ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Waspada! Ini Metode yang Digunakan Ransomware Baru Berjuluk ‘Ymir’ Ini

Fauzi
13 November 2024 | 16:00
rubrik: Digital
Studi: Ancaman Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Ilustrasi, Image: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Tim Tanggap Darurat Global Kaspersky (Kaspersky’s Global Emergency Response Team) mengidentifikasi jenis ransomware yang sebelumnya tidak terlihat dan aktif digunakan, yang digunakan dalam serangan pencurian kredensial karyawan.

Ransomware yang dijuluki “Ymir” ini menggunakan metode enkripsi dan penyamaran tingkat lanjut. Ransomware ini juga secara selektif menargetkan file dan berupaya menghindari deteksi. Ransomware Ymir memperkenalkan kombinasi unik fitur teknis dan taktik yang meningkatkan efektivitasnya.

Teknik manipulasi memori yang tidak umum untuk penyamaran. Pelaku ancaman memanfaatkan campuran fungsi manajemen memori yang tidak konvensional – malloc, memmove, dan memcmp – untuk mengeksekusi kode berbahaya secara langsung di dalam memori. Pendekatan ini menyimpang dari alur eksekusi sistematis yang umum terlihat pada jenis ransomware yang tersebar luas, sehingga menunjukkan kemampuan penyamarannya. Lebih jauh lagi, Ymir bersifat fleksibel: dengan menggunakan perintah –path, penyerang dapat menentukan direktori tempat ransomware harus mencari file. Jika file ada dalam daftar putih, ransomware akan melewatinya dan membiarkannya tidak terenkripsi. Fitur ini memberi penyerang kontrol lebih besar atas apa yang dienkripsi atau tidak.

Penggunaan malware pencuri data (malware data-stealing). Dalam serangan yang diamati oleh para ahli Kaspersky, yang terjadi pada sebuah organisasi di Kolombia, para pelaku kejahatan siber terlihat menggunakan RustyStealer, sejenis malware yang mencuri informasi, untuk mendapatkan kredensial perusahaan dari para karyawan. Informasi ini kemudian digunakan untuk mendapatkan akses ke sistem organisasi dan mempertahankan kendali cukup lama untuk menyebarkan ransomware.

Jenis serangan ini dikenal sebagai perantara akses awal, di mana para penyerang menyusup ke dalam sistem dan mempertahankan akses. Biasanya, perantara akses awal menjual akses yang mereka peroleh di dark web kepada para pelaku kejahatan siber lainnya, tetapi dalam kasus ini, mereka tampaknya melanjutkan serangan itu sendiri dengan menyebarkan ransomware. “Jika para perantara tersebut memang pelaku yang sama yang menyebarkan ransomware, ini dapat menjadi sinyal tren baru, yang menciptakan opsi pembajakan tambahan tanpa ketergantungan pada kelompok Ransomware-as-a-Service (RaaS) tradisional,” jelas Cristian Souza, Spesialis Respons Insiden di Kaspersky Global Emergency Response Team.

BACA JUGA:  Aplikasi Edukasi & Commerce Paseban

Algoritma enkripsi tingkat lanjut. Ransomware tersebut menggunakan ChaCha20, sebuah stream cipher modern yang dikenal karena kecepatan dan keamanannya, bahkan mengungguli Advanced Encryption Standard (AES).
Meskipun pelaku ancaman di balik serangan ini belum membagikan data curian apa pun secara publik atau mengajukan tuntutan lebih lanjut, para peneliti memantaunya secara ketat untuk setiap aktivitas baru.
“Kami belum mengamati adanya kelompok ransomware baru yang muncul di dark web. Biasanya, penyerang menggunakan forum atau portal bayangan untuk membocorkan informasi sebagai cara untuk menekan korban agar membayar tebusan, namun ini tidak terjadi pada Ymir. Mengingat hal ini, pertanyaan tentang kelompok mana yang berada di balik ransomware tersebut masih belum ditemukan, dan kami menduga ini mungkin merupakan kampanye baru,” jelas Cristian Souza.

Untuk mencari nama bagi ancaman baru tersebut, para ahli Kaspersky mempertimbangkan bulan Saturnus yang disebut Ymir. Itu adalah bulan “tidak beraturan” yang bergerak berlawanan arah dengan rotasi planet tersebut – suatu sifat yang secara menarik menyerupai perpaduan fungsi manajemen memori yang tidak konvensional yang digunakan dalam ransomware baru tersebut.

Para ahli perusahaan merekomendasikan langkah-langkah umum berikut untuk mengurangi risiko serangan ransomware:

• Terapkan jadwal pencadangan data yang sering dan lakukan pengujian rutin.

• Berikan pelatihan keamanan siber rutin kepada karyawan untuk meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap ancaman siber seperti malware pencuri data, dan untuk mengajarkan strategi mitigasi yang efektif.

• Jika Anda telah menjadi korban ransomware dan belum ada dekripsi yang diketahui, simpan file terenkripsi penting Anda. Solusi dekripsi dapat muncul dalam upaya penelitian ancaman yang sedang berlangsung atau jika pihak berwenang berhasil menguasai pelaku di balik ancaman tersebut.

BACA JUGA:  PT Jamkrida Riau Mulai Implementasikan Teknologi Cloud

• Sebaiknya jangan membayar tebusan. Membayar tebusan akan mendorong pembuat malware untuk melanjutkan operasi mereka, tetapi tidak menjamin pengembalian file yang aman dan andal.

• Untuk melindungi perusahaan dari berbagai ancaman, gunakan solusi yang memberikan perlindungan waktu nyata, visibilitas ancaman, investigasi, dan kemampuan respons EDR dan XDR untuk organisasi dengan ukuran dan industri apa pun. Bergantung pada kebutuhan Anda saat ini dan sumber daya yang tersedia, Anda dapat memilih tingkatan produk yang paling relevan, dengan fleksibilitas saar bermigrasi ke tingkatan lain seiring dengan perkembangan kebutuhan keamanan siber Anda. Kurangi permukaan serangan Anda dengan menonaktifkan layanan dan port yang tidak digunakan.

• Terapkan layanan keamanan terkelola oleh Kaspersky seperti Compromise Assessment, Managed Detection and Response (MDR) dan/atau Incident Response, yang mencakup seluruh siklus manajemen insiden—mulai dari identifikasi ancaman hingga perlindungan dan perbaikan berkelanjutan. Layanan ini membantu melindungi dari serangan siber yang sulit dideteksi, menyelidiki insiden, dan mendapatkan keahlian tambahan meskipun perusahaan kekurangan pekerja keamanan.

Tags: AIKasperskyMalwareRansomware
Previous Post

TOP Digital Awards 2024: SmartKampung, Aplikasi Andalan Kabupaten Banyuwangi yang Diadopsi Secara Nasional

Next Post

TOP Digital Awards 2024: Kazee Digital Indonesia Kembangkan Solusi AI Dukung Transformasi Digital Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Risiko Jika Kata Sandi Kita Jatuh ke Penjahat Dunia Maya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NVIDIA RTX 50 Series Goes To Campus, Dorong Kreatifitas Mahasiswa Kembangkan AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Diperkenalkan, Ini yang Ditawarkan Lenovo Qira

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto