Perusahaan rintisan Indonesia meraih sembilan penghargaan di ajang ASEAN Digital Awards 2025, di Bangkok, Thailand, Kamis (16/1/2025) malam waktu setempat.
“Kami ingin keberhasilan ini menjadi motivasi bagi startup lain untuk berinovasi dan membawa Indonesia semakin bersinar di kancah global,” kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, dalam siaran pers, 17/01/2025.
ASEAN Digital Awards merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada organisasi, bisnis, dan individu yang telah mempelopori produk atau layanan inovatif, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap lanskap digital di kawasan Asia Tenggara.
Sebelumnya ajang dikenal sebagai ASEAN ICT Awards (AICTA), namun kini telah diubah namanya menjadi “ASEAN Digital Awards”. Tahun lalu, Indonesia meraih lima penghargaan.
Sebagian besar peraih penghargaan merupakan perusahaan rintisan mitra Kementerian Komunikasi dan Digital melalui program pendampingan digital. Penghargaan per kategori yang diraih perusahaan rintisan Indonesia:
Public Sector
DTO MoH (Kementerian Kesehatan) Emas
Open Desa – Perak
Private Sector
Cexup – Emas
Digital Inclusivity
Wonderjack – Perak
Silang – Perunggu
Digital Content
Shevia – Perunggu
Digital Startup
Surplus – Emas
Digital Innovation
Ludesc – Emas
eFishery – Perak














