Jakarta, ItWorks- Ratusan perusahaan terkemuka asal Taiwan meramaikan gelaran Taiwan Expo 2024 yang resmi dibuka hari ini (16/05/2024) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat. Mengusung lima (5) tema utama smart concept, yakni ‘Smart Manufacturing’, ‘Smart Medical’, ‘Green & Sustainable’, ‘Halal’, dan ‘Smart Lifestyle’, pameran ini terbuka umum tanpa biaya (gratis).
Setelah sukses menggelar Taiwan Expo 2023 di Thailand, Malaysia, dan India, Departemen Pengembangan Ekonomi Pemerintah Kota Taipei, tahun ini menggelar acara serupa di Indonesia-Taiwan Expo 2024 di Jakarta dengan menggandeng sejumlah perusahaan terkemuka Taipei untuk menampillkan produk dan solusi terbaru untuk pasar ASEAN.
Taiwan Expo 2024 di Indonesia yang dibuka hari ini akan berlangsung hingga 18 Mei 2024. Tercatat 12 perusahaan terkemuka yang berpusat di Taipei berpartisipasi dan memamerkan sejumlah produk dan Solusi, seperti smart city dan energi hijau, ekonomi sirkular, dan teknologi lingkungan. “Expo kali ini membawa semangat Smart concept untuk berbagai solusi dengan dukungan smart technology, seperti smart manufacturing dengan dukungan teknologi Internet of Things (IoT), Green, hingga produk Halal,” ungkap Mr. John C. Chen, Representative, Taipe Economic and Trade Office, Jakarta saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan Taiwan Expo 2024 di JCC.
Di ajang pameran ini, 130 perusahaan terkemuka Taiwan memamerkan produk-produk inovatif dan berkualitas tinggi dengan tujuan bisa terjalin kerja sama yang lebih saling menguntungkan antara Indonesia dan Taiwan.
Dalam kesempatan itu, Mardani Ali Sera, Anggota DPR RI turut menyampaikan sambuhtannya. Ia mengatakam Taiwan meruyopakan salah satu miytra dagang Indonesia potensial yang ke deopan kian mempunyai arti sangat penting. “Lebih dari 200 ribu orang Indonesia bekerja di Taiwan, atau sekarang tercatat lebih dari 300 ribu orang Indonesia tinggal di Taiwan, termasuk yang terikat dengan hubungan perkawinan poranmgn Indonesia dan Taiwan. Sehingga hubungan ini sudah lama terjalin dengan baik baik yang ke depan bisa terus dijaga dan lebih ditingkatkana lagi, termasuk dalam hubungan bisnis, dagang dan investasi,” katanya.Hal senada didsampaikanm , Franky Sibarani, Wakil Ketua Umum Apindo. Ia mengatakan, Taiwan adalah salah satu pasar dagang utama bagi Indonesia dan Asean. “Karenanya kita terus membangun jembatan kerja sama dengan Taiwan,” ujarnya.
Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di ASEAN, Indonesia dinilai menghadirkan peluang baru bagi bisnis Taiwan melalui bonus demografi yang signifikan, kelas menengah yang berkembang pesat, inisiatif Industri 4.0 yang didorong oleh pemerintah, dan rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) pada tahun 2024.
Menurut Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Taiwan menginvestasikan total US$137 juta di Indonesia pada tiga kuartal pertama tahun 2023, berkontribusi terhadap akumulasi investasi yang mencapai hamper US $5,2 miliar sejak tahun 1990, dan menjadikan Indonesia sebagai mitra dagang terbesar ke-14 bagi Taiwan.
Selaras dengan dinamika pasar di Indonesia terutama adanya konsep smart city. smart industri dalam rangka kesiapan memasuki era revolusi keeempat Industri 4.0, di event ini Kota Taipei mendirikan Paviliun unggulan pada acara Taiwan Expo 2024 di Indonesia, yang bertema “Smart Taipei, Green Innovation”. Terdiri dari dua area pameran utama, yaitu “Smart Management” dan “Sustainable Solution”, Paviliun ini menampilkan 11 perusahaan ternama Taipei dan menghadirkan Solusi unggulan bidang teknologi pintar untuk smart city dan green concept untuk perlindungan lingkungan.
Dalam kesempatan ini juga diselenggarakan kegiatan business matching secara one-on-one yang memungkinkan perusahaan-perusahaan di Kota Taipei untuk melakukan pembicaraan bisnius secara langsung dengan calon pembeli lokal yang juga berpotensi membuka ekspansi mereka ke Indonesia. (AC)














