kinerja yang lebih besar, pemanfaatan teknologi cloud turut mengekspos core 5G ke kerentanan keamanan cloud. Serangan skala besar bisa datang dari mana saja, bahkan dari dalam jaringan operator.

Pentingnya Mengamankan Perangkat Medis yang Terkoneksi

Digitalisasi memungkinkan berbagai kapabilitas baru dalam industri kesehatan, seperti layanan kesehatan virtual dan diagnosa jarak jauh. Prevalensi sistem lama dan data sensitif yang menarik bagi penjahat siber menjadikan industri kesehatan sebagai sasaran empuk, sehingga pelaku ancaman siber akan memfokuskan perhatian pada industri ini. Faktanya, semakin dekat jarak suatu perangkat dengan pasien, semakin besar kemungkinan dampaknya pada keselamatan pasien, serta semakin besar pula kemungkinan pelaku ancaman siber akan memanfaatkannya. Memastikan keamanan siber pada perangkat medis yang terhubung akan menjadi sangat penting bagi keselamatan pasien.

BACA JUGA:  Tren Belanja Masyarakat Indonesia di Tahun 2022 versi Tokopedia

Serangan Terhadap Cloud Supply Chain akan Mengganggu Bisnis

Berbagai perusahaan mulai mengadopsi arsitektur cloud native, yang berarti mereka juga menggunakan kode pihak ketiga di dalam aplikasi penting mereka. Log4J baru-baru ini mendemonstrasikan berapa banyak organisasi yang dapat menjadi rentan karena sepotong kode dependen yang terselip jauh di dalam proses pengemasan perangkat lunak. Kami juga melihat para penyerang siber menargetkan sukarelawan yang mengelola konstruksi kode open-source ini untuk menyusup ke dalam organisasi melalui proses pembaruan software package. Masalah ini berada di dalam wilayah cloud supply chain dan kita akan melihat lebih banyak gangguan di tahun-tahun mendatang yang didorong tren adopsi cloud. Oleh karena itu, di dalam riset terbaru kami, 37% organisasi menduga serangan software supply chain akan menjadi jenis serangan yang mengalami peningkatan terbesar di tahun 2023.

Perdebatan Tentang Penguasaan Data akan Semakin Intens

Dengan semakin bergantungnya dunia pada data dan informasi digital, jumlah peraturan dan undang-undang yang didorong keinginan untuk melindungi warga negara serta memastikan ketersediaan layanan penting akan meningkat. Maka, perbincangan seputar lokalisasi dan penguasaan data akan semakin intens di tahun 2023.

Metaverse akan menjadi Area Bermain baru Bagi Para Pelaku Kejahatan Siber

Sebesar US$54 miliar (setara lebih dari Rp 841 triliun) diperkirakan akan dihabiskan setiap tahunnya untuk produk virtual. Karena itu, metaverse dapat menjadi area bermain baru bagi penjahat siber. Sifat imersif dari metaverse dapat membuka peluang baru bagi bisnis dan konsumen, karena memungkinkan pembeli dan penjual untuk terhubung dengan cara baru. Perusahaan akan memanfaatkan pengalaman mixed reality untuk mendiversifikasi penawaran mereka dan memenuhi kebutuhan konsumen di metaverse.

BACA JUGA:  Awas, Kiriman Backdoor Quasar Dirancang Curi Aset Kripto

Baca: Palo Alto Networks Luncurkan PAN-OS 11.0 Nova, Begini Kemampuannya

Tags: Palo Alto Networks
Previous Post

Sold Out di Penjualan Perdana, realme 10 Pro Series 5G Segera Tersedia di Seluruh Indonesia

Next Post

Lebih Comfy, Gerai IM3 Kini Tampil dengan Konsep Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei Luncurkan HUAWEI Mate 80 Pro, Bawa Kamera Canggih dan Durabilitas Terdepan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mendukung NVIDIA Nemotron, Dataiku Hadirkan Framework Open Source untuk Explainability Agen AI Enterprise

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJS Kesehatan Hadirkan Layanan 24 Jam via Chat, Komdigi Dorong Perluasan Layanan Publik Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto