Microsoft telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang jumlahnya mencapai ribuan karyawan selama tahun fiskal 2023.
Dikutip dari pemberitaan media internasional, Microsoft menghadapi sejumlah masalah dan harus membuat keputusan strategis, salah satunya PHK ribuan staf selama tahun fiskal 2023.
Pada Januari 2023, CEO Microsoft, Satya Nadella mengumumkan gelombang pertama pengurangan karyawannya. Jumlahnya 10 ribu. Alasannya, perusahaan berusaha memangkas biaya dan membatasi operasinya untuk meningkatkan efisiensi.
Berikutnya, Juli 2023, Microsoft memberhentikan 1.000 orang. Bagian perusahaan yang terpengaruh layanan pelanggan, dukungan, dan tim penjualan.
Masih ada lagi, PHK yang menargetkan sekitar 300 staf di layanan pelanggan dan tim pendukung.
Microsoft beralasan PHK sebagai upaya berkelanjutan untuk mengoptimalkan operasi dan menyelaraskan jumlah staf dengan tujuan strategisnya.
Baca juga: Gaet Microsoft, SleekFlow AI Siap Hadirkan Chatbot Terintegrasi ChatGPT














