ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Couchbase Ungkap Arah Baru Dunia Teknologi 2026

Fauzi
12 December 2025 | 14:02
rubrik: Research
Couchbase Mobile Hadirkan Inovasi untuk Pengembangan Aplikasi AI di Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tahun 2026 diprediksi menjadi titik penting bagi perkembangan teknologi global, terutama di bidang kecerdasan buatan (AI).

Steve Yen, Co-founder Couchbase, membagikan lima prediksi kunci yang menggambarkan bagaimana industri akan berevolusi dalam dua tahun ke depan. Mulai dari potensi pecahnya gelembung AI hingga transformasi peran pengembang modern, prediksi ini memberikan gambaran jelas bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif di era percepatan digital.

Ketika gelembung AI pecah, peluang besar justru mulai terbuka
Steve Yen memprediksi bahwa apabila hype AI mulai mereda pada 2026 atau 2027, justru di situlah peluang besar muncul. Ketika persaingan menurun, infrastruktur seperti GPU, pusat data terdistribusi, edge processing, dan penyimpanan akan menjadi jauh lebih mudah diakses dengan biaya lebih rendah.

“Ini menciptakan ruang bagi inovasi baru,” ungkap Steve. Dengan kapasitas GPU yang lebih besar dan semakin terjangkau, kemampuan database modern termasuk pengindeksan vektor, pemrosesan paralel, dan layanan AI berskala global akan mengalami lompatan besar.

Bagi perusahaan Indonesia, khususnya di sektor telekomunikasi, perbankan, dan e-commerce, masa ini menjadi peluang untuk mengejar ketertinggalan dalam adopsi AI karena infrastruktur yang sebelumnya mahal menjadi semakin terjangkau.

Pengembang generasi baru akan berperan sebagai “konduktor” yang memimpin orkestrasi AI
Menurut Yen, peran pengembang modern akan berevolusi secara drastis. Alih-alih menulis kode dari nol, pengembang akan menjadi orchestrator mengatur, menyaring, dan mengarahkan keluaran AI dalam kecepatan tinggi.

Keterampilan penting di masa depan bukan hanya coding, tetapi kemampuan memahami sistem secara menyeluruh: aliran data, perilaku aplikasi di bawah beban tinggi, dan bagaimana memastikan sistem tetap efisien dalam lingkungan hybrid cloud dan edge.

Dalam konteks Indonesia yang tengah menghadapi kekurangan talent digital, transformasi ini akan sangat membantu perusahaan bergerak lebih cepat meski jumlah pengembang terbatas.

BACA JUGA:  Didukung Kemenekraf, UniPin Gagas Kolaborasi Lintas Industri

“AI Slop” akan meningkat: perusahaan menghasilkan data lebih cepat daripada kemampuan mereka mengelolanya
Perusahaan mulai memproduksi data baru dalam jumlah masif melalui AI, mulai dari teks hasil regenerasi, dokumen baru, hingga artefak analitik. Steve menyebut fenomena ini sebagai “AI slop”, yaitu tumpukan data semi-terstruktur yang sulit dikelola oleh sistem database lama.

Jika perusahaan tidak menyiapkan fondasi data yang fleksibel sejak awal termasuk dukungan untuk JSON, vector search, dan ingest cepat, maka mereka akan menghadapi masalah serius seperti data duplikat, kurangnya akurasi, hingga menurunnya kualitas keputusan bisnis.

Banyak perusahaan Indonesia saat ini masih menggunakan sistem legacy dan akan menghadapi tantangan serupa jika tidak mulai beralih pada arsitektur data modern yang mendukung AI lifecycle.

Kesenjangan GPU akan menentukan siapa pemain besar berikutnya di dunia AI
Dunia sedang memasuki era di mana hanya perusahaan dengan kapasitas GPU besar, hyperscaler dan laboratorium model AI yang mampu mengembangkan model berskala raksasa. Sementara perusahaan lain harus mencari cara menghadirkan nilai AI tanpa infrastruktur mahal tersebut.

Namun, menurut Steve, kesenjangan ini tidak akan berlangsung lama. Jika pasar mengalami penurunan hype, kapasitas GPU besar tersebut akan melimpah dan tersedia secara komersial dengan harga terjangkau.

Hal ini membuka peluang bagi perusahaan menengah, termasuk di Indonesia, untuk membangun fitur AI yang lebih maju tanpa biaya komputasi selangit.

Siklus pengembangan perangkat lunak akan dipersingkat dari hitungan bulan menjadi hitungan hari
AI akan mempercepat proses pengembangan perangkat lunak secara drastis. Banyak pekerjaan yang dulunya membutuhkan 3 hingga 6 bulan kini bisa selesai dalam hitungan hari. AI dapat menghasilkan draf fitur, dokumentasi, skema basis data, dan bahkan rencana arsitektur.

BACA JUGA:  Sambut Lebaran, Komdigi Kerahkan 1.500 Personel Jaga Konektivitas Layanan Telekomunikasi

Namun percepatan ini memberi tekanan besar pada database dan fondasi data. Skema akan berubah cepat, field baru muncul mendadak, dan aplikasi berkembang secara dinamis. Platform data yang kaku tidak akan mampu mengikuti ritme pengembangan yang dipacu AI.

Steve Yen menekankan pentingnya platform data fleksibel, misalnya JSON-native database, ingest cepat, dan sinkronisasi edge untuk menghadapi era ini.

Prediksi 2026 dari Steve Yen tidak hanya menggambarkan masa depan AI, tetapi juga menyoroti kebutuhan mendesak untuk infrastruktur data yang fleksibel, scalable, dan AI-native. Di Indonesia sendiri, di mana transformasi digital semakin dipercepat, perusahaan yang menyiapkan fondasi teknologinya sejak sekarang akan berada pada posisi terbaik untuk memanfaatkan peluang besar yang muncul dari era AI berikutnya.

Tags: AICouchbaseGenerative AI
Previous Post

Kota Batam Raih Penghargaan Daerah Perbatasan Terinovatif IGA

Next Post

Kota Tangerang Resmi Luncurkan Aplikasi SAKTI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Rilis NOTE 60 Ultra, NOTE 60 Pro Pininfarina Edition dan NOTE 60 Pro Eksklusif Yuna Gift Box

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Twilio Flex, Permudah Implementasi AI dan Salesforce

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KI Pusat Tegaskan Revisi UU KI Publik Mendesak Di Tengah Derasnya Digitalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto