WhatsApp membagikan 9 kiat bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualannya di WhatsApp selama bulan Ramadhan.
Bagi pelaku bisnis kecil di Indonesia, WhatsApp telah menjadi bagian penting dari aktivitas mereka sehari-hari.
“Mereka dapat menggunakan WhatsApp sebagai situs web dan konter toko virtual untuk menampilkan produk, menjawab pertanyaan pelanggan, dan mendorong tingkat penjualan,” dikutip dari siaran pers WhatsApp, Rabu, 08/03/2023.
WhatsApp memiliki sejumlah fitur yang bisa dimanfaatkan untuk menarik minat calon pembeli melakukan transaksi.
Pertama, memperbarui informasi jam kerja di profil bisnis pada aplikasi WhatsApp Business untuk memberitahukan bahwa kita tetap buka selama bulan Ramadan terutama jika jam operasional kita berbeda dari biasanya.
Kedua, mengirim pesan otomatis untuk menyampaikan kepada pelanggan ketika kita sedang tidak bisa dihubungi atau sedang shalat.
Ketiga, menciptakan pengalaman interaktif, dengan cara mengirim pesan yang dipersonalisasi, menciptakan koneksi, meningkatkan relevansi pesan, mengarahkan pengguna menggunakan tombol (balasan cepat, list, call to action), dan menggunakan pesan produk dengan keranjang dan pilihan produk.
Keempat, jika kita memiliki produk, penawaran, atau promosi khusus selama bulan Ramadhan, kita dapat menyorotnya di katalog agar pelanggan dapat dengan mudah menemukan apa yang ingin mereka beli.
Kelima, penting untuk mengarahkan lebih banyak orang untuk mengunjungi kanal WhatsApp Anda. Caranya, tambahkan kode QR ke etalase, situs web, kemasan produk, dan materi pemasaran kita agar dapat dengan mudah dipindai dan ditautkan ke WhatsApp.
Kode QR dapat ditemukan melalui pilihan “Alat Bisnis” lalu kita bisa memilih “Pintasan”. kita juga dapat berbagi kode QR dengan orang lain melalui aplikasi.
Keenam, meningkatkan kunjungan dari media sosial. Dengan menggunakan fitur “Alat Bantu Bisnis” kita juga dapat menambahkan tombol WhatsApp ke akun Facebook atau Instagram sehingga ketika pelanggan mengklik tombol tersebut, percakapan di aplikasi WhatsApp bisnis akan segera dimulai.
Ketujuh, untuk menemukan pelanggan baru, kita bisa membuat iklan Facebook dan Instagram yang ketika diklik akan membuka percakapan WhatsApp.
Kedelapan, pastikan bisnis tetap terorganisir dengan baik. Gunakan Koleksi katalog untuk mengelompokkan dan mengatur produk Anda ke dalam kategori tertentu sehingga memudahkan pelanggan untuk menelusuri produk Anda.
Kesembilan, untuk melacak percakapan, tandai percakapan tertentu dengan deskripsi yang dapat disesuaikan untuk melacak hal-hal seperti pembayaran yang tertunda, pelanggan baru, dan label sesuai kebutuhan anda.
Label tersebut tentunya hanya dapat dilihat oleh Anda, bukan oleh pelanggan sehingga nantinya anda lebih mudah untuk mengatur dan tetap terkoneksi dengan para pelanggan.
Baca: Gandeng WhatsApp, Infomedia Tawarkan Digital CRM Terlengkap untuk Pasar Enterprise














