ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Masa Depan Kartu Virtual Dalam Lansekap Pembayaran di Indonesia

Jakob Rost, Founder dan CEO Ayoconnect*

Teguh Imam Suyudi
28 August 2023 | 13:00
rubrik: Expert
Open Finance Summit 2023

Diskusi Open Finance Summit 2023 (Foto: Dokumentasi Ayoconnect)

Share on FacebookShare on Twitter

Sistem pembayaran elektronik di Indonesia terus mengalami pertumbuhan signifikan. Salah satu faktor yang mengakselerasi tren ini adalah adopsi solusi berbasis digital oleh pemerintah dan lembaga keuangan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi dan inklusi keuangan nasional.

Survei dari Statista tahun 2023 mencatat 79% konsumen menilai pembayaran digital sebagai sistem pembayaran yang lebih aman dan 78% berencana untuk terus menggunakan pembayaran digital.

Di sisi lain, popularitas penggunaan sistem pembayaran digital yang didapatkan oleh pemain dompet digital dan platform digital lainnya mengakibatkan terancamnya sistem pembayaran kartu konvensional.

Data dari Bank Dunia tahun 2021 mencatat kepemilikan kartu kredit pada usia 15 tahun ke atas hanya 9,98% sedangkan tingkat kepemilikan kartu debit sebesar 43,99%. Meski demikian, masih ada peluang untuk bisnis sistem pembayaran berbasis kartu di Asia Tenggara.

Bisnis kartu di Indonesia dalam posisi yang unik karena di satu sisi, kegunaan kartu sebagai metode pembayaran masih menjadi pilihan handal masyarakat namun menjadi tantangan besar bagi konsumen yang belum memiliki akses ke fasilitas perbankan.

Lebih lanjut, tingginya angka populasi underbanked dan unbanked di Asia Tenggara terutama Indonesia yang menyebabkan lambatnya adopsi sistem pembayaran berbasis kartu.

Namun demikian, pandemi COVID-19 yang secara langsung mendorong pertumbuhan angka penetrasi smartphone dan penggunaan internet di masyarakat telah memaksa pemain dalam lanskap finansial untuk mengikuti tren pembayaran berbasis digital.

Ayoconnect
Ayoconnect adalah platform Open Finance API terbesar di Asia Tenggara

Inovasi yang lahir dari fenomena ini adalah keberadaan kartu virtual, yang juga dikenal sebagai kartu digital, representasi digital dari kartu pembayaran konvensional baik kartu kredit atau debit. Signifikansi antara dua kartu ini adalah kartu virtual dapat digunakan oleh masyarakat tanpa rekening bank untuk melakukan berbagai transaksi online dan offline layak nya kartu konvensional. Kartu virtual dapat dengan mudah diakses oleh pengguna melalui aplikasi atau platform online lainnya yang diterbitkan oleh lembaga keuangan atau perusahaan fintech.

Kesimpulannya, kartu virtual berfungsi sebagai solusi finansial alternatif tanpa rekening bank tradisional. Jika melihat tren perilaku pembayaran yang terus berkembang di Indonesia, kita akan mendapati perkembangannya condong ke arah pembayaran berbasis digital.

BACA JUGA:  Jobstreet by SEEK Terus Perkuat Inovasi Penggunaan Teknologi AI

Lebih lanjut, kartu virtual ini juga menjembatani populasi underserved dan underbanked dengan menawarkan opsi pembayaran digital yang mudah diakses dan dapat digunakan dengan aman untuk berbagai transaksi sehari-hari. Misi mencapai inklusi keuangan dan masyarakat ekonomi digital modern pun dapat dipercepat.

Kehadiran kartu virtual di Indonesia tidak luput dari perhatian badan pengawas. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga terkait lainnya dalam hal ini secara aktif terus melakukan pemantauan dan memberikan pedoman untuk memastikan keamanan dan kelancaran penerapan layanan kartu virtual. Regulasi ini juga memprioritaskan perlindungan konsumen dan mendorong penggunaan kartu virtual secara bertanggung jawab.

Dari kacamata bisnis, keberadaan kartu virtual juga dapat dimanfaatkan sebagai strategi untuk  menawarkan pilihan fungsi kartu transaksi tunggal atau berulang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Tren dari ‘kartu’ sebagai sistem pembayaran menuju ke arah cardless (baca: tanpa kartu) dan memposisikan kartu konvensional sebagai sumber dana. Dengan kenyamanan, keamanan, dan potensi inklusi keuangan, kartu virtual menawarkan solusi yang menjanjikan bagi perekonomian digital Indonesia. Seiring dengan meningkatnya adopsi, kartu virtual akan terus memainkan peran penting dalam memengaruhi tren pembayaran digital dan menghadirkan era baru transaksi yang lancar dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia.

*Tulisan ini berasal dari salah satu diskusi panel acara Open Finance Summit 2023 yang diprakarsai oleh Ayoconnect membahas peluang untuk solusi pembayaran berbasis kartu dengan mengundang panelis dari Mastercard, Bank BNI, Bank BCA dan Kredivo dalam satu panggung. Sesi diskusi ini di moderatori langsung oleh Jakob Rost selaku Founder dan CEO Ayoconnect, dengan Navin Jain selaku Presiden Direktur Mastercard Indonesia yang berbagi panggung dengan Rian Kaslan selaku Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Business Bank BNI, Ketut Wijaya selaku Executive Vice President (EVP) Bank BCA, dan Krishnadas selaku Chief Commercial Officer (CCO) Kredivo.

Tags: AyoconnectBCABNIKartu VirtualKredivoMasterCard
Previous Post

iQOO Z7 5G Kini Hadir dalam Varian Warna ‘Supernova Orange’

Next Post

BI: Tren Uang Beredar Tumbuh Pada Juli 2023

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BSSN Tegaskan Pentingnya Keamanan Siber untuk Lindungi Ekosistem Ekonomi Kreatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto