Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengintegrasikan aplikasi Inaportnet dan Taboneoport milik Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Indonesia Multi Purpose Terminal dalam menerapkan layanan tunggal secara elektronik dan standard untuk kapal.
Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Agustinus Maun di Banjarmasin, Jumat, 10/03/2023, mengatakan bahwa PT Indonesia Multi Purpose Terminal telah membangun aplikasi pelayanan kapal dan barang yaitu aplikasi Taboneoport yang terintegrasi dengan aplikasi Inaportnet.
Aplikasi Taboneoport telah melewati tahapan System Integrated Test (SIT) Development pada Desember 2022 dan melaksanakan SIT Production pada 24 Februari 2023. Dengan hasil, aplikasi tersebut dapat terintegrasi dengan lancar, melakukan pertukaran data dan dapat digunakan untuk pelayanan kapal dan barang dari pengguna jasa.
Sejak 1 Maret 2023, pelayanan kapal dan barang di area konsensi Taboneo yang dikelola BUP PT IMPT telah dilaksanakan secara penuh menggunakan aplikasi Taboneoport yang terintegrasi dengan aplikasi Inaportnet dan sampai dengan saat ini telah terlayani sejumlah 34 kapal.
“Dari SIT Taboneoport yang dilaksanakan dengan hasil yang telah memenuhi target maka sudah sepantasnya dilaksanakan Go Live aplikasi Taboneoport,” ujar Agustinus.
Hal itu juga untuk mendukung program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) yang mengedepankan digitalisasi di bidang kepelabuhanan.
Pada akhirnya, Inaportnet menjadi pintu gerbang utama dalam proses arus pergerakan kapal dan barang dalam kegiatan logistik nasional.
Agustinus menegaskan pengembangan dan peningkatan fungsi Inaportnet dari integrasi antar aplikasi menjadi fokus utama yang terus dilakukan, sehingga diharapkan mampu berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian Indonesia dalam persaingan global.
Ia mengharapkan Go Live aplikasi Taboneoport bisa menjadi inspirasi bagi BUP lainnya untuk segera menggunakan digitalisasi dalam pelayanannya sekaligus mendukung terciptanya tata kelola pelabuhan yang lebih baik.
Baca: Digitalisasi Layanan Kepelabuhanan Meningkatkan Daya Saing Logistik Nasional














