Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang (Jawa Timur) telah mengimplementasikan generative artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan). Dan, manfaat yang nyata telah diperoleh dari hal tersebut.
Dalam tanya-jawab dengan Dewan Juri TOP Digital Awards 2024 (26/11/2024), Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Jombang, Khoirul Hasyim, mencontohkan manfaat tersebut. Itu yakni dalam hal akurasi pencatatan meteran pelanggan. Dalam hal tersebut, AI diimplementasikan untuk membaca foto meteran yang dikirimkan oleh petugas BUMD tersebut atau pun oleh pelanggan. Dan hasilnya lebih akurat.
“Jadi, dalam hal tersebut, foto meteran tersebut langsung dikonversi menjadi angka oleh AI. Teknologi tersebut mampu membaca meteran pemakaian air oleh para pelanggan,” Khoirul menjelaskan.
Akurasi pembacaan angka meteran pun lebih bagus. Sebelumnya, tatkala foto tersebut di-input secara manual oleh petugas, sering ada kekeliruan. Sebagai contoh, angka ‘8’ dibaca sebagai ‘0’. Contoh lainnya, angka ‘6’ dibaca sebagai ‘0’. Hal tersebut bisa terjadi bila petugas yang meng-input tersebut sedang lelah.
“Tenaga kami untuk hal tersebut terbatas, sementara meteran pelanggan yang harus dicatat sebanyak 23.000-an. Nah, hadirnya AI tersebut, sangat memudahkan,” Khoirul menceritakan.
Teknologi seperti itu, Khoirul menjelaskan lagi, menimbulkan efek positif yang lain. Satu di antara itu yakni bahwa target jumlah meteran terbaca, lebih mudah tercapai. Itu dalam hal target mingguan atau pun bulanan.
AI dan kualitas Air
Selanjutnya, dalam kesempatan tersebut, Khoirul menjelaskan bentuk lain penggunaan generative AI di Perumdam Tirta Kencana Jombang. Ini merupakan proyek yang masih dalam persiapan.
Direncanakan bahwa, nantinya, BUMD tersebut menggunakan generative AI untuk menjamin kualitas air bersih yang didistribusikan ke para pelanggan. Dengan kata lain, generative AI digunakan di sistem pemantuan kualitas air otomatis.
Sistem tersebut mengintegrasikan teknologi sensor IoT (internet of things) dengan AI untuk memantau kualitas air secara real time pada setiap tahap distribusi. Data yang dikumpulkan oleh sebuah sensor akan dianalisis oleh algoritma AI untuk mendeteksi anomali atau perubahan kualitas air. Itu seperti tingkat PH, kekeruhan, kandungan logam berat, dan parameter lainnya yang memengaruhi kualitas air bersih.
Khoirul mengatakan, “Saat ini, proyek tersebut dalam uji-coba untuk pengiriman data dari unit pengolahan dan distribusi, ke server.”
Dengan sistem tersebut, Perumdam Tirta Kencana Jombang bisa lebih menjamin bahwa air yang didistribusikan, layak untuk diminum.
Bila masih menggunakan tenaga manusia, akan cukup sulit bagi Perumdam Tirta Kencana Jombang untuk memantau sumber air baku yang berjumlah banyak.
Aplikasi Digital
Perumdam Tirta Kencana Jombang, pada saat ini, punya sejumlah aplikasi digital. Contohnya adalah sebagai berikut: Aplikasi Layanan Perumdam (layanan pembayaran online); Sistem Informasi Tirta Kencana (layanan website untuk pengaduan, informasi layanan air); Baca Meter Mandiri; Aplikasi Tiber (aplikasi untuk mengelola distribusi-penjualan produk air minum dalam kemasan bermerek Tiber); dan lain-lain.
Khoirul Hasyim menjelaskan bahwa, pada saat ini, jumlah pelanggan yang telah mengunduh (download) aplikasi digital tersebut masih berkisar 40% hingga 50% dari total pelanggan sebanyak 23.000-an SR. “Maka, memang menjadi tantangan bagi kami untuk mengedukasi pelanggan tentang manfaat menggunakan aplikasi tersebut,” kata Khoirul lebih lanjut.
Kemudian, ia memaparkan sejumlah hal tentang anggaran TI di BUMD tersebut. Untuk tahun 2023, total biaya TI di Rp407.808.233. Adapun total laba di tahun itu senilai Rp1.823.205.909. Adapun total pendapatan di Rp21.883.846.953.
Sedangkan pada tahun 2022, total biaya TI di Rp365.078.455. Sedangkan total laba Perumda Tirta Kencana Jombang di tahun 2022 itu di Rp1.359.570.182; untuk pendapatan, ada di Rp19.303.580.150.
Total karyawan Perumdam Tirta Kencana Jombang di tahun 2023 sebanyak 67 orang. Dari situ, ada karyawan TI terdiri dari karyawan tetap sebanyak tiga orang, dan karyawan tidak tetap sebanyak satu orang.














