ItW0rks- PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) mencatatkan laba bersih pada laporan keuangan tahun 2023 sebesar Rp417,6 miliar atau tumbuh 5,64% dibandingkan periode yang sama sebesar Rp395,3 miliar. Peningkatan laba Perseroan, di antaranya juga berkat inovasi strategi penjualan dan pemasaran melalui media digital.
Tak mau ketinggalan, di tengah pesatnya kemajuan teknologi informasi, Metland juga melakukan inovasi dalam hal promosi dan pemasaran dengan teknologi digital untuk menopang penjualan. Inovasi teknologi dalam promosi juga memungkinkan perusahaan untuk menjangkau target pasar yang lebih luas dengan cara yang lebih efektif melalui sentuhan teknologi. Seperti media sosial, situs web, platform e-commerce, dan media digital lainnya. Inovasi teknologi dalam promosi juga dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan dan mengurangi biaya terkait cost produksi.
“Perseroan senantiasa melakukan inovasi strategi pemasaran digital untuk memberikan stimulus tambahan agar dapat menumbuhkan kembali daya beli masyarakat. Tahun 2024 MTLA menargetkan marketing sales yang terdiri dari pre sales dan recurring revenue sebesar Rp1,9 triliun. Hingga Maret 2024 marketing sales Metland sekitar Rp438 miliar,” ungkap Olivia Surodjo, Direktur PT Metropolitan Land Tbk dalam pernyataan pers yang dirilis (23/04/2024).
Sedangkan tahun 2023, tercatat dalam laporan keuangan, Metland berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,705 triliun atau tumbuh sebesar 23,1% dari tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp1.384 miliar. “Laba Perseroan tumbuh ditopang oleh peningkatan pendapatan dari penjualan properti dan beberapa penjualan lahan komersial di proyek residensial”, jelas Olivia Surodjo.
Metland Cibitung, Metland Cileungsi dan Metland Cyber Puri menjadi kontributor terbesar pada pendapatan penjualan Perseroan. “Pendapatan berulang Perseroan mengalami peningkatan sebesar 12,7% seiring dengan peningkatan pendapatan dari unit usaha mal yaitu Metropolitan Mall Bekasi dan Grand Metropolitan, serta kenaikan tingkat hunian hotel yang dimiliki Metland,” tambah Olivia Surodjo.
Selain itu, nilai aset Perseroan pada tahun 2023 juga tumbuh sebesar 7,2%, yaitu mencapai Rp7,22 triliun dari tahun sebelumnya. Sedangkan peningkatan ekuitas Perseroan sebesar 8,3% menjadi Rp5,15 triliun di tahun 2023. Di sisi lain, MTLA terus melanjutkan pengembangan pada unit berjalan dengan menghadirkan produk-produk terbaru maupun proyek terbaru seperti Metland Cikarang yang berkonsep Eco Living in Harmony.
PT Metropolitan Land Tbk (Metland) didirikan pada tahun 1994 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Juni 2011. Portofolio Metland saat ini sebanyak 20 proyek, mencakup 8 proyek perumahan dan proyek komersial yang terdiri dari 4 pusat perbelanjaan, 6 hotel berbintang, dan 2 apartemen dan gedung perkantoran. (AC)














