Seiring penggunaannya yang kian berkembang dan fleksibel, banyak pengguna yang kini mengandalkan laptop untuk berbagai kebutuhan multitasking, mulai dari gaming, AI, editing, hingga aktivitas kerja harian dengan mobilitas tinggi. Selain itu, laptop juga semakin sering dibawa berpergian dan digunakan dalam situasi yang lebih dinamis, termasuk penggunaan intensif tanpa selalu terhubung ke charger.
Menariknya, durability dan proteksi perangkat juga mulai menjadi perhatian tambahan, terutama karena laptop semakin sering digunakan berpindah-pindah tempat dan dalam intensitas penggunaan yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
Memenuhi kebutuhan konsumen tersebut, Acer menghadirkan pengalaman penggunaan laptop yang lebih “worry-free”. Hal ini dibuktikan pada sesi pengujian real-life dalam livestream Marapthon Season 3 bersama Denny Sumargo dan AAA Clan yang berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026.
Dalam sesi tersebut, beberapa laptop Acer diuji langsung melalui berbagai skenario penggunaan ekstrem dan spontan, di antaranya:
• Denny Sumargo & Reza Arap melakukan durability test seperti dijatuhkan dan diinjak pada laptop Acer TravelMate P6 AI
• AI workload, editing, dan multitasking tanpa VGA tambahan pada Acer Swift Go 14 AI
• Mencoba penggunaan AI Engine, sebuah aplikasi AI yang dihadirkan pada Acer Swift Go 14 AI
• Gaming tanpa charger untuk melihat stabilitas performa mobile serta teknologi pendingin pada Predator Helios Neo 16S AI
Melalui pengujian ini, Acer menunjukkan bahwa pengguna sekarang tidak hanya mencari performa tinggi, tetapi juga perangkat yang tetap nyaman digunakan tanpa rasa khawatir saat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain performa dan durability, after-sales service merupakan pertimbangan penting bagi pengguna laptop, khususnya untuk penggunaan jangka panjang dan intensif. Acer menghadirkan layanan 3 tahun garansi dan Acer Accidental Damage Protection (AADP) sebagai perlindungan tambahan terhadap berbagai risiko penggunaan sehari-hari.
“Kalau misalkan usernya beli produk Acer, terus kalau ada ‘apa-apa’ (kejadian apa-apa) tetap ada coverage waranty-nya, ada 3 tahun spare part dan 3 tahun service,” jelas Matius John Tirtawirya, Product Manager Acer Indonesia.
Sekilas mengenai Predator Helios Neo 16S AI (PHN16S-I51) salah satu produk yang diuji pada ajang Marapthon Season 3, ini merup-akan laptop gaming tipis yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna modern yang menggabungkan gaming dan workflow kreatif berbasis AI.
Ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series 3 dan GPU hingga RTX 5060 115 W, memastikan performa gaming tetap optimal bahkan untuk game AAA terbaru, dengan frame rate stabil tanpa throttling. Dalam bodi setipis 18,9 mm, perangkat ini menawarkan kombinasi performa tinggi dan portabilitas yang jarang ditemukan di kelasnya.
Seperti dikatakan John, untuk memberikan ketenangan lebih bagi pengguna, Acer melengkapi Predator Helios Neo 16S AI dengan perlindungan menyeluruh berupa garansi suku cadang dan servis selama 3 tahun, layanan onsite selama 3 tahun, serta Accidental Damage Protection. Dengan kombinasi performa, portabilitas, dan perlindungan jangka panjang, perangkat ini menjadi investasi yang relevan bagi kreator dan gamer yang menginginkan satu perangkat untuk segala kebutuhan.
Predator Helios Neo 16S AI (PHN16S-I51) Intel Core Ultra Series 3 processors terbaru sudah tersedia di seluruh jaringan offline Acer di seluruh Indonesia, mulai dari Rp 34.999.000.














