ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ini Alasan hasil Inovasi tidak di Produksi Cuma Tataran Konsep

Ahmad Churi
23 August 2016 | 06:21
rubrik: E-Gov, Forti
Ini Alasan hasil Inovasi  tidak di Produksi  Cuma Tataran Konsep
Share on FacebookShare on Twitter

foto okeJakarta, Itech- Salah satu hal yang membuat inovasi di Indonesia  tidak berkembang, adalah kurangnya anggaran penelitian dan pengembangan. Bahkan, untuk membuat sarana dan prasarana laboratorium perguruan tinggi  (PT).  Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tidak memiliki anggaran yang memadai.

Pasalnya, untuk mengembangkan teknologi berkualitas mumbutuhkan laboratorium yang setara dengan peralatan industri. Sedangkan saat ini, peralatan laboratorium di sebagian besar perguruan tinggi negeri berada di bawah level industri.  Kemenristekdikti kemungkinan besar akan mengajukan pinjaman  (loan) untuk  pengembangan sarana dan prasarana laboratorium PT. Sebab itu adalah konsekuensi untuk membuat program tetap berjalan.

Cukup mengejutkan,  secara umum Indonesia hanya mengelola anggaran riset hanya sekitar Rp 10,92 trilyun. Jumlah tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan negara Singapura yang mencapai Rp 250 trilyun. Padahal. idealnya Indonesia membutuhkan anggaran Rp 200 trilyun untuk bisa melakukan penelitian lebih jauh sampai pada tahap komersialisasi. Pemerintah memberikan perhatian yang cukup besar dalam melakukan investasi inovasi meskipun dalam kondisi keterbatasan anggaran. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti Jumain Appe, dalam acara ITB-CEO Summit on Innovation, University-Industry-Goverment Collaboration di Aula Barat ITB, Senin (22/8) sore.

Memang diakui, anggaran penelitian sambung Jumain, bukan satu-satunya kendala yang membuat inovasi di Indonesia tidak berkembang, namun kesadaran akan perlunya inovasi itu sendiri juga masih kurang. oleh karenanya  yang harus dilakukan adalah fokus penelitian  ke arah yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kalangan industri yang tidak berani melakukan riset karena dianggap high risk ecomonic. “ Karenanya, harus ada jalan keluar dengan adanya semacam fund atau lembaga keuangan yang bisa mendorong  agar produk inovatif bisa diproduksi dan  memiliki potensi pasar baik dalam negeri maupun luar negeri,” kata Jumain.

ITB-CEO Summit on Innovation, diselenggarakan dalam rangka penguatan dan pengembangan inovasi yang memberi manfaat langsug dan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kesejahtetaan masyarakat bangsa dan negara. Tujuan dari kegiatan ini adalah utk meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN)   melalui upaya peningkatan peran inovasi Indonesia untuk  indutri dalam negeri,  memberikan sumbangan pemikiran kepada pemangku kepentingan untuk pembangunan industri nasional ke depan serta meningkatkan jejaring inovasi nasional.
“Investasi inovasi baik dari pemerintah dan industri menjadi tema pembahaan penting  dimana  pemerintah telah meluncurkan banyak program yang mengindikasikan   pemerintah berikan perhatian yang besarr dalam melakukan investasi inovasi meski keterbataan anggaran, industri diharapkan peran serta dalam melakukan investasi inovasi guna  meningkatan  daya saing industri,” ungkap Ketua LPIK ITB Suhono Harso Supangkat. Dilanjutkan, acara ini merupakan penyelenggaraan yang ke-2 dengan penekanan pada kolaborasi dan kerja sama perguruan tinggi, industri dan pemerintah. Berbagai  produk inovasi yang dipamerkan diantaranya Mobil Listrik, Tesla Daya Elektrika, Kinetik, Sistem Fotonik Batik, Pengontrol Variable Speed Drive, Panel Surya DSSC, Flying BTS (Helion), Sorot, BIOPS Agro Tekno, dan Zeus.
Adapun sejumlah bidang yang menjadi prioritas pengembangan inovasi dalam tahapan ini terbagi dalam lima klaster, yaitu pertama, Energi dan Lingkungan; kedua, Pangan, Kesehatan, dan Obat-obatan; ketiga, Transportasi dan Infrastruktur; dan keempat, Teknologi Informaai dan Komunikasi (ICT), Industri Kreatif dan Jasa, serta kelima, Strategi Inovasi untuk Industri. Sedangkan  dari pihak industri hadir sebagai pembicara diantaranya CEO Lintas Arta Arya Damar, Dirut PT Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono. (red/ju)

 

BACA JUGA:  Indonesia Jajaki Pakai Starlink untuk Akses Internet Puskesmas di Daerah Terpencil
Tags: Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti Jumain Appe
Previous Post

25 Brand Franchise Sabet Digital Popular Brand Award 2016.

Next Post

Peluang & Tantangan Adopsi IoT di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Duta Suporter Indonesia, Untuk Dukung Asian Games 2018 Secara Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Honda & Sony Jalin Kerjasama Perkuat Penjualan Kendaraan Listrik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Risiko Jika Kata Sandi Kita Jatuh ke Penjahat Dunia Maya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto