ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Genjot Transformasi Digital, Salesforce Luncurkan Agentforce dalam Bahasa Indonesia

Fauzi
8 December 2025 | 13:23
rubrik: Business Solution
Riset: Ekspektasi Berubah, Tim Sales di Indonesia Hanya Habiskan 31% Waktu Kerja untuk Interaksi dengan Pelanggan
Share on FacebookShare on Twitter

Menandai perkembangan signifikan dalam era AI Agentik di Indonesia, Salesforce baru-baru ini mengumumkan ketersediaan Agentforce dalam Bahasa Indonesia. Kini, bisnis dapat memanfaatkan Agentforce dalam Bahasa Indonesia untuk mempercepat transformasi digital, menghadirkan pengalaman pelanggan yang unggul, serta meningkatkan efisiensi operasional bisnis. Baik Agentforce Service maupun Employee Agent telah tersedia dalam Bahasa Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan berbagai tujuan pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya adalah mencapai status negara berpendapatan tinggi sebelum tahun 2045 melalui akselerasi laju pertumbuhan ekonomi di tahun-tahun mendatang hingga mencapai 8 persen.

Pertumbuhan produktivitas di seluruh Nusantara melalui penggunaan teknologi AI akan jadi pendorong utama untuk membantu mencapai tujuan tersebut. Faktanya, AI telah memainkan peran penting dalam transformasi digital di Indonesia, dengan potensi untuk berkontribusi kepada PDB negara sebesar US$366 miliar dalam 5 tahun ke depan.

Salesforce membantu organisasi menjadi Agentic Enterprise, yaitu tempat manusia dan agen AI bekerja secara berdampingan. Agentforce 360 menggabungkan manusia, agen, aplikasi, dan data untuk mendukung setiap karyawan dan mendorong pertumbuhan bisnis yang luar biasa.

Agentforce Service adalah sebuah platform lengkap untuk menghadirkan layanan Customer Service di berbagai industri dan dalam semua saluran. Platform ini merepresentasikan layanan pelanggan generasi berikutnya yang tersedia 24 jam setiap hari, selalu aktif dan “tidak pernah tidur”. Agentforce Service membantu perusahaan menekan biaya dan menyelesaikan kasus lebih cepat, sekaligus memberi dukungan proaktif berdasarkan data pelanggan real-time menggunakan agen AI. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat. Keunikannya terletak pada fakta bahwa ini adalah salah satu platform di mana manusia dan agen AI berkolaborasi penuh, mulai dari kontak pertama hingga penyelesaian akhir.

Employee Agent adalah agen AI yang berfungsi sebagai asisten digital pribadi bagi karyawan dan membantu mereka melakukan tugas rutin dan harian dengan lebih cerdas dan efisien. Tak sekadar memberikan informasi, agen AI ini juga secara proaktif mengambil tindakan untuk membantu karyawan. Employee Agent terintegrasi langsung ke platform yang biasa digunakan, seperti Slack, ataupun ke dalam perangkat seluler, dan bertindak sebagai “rekan kerja” sejati.

Dengan memanfaatkan pengetahuan organisasi, Employee Agent bisa membantu berbagai hal, mulai dari mengatur rapat, memperbarui peluang bisnis, mendukung proses onboarding karyawan baru, mencari informasi tentang tunjangan karyawan, hingga menyiapkan ringkasan pelanggan sebelum pertemuan. Dengan begitu, karyawan bisa fokus pada tugas-tugas terpenting, menghemat waktu, dan meningkatkan produktivitas.

BACA JUGA:  Moduit Jalin Maybank Sekuritas Luncurkan Layanan MOSAIC

“Salesforce memiliki posisi yang strategis untuk membantu mendorong visi ekonomi Indonesia menuju tahap berikutnya. Yakni, dengan membantu bisnis menjadi Agentic Enterprise, sebuah model kerja baru di mana AI meningkatkan kapasitas manusia, bukan menggantikannya,” kata Andreas Diantoro, Presiden Direktur Salesforce Indonesia. “Bisnis tidak bisa menggunakan pendekatan ‘wait-and-see’ terhadap AI Agentik. Sebaliknya, ada peluang besar bagi bisnis untuk menciptakan jalan baru dengan memanfaatkan AI, tenaga kerja dinamis Indonesia, dan sumber daya alam yang melimpah.”

Salesforce juga membagikan lima tren dan peluang AI Agentik terkini yang dapat dimanfaatkan bisnis Indonesia di tahun 2026 untuk membangun ekonomi digital yang tangguh.

Kesempatan emas untuk melompat ke Era Agentic Enterprise
Seperti halnya Indonesia yang melompat langsung ke era mobile, tanpa melalui fase desktop dan laptop, bisnis di Indonesia memiliki kesempatan tidak hanya untuk mengadopsi alat-alat digital, tetapi juga untuk melompat langsung menjadi Agentic Enterprise.

Menurut Survei Salesforce tahun 2024, 82% eksekutif tingkat atas (C-level) di Indonesia menganggap AI generatif sebagai salah satu prioritas utama dan krusial bagi kesuksesan bisnis mereka. Ini adalah peluang untuk memanfaatkan persepsi positif tersebut dan mempercepat adopsi AI di seluruh Nusantara.

Bisnis yang tidak terbebani oleh infrastruktur lama memiliki kebebasan untuk mengadopsi alur kerja AI Agentik dan membuka model kerja baru di mana agen AI dan manusia bekerja berdampingan. Alih-alih transformasi digital yang lambat, bisnis visioner yang menggunakan agen AI otonom berbasis data tepercaya akan mampu membuka pertumbuhan dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya. Hal ini akan memungkinkan mereka untuk memanfaatkan tenaga kerja digital, yakni agen AI, yang secara otonom mengelola layanan pelanggan, mengatur pemasaran, dan mengoptimalkan rantai pasok.

Buka peluang besar UKM untuk berkembang dengan AI Agentik
Perusahaan Usaha Kecil Menengah (UKM), yang adalah bagian penting dari perekonomian Indonesia sekaligus penyedia utama lapangan kerja, masih menghadapi banyak tantangan di era Industri 4.0 ini. Mulai dari keterbatasan biaya dan sumber daya manusia yang menyebabkan keterlambatan layanan, inefisiensi, hingga cara berinteraksi dengan pelanggan yang buruk. Agen AI menawarkan solusi tenaga kerja digital yang dirancang khusus, mudah diakses, dan memiliki skalabilitas tinggi untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan Agen AI, UKM dapat menyamai kapasitas dan kapabilitas perusahaan besar dalam melayani pelanggan.

BACA JUGA:  Huawei Luncurkan Jajaran Produk Terbaru

Lebih dari itu, AI Agentik memungkinkan siapa saja berinovasi, sehingga para pengusaha dapat mengembangkan ide dan meluncurkan model bisnis baru dengan investasi minimal namun dalam skala besar. Hal ini dapat mendorong transformasi ekonomi dari bawah ke atas, dengan semakin banyak UKM yang mengadopsi teknologi AI canggih untuk meningkatkan tingkat kematangan digital di Indonesia.

AI Agentik membuka jalan pertumbuhan bagi bisnis di kota-kota kecil
Seiring dengan penguatan infrastruktur digital Indonesia melalui 5G, Palapa Ring, dan satelit orbit bumi rendah, serta konektivitas digital yang telah menjangkau 79,5% dari 17.504 pulau, bisnis skala kecil dan menengah di kota-kota kecil kini lebih berdaya. Digitalisasi daerah juga berkembang pesat, dengan 97,4% pemerintah daerah bergabung dalam inisiatif Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) dan serangkaian kebijakan baru yang akan memperluas akses ke layanan keuangan digital hingga tahun 2029.

AI Agentik dapat menjadi penyeimbang yang hebat bagi bisnis di kota-kota kecil, membantu mereka bersaing secara efektif seperti halnya perusahaan di kota-kota besar. Ini dapat memicu pertumbuhan luar biasa di kota kecil, mendorong inklusi ekonomi, memperluas akses layanan, dan menciptakan peluang baru bagi tenaga kerja di daerah.

Sebagai contoh, dengan AI Agentik, bisnis yang berbasis di kota kecil dapat melayani pelanggan di kota-kota besar tanpa harus membangun infrastruktur fisik yang mahal.

Agentic Service akan memberikan peluang baru untuk membangun kepercayaan pelanggan serta meningkatkan revenue, Seiring bisnis di Indonesia mulai mengadopsi AI Agentik, agen AI akan menjadi titik kontak pertama konsumen dengan suatu brand. Ini adalah peluang bagi bisnis untuk memanfaatkan agen AI dalam membangun hubungan pelanggan yang tepercaya.

Untuk melayani populasi besar Indonesia dalam skala masif, bisnis tidak dapat lagi bergantung pada model layanan pelanggan yang lama. Menurut studi State of Service dari Salesforce, 91% penyedia jasa layanan profesional di Indonesia mengatakan pelanggan kini mengharapkan sentuhan yang lebih personal. Dengan agen AI otonom, bisnis dapat langsung menyediakan dukungan 24 jam setiap hari yang hiper-personalisasi (hyper-personalized) dan peka terhadap budaya lokal. Perusahaan-perusahaan Indonesia yang mengadopsi model layanan agentic-first akan langsung merasakan manfaatnya, yakni hubungan pelanggan yang lebih dalam dan loyalitas yang sebelumnya sulit dicapai. Terlebih lagi, setelah agen AI diterapkan sepenuhnya, para penyedia jasa layanan profesional di Indonesia memperkirakan manfaat langsung berupa peningkatan pendapatan upsell sebesar 25% dan lonjakan skor kepuasan pelanggan hingga 30%.

BACA JUGA:  Resmi Diperkenalkan, Ada Apa Saja di Indosat Marvelous Xperience Center?

Agen AI buka kesempatan untuk memperkuat inklusi keuangan di Indonesia

Agen AI akan meningkatkan akses layanan keuangan di Indonesia secara signifikan, mendorong inklusi keuangan, dan melayani masyarakat yang belum memiliki akses ke layanan perbankan. Menurut data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, 76,3% penduduk Indonesia kini memiliki rekening bank dan 88,7% telah mengakses layanan keuangan formal. Namun, masih ada sekitar 25% populasi dewasa di negara ini yang belum terjangkau layanan perbankan.

Agen AI dapat membantu menyederhanakan proses kompleks seperti pembukaan rekening dan pengajuan pinjaman, sehingga lebih mudah diakses oleh masyarakat yang belum terbiasa dengan prosedur perbankan tradisional. Dengan mengotomatisasi tugas rutin dan menekan biaya operasional, agen AI dapat membantu membuat layanan keuangan lebih terjangkau, terutama daerah-daerah terpencil Nusantara.

Selain efisiensi operasional, agen AI juga dapat menata ulang proses kompleks seperti penilaian kredit (credit scoring). Sebagai contoh, pada kuartal kedua tahun 2025, transaksi QRIS tercatat mencapai Rp317 triliun dengan total jumlah pengguna mencapai 57 juta. Agen AI dapat menganalisis jejak digital ini untuk membantu analis dalam menilai kelayakan kredit bagi peminjam yang sebelumnya tidak terjangkau oleh layanan keuangan formal.

Bank Indonesia telah mengonfirmasi bahwa analisis QRIS yang dibantu AI dapat membantu usaha mikro dan kecil mengakses pinjaman dengan lebih mudah, dan dengan begitu memperkuat inklusi keuangan secara nasional.

Tags: Agentic AIAISalesforce
Previous Post

Perkuat Ekosistem Inovasi, Kemenperin Pacu Kompetensi SDM Industri Berbasis Digital

Next Post

Mudah Diretas, Ini Kata Sandi Paling Umum Digunakan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto