ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Lindungi Pelanggan dari Ancaman Baru, F5 Kenalkan Solusi Post-Quantum Cryptography

Fauzi
23 July 2025 | 16:45
rubrik: Business Solution
Lindungi Pelanggan dari Ancaman Baru, F5 Kenalkan Solusi Post-Quantum Cryptography

Ilustrasi, Image: F5

Share on FacebookShare on Twitter

F5, perusahaan global yang bergerak dalam delivery dan pengamanan setiap aplikasi dan API, membantu pelanggan mempersiapkan diri menghadapi perubahan mendasar dalam keamanan siber yang dipicu oleh komputasi kuantum (quantum computing).

Solusi post-quantum cryptography (PQC) terbaru yang didesain secara komprehensif ini, kini terintegrasi secara mulus ke dalam F5 Application Delivery and Security Platform di mana solusi ini dirancang untuk membekali organisasi dengan alat (tools) yang dibutuhkan guna mengamankan aplikasi dan API—tanpa mengorbankan performa tinggi maupun skalabilitas.

Era kuantum menandai titik balik yang signifikan dalam dunia keamanan siber, karena batasan-batasan yang selama ini dimiliki oleh komputasi klasik tidak lagi berlaku. Menurut Gartner®: “Motivasi bagi departemen IT untuk mengadopsi kriptografi pascakuantum didasarkan pada kenyataan bahwa kemajuan dalam komputasi kuantum akan membuat kriptografi asimetris menjadi tidak aman pada tahun 2029. Lalu pada tahun 2034, kriptografi asimetris diperkirakan dapat sepenuhnya diretas dengan teknologi komputasi kuantum.”

Perlunya Mempertimbangkan Ulang Keamanan Siber
Post-quantum cryptography (PQC) menandai transformasi penting dalam cara data sensitif diamankan. Berbeda dengan metode upgrade atau patches biasa, transisi ke PQC merupakan perubahan arsitektural mendasar dalam keamanan siber yang membutuhkan perencanaan dan eksekusi yang proaktif. Transisi yang buruk dapat menyebabkan gangguan layanan dan menghambat operasional, terutama di lingkungan hybrid, multicloud, dan sistem lama (legacy). Tanpa pendekatan yang tepat, organisasi berisiko mengalami downtime yang memakan biaya besar, aplikasi yang melambat, masalah kepatuhan terhadap regulasi, serta kekecewaan di kalangan pengguna.

Selain itu, dengan semakin tidak efektifnya metode kriptografi tradisional, para pelaku kejahatan siber mulai menerapkan strategi serangan “harvest now, decrypt later”, yakni mengumpulkan data terenkripsi saat ini untuk kemudian didekripsi ketika kemampuan komputasi quantum sudah tersedia. Data sensitif seperti catatan pengguna, informasi keuangan, data kesehatan pribadi, hingga kekayaan intelektual kini menghadapi tingkat kerentanan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

BACA JUGA:  Luncurkan FortiNDR Cloud PoP, Fortinet Perkuat Kemampuan Deteksi dan Respons Ancaman Regional

“Ancaman post-quantum bukanlah masalah yang masih jauh di depan — justru menjadi pendorong bagi kita untuk segera memodernisasi keamanan,” ujar Kunal Anand, Chief Innovation Officer di F5. “Platform kami menjadikan adopsi PQC lebih praktis sehingga perusahaan dapat mempersiapkan aplikasi, API, dan model kepercayaan mereka untuk masa depan tanpa harus memperlambat laju bisnis.”

Apa yang Membuat F5 Berbeda
F5 menyederhanakan peralihan menuju perlindungan yang aman di era quantum, dengan menghadirkan platform terintegrasi dan skalabel yang unggul dalam pengiriman aplikasi sekaligus keamanan. Dengan dukungan PQC yang komprehensif untuk melakukan enkripsi di sisi server dan di sisi pengguna (client), serta kemudahan dalam integrasi di seluruh lingkungan hybrid, multicloud, dan di sistem lama (legacy), pendekatan berbasis platform ini membantu organisasi melindungi aplikasi, API, dan data mereka—sekaligus tetap mengoptimalkan performa operasional.

Dengan menggabungkan enkripsi klasik dengan PQC, pelanggan mendapatkan manfaat berupa interoperabilitas dan peningkatan sistem secara bertahap tanpa mengganggu kelangsungan bisnis. Solusi F5 juga menyediakan wawasan mendalam terhadap lalu lintas terenkripsi, sehingga kemampuan deteksi ancaman tetap optimal bahkan selama proses transisi menuju post-quantum cryptography.

Manfaat Utama Kapabilitas PQC dari F5:

• Enkripsi Post-Quantum yang Tepercaya: Algoritma kriptografi yang telah distandardisasi oleh NIST melindungi data pelanggan, kekayaan intelektual, dan aset operasional tanpa mengorbankan kinerja sistem.

• Keamanan Menyeluruh (End-to-End): Mulai dari enkripsi di sisi client hingga sistem backend, F5 menyediakan perlindungan PQC secara menyeluruh yang menggabungkan delivery aplikasi dengan ketersediaan tinggi, perlindungan terhadap ancaman terenkripsi, keamanan akses, kemampuan firewall performa tinggi, dan threat intelligence yang proaktif.

• Kontinuitas Operasional: Dengan kompatibilitas pada sistem hybrid dan multicloud, F5 memastikan aplikasi yang sangat bersifat mission-critical tetap efisien, aman, dan selalu tersedia dalam setiap tahap transisi menuju era kuantum.

BACA JUGA:  Telkomsel & OpenAI Hadirkan Promo Bundel ChatGPT Go

• Visibilitas Terpadu di Berbagai Lingkungan: Manajemen dan tools penilaian yang terpusat memberikan insight untuk semua aplikasi, API, dan trafik yang terenkripsi, mencakup semua ekosistem keamanan dan mengedepankan kemampuan AI tambahan, telemetri dan otomatisasi.

• Proses Kepatuhan yang Lebih Sederhana: F5 membantu bisnis memenuhi standar regulasi yang terus berkembang, memastikan data sensitif tetap terlindungi dan sesuai dengan ketentuan selama masa transisi menuju post-quantum.

Langkah Selanjutnya: Mempercepat Pengadopsian Teknologi Siap Kuantum
Beralih ke post-quantum cryptography bukan hanya terkait kebutuhan teknis, ini adalah peluang untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan sekaligus mendorong inovasi pada saat ini. F5 menyediakan jalur migrasi yang mulus serta kemampuan full proxy yang memungkinkan implementasi PQC dan pengembangannya seiring dengan teknologi enkripsi yang sudah ada. Dengan demikian, bisnis memiliki fleksibilitas untuk mengadopsi model kriptografi hybrid sesuai dengan kecepatan dan kesiapan mereka, sehingga meminimalkan risiko downtime maupun tantangan operasional.

Dengan berfokus pada aplikasi dan API yang mendorong bisnis digital saat ini, F5 membantu para pelanggan memanfaatkan peluang transformasi di era quantum. Dukungan F5 terhadap model kriptografi hybrid memungkinkan organisasi tetap menjaga kelancaran delivery aplikasi, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi protokol post-quantum dan masa depan keamanan siber.

Ketersediaan
Solusi Post-Quantum Cryptography (PQC) kini tersedia di F5 Application Delivery and Security Platform.

Tags: AIF5Generative AIQuantum Computing
Previous Post

Samsung Bespoke AI, Bantu Ortu Wujudkan Rumah Sehat untuk Tumbuh Kembang Anak

Next Post

Resmi Diluncurkan Ini Logo Dan Tema HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

Load More

TERPOPULER

  • TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

    TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemendari Tegaskan Dukungan Pengurusan Perizinan Tenaga Medis Melalui MPP Digital Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon dan Grab Berkolaborasi Hadirkan Kartu Kredit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto