ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Studi Zebra: 8 dari 10 Perusahaan Retail di Asia Pasifik Yakin Gen AI Berdampak Signifikan pada Pencegahan Kerugian

Fauzi
13 March 2026 | 14:21
rubrik: Research
Bagaimana Industry 4.0 Telah Mendefinisikan Kembali Sektor Manufaktur di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Zebra Technologies Corporation , perusahaan global dalam digitalisasi dan otomatisasi alur kerja untuk menghadirkan operasi yang cerdas, merilis temuan dari 18th Annual Global Shopper Study. Riset tersebut menunjukkan bahwa Gen AI dan solusi otomatisasi muncul sebagai tool yang penting, dengan 87% dari pemimpin di sektor retail menyebutkan pentingnya peran teknologi tersebut dalam upaya pencegahan kerugian.

“Bisnis retail yang mampu berkembang di masa depan dipimpin oleh pemimpin yang tangkas dan mampu menghubungkan “phygital experience” (pengalaman fisik dan digital) melalui alur kerja yang cerdas,” ucap Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies.

“Dengan memanfaatkan AI, otomatisasi dan alur kerja yang lebih baik, perusahaan retail dapat menghadirkan pengalaman yang cepat, mulus, dan personal, sesuai harapan pembeli saat ini,” sambungnya.

Data menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pembeli telah menurun selama dua tahun berturut-turut, baik untuk pengalaman pembelian di toko fisik (79% global, 75% di Asia Pasifik), maupun pembelian online (73% global, 69% di Asia Pasifik). Angka ini menandai tren penurunan yang semakin jauh dibandingkan dua tahun sebelumnya, dengan tingkat kepuasan tertinggi tercatat pada tahun 2023, yaitu 85% global untuk pengalaman pembelian di toko fisik dan online, serta 81% di Asia Pasifik (untuk pengalaman belanja online).

Riset tersebut juga menyoroti pergeseran prioritas pembeli. Di tengah tekanan inflasi, pembeli semakin tertarik pada kenyamanan, kecepatan, dan value, dengan hampir 8 dari 10 pembeli (78% global, 74% di Asia Pasifik) memprioritaskan diskon dan promosi. Pada saat yang sama, konsumen menuntut keunggulan operasional dan mengungkapkan rasa frustasi mereka terhadap stok yang kosong (68% global, 63% di Asia Pasifik), produk yang disimpan di etalase terkunci (locked-up product) (70% global, 67% di Asia Pasifik) atau tidak adanya jalur pembayaran atau mesin kasir mandiri (62% global, 56% di Asia Pasifik).

BACA JUGA:  Bisnis Komputer PC Mulai Tumbuh 1,4 Persen

Menghubungkan Tim Frontline dengan Teknologi Canggih
Pengusaha retail semakin menyadari pentingnya peran teknologi dalam meningkatkan pengalaman belanja, karena keterlambatan dalam mengakses informasi dapat memperlambat staf toko dan mengganggu pelayanan. Menurut riset tersebut, 88% staf toko secara global melaporkan kesulitan dalam memperoleh bantuan atau informasi secara tepat waktu, naik dari 82% pada tahun lalu. Tren serupa juga diutarakan oleh staf toko di kawasan Asia Pasifik, dengan peningkatan dari 76% menjadi 85%.

Tersedianya teknologi yang tepat dapat membantu mengurangi stres dan mendongkrak kepuasan kerja. Lebih dari 8 dari 10 staf yang disurvei (87% global, 84% di Asia Pasifik), meyakini bahwa tool yang efektif membuat pekerjaan mereka menjadi lebih menyenangkan dan mengurangi stres, sekaligus membantu mereka memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Selain itu, mayoritas responden (90% global, 86% di Asia Pasifik) yakin bahwa teknologi yang tepat membantu mereka menyelesaikan tugas dengan lebih cepat. Temukan lebih banyak insight di balik data ini di postingan blog ini.

Mengoptimalkan Inventory dan Mengurangi Penyusutan Stok Tetap Menjadi Prioritas

Tidak mengejutkan, tantangan inventory terus mempengaruhi kepuasan pembeli dan keuntungan perusahaan retail. Meskipun ada perbaikan di bandingkan tahun-tahun sebelumnya, hampir setengah dari pembeli (52% global tahun 2025 vs 57% tahun 2024; 47% di Asia Pasifik tahun 2025 vs 49% tahun 2024) masih meninggalkan toko tanpa membeli semua barang yang ingin mereka beli, seringkali karena stok yang kosong atau kesulitan menemukan produk.

Pengusaha retail mengakui kesenjangan ini, dengan 84% pengambil keputusan global (85% di Asia Pasifik) menyebutkan sinkronisasi inventory secara real time adalah prioritas utama organisasi mereka. Bahkan banyak di antara mereka berencana untuk menerapkan teknologi canggih seperti computer vision (57% global, 55% di Asia Pasifik), RFID (54% global, dan di Asia Pasifik), dan Gen AI (51% global, dan 62% di Asia Pasifik), dalam lima tahun ke depan. Sebab teknologi tersebut dilihat sebagai tool yang sangat penting untuk meningkatkan visibilitas inventory dan mengurangi penyusutan stok.

BACA JUGA:  Mengulik Fitur Expert RAW di Galaxy Z Flip6 dan Cara Gunakannya

Mendongkrak Pendapatan dan Profitabilitas dengan Alur Kerja yang Lebih Baik

Meningkatnya pengelolaan inventory juga berdampak positif pada kinerja keuangan perusahaan retail. Berdasarkan studi terbaru Zebra bersama Oxford Economics berjudul Impact of Intelligent Operations, perusahaan retail mencatat peningkatan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas sebesar hingga 1,8 poin persentase ketika mereka memprioritaskan perbaikan alur kerja pengelolaan inventory.

Menurut Global Shopper Study, pengambil keputusan retail memahami pentingnya perbaikan ini untuk mendorong penjualan online dan di toko. Mengoptimalkan proses inventory meningkat 9 poin persentase (38% global vs 36% di Asia Pasifik), dan diyakini oleh pengusaha retail sebagai cara yang ampuh untuk meningkatkan keuntungan dari pemesanan online.

Mengoptimalkan inventory juga masuk dalam tiga besar pendorong utama profitabilitas toko fisik (38% global, 36% di Asia Pasifik), dengan peringkat teratas adalah otomatisasi untuk visibilitas inventory secara real time (39% global dan 36% di Asia Pasifik), dan iklan digital dalam toko dan media retail network yang meningkat menjadi 43% global (42% di Asia Pasifik). Zebra juga baru saja mengakuisisi Elo, yang menyediakan solusi bagi perusahaan retail untuk membangun media retail network mereka sendiri dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

“Pembeli pantas mendapatkan pengalaman terbaik berbelanja di toko modern. Selain memberikan penawaran yang menarik dan menyediakan produk yang diinginkan pembeli, perusahaan retail perlu meningkatkan ketersediaan koneksi yang penting dan pengalaman yang mulus,” imbuh Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies.

Dengan solusi retail yang canggih seperti ET401 Tablet, WS301 Wearable Mobile Computer, DS82 Series Scanner, TC22R integrated handheld RFID reader and FXP20 POS fixed RFID reader, Zebra berkomitmen untuk membantu perusahaan retail membangun kepercayaan, meningkatkan loyalitas pembeli, dan tetap kompetitif di tengah perubahan lanskap industri retail.

BACA JUGA:  IndiHome Hadirkan Ultra Mesh Wi Fi untuk Rumah Banyak Sekat & Kamar
Tags: Agentic AIAIGenerative AIRetail TechnologyZebra Technologies
Previous Post

Garmin Rilis Sonar 360 Derajat dengan Spy Pole, Bantu Pemancing Lacak Ikan Lebih Akurat

Next Post

Predator Hadirkan Helios 16 AI, Laptop ‘AI Monster’ untuk Creator dan Gaming Generasi Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OpenAI Bagikan 50 Cara Penggunaan ChatGPT untuk Mahasiswa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motorola Moto E14, Smartphone Terjangkau Berbasis Android Go Edition

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto