ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Intel Integrasikan Agentic AI dengan Intel Xeon 6+, Teknologi Jaringan, dan Sistem AI

Fauzi
4 June 2026 | 13:46
rubrik: Product
Intel Luncurkan Prosesor Xeon 6 untuk Solusi AI dan Jaringan Terdepan
Share on FacebookShare on Twitter

Intel belum lama ini mengumumkan serangkaian inovasi terbaru untuk data center, termasuk prosesor Intel Xeon 6+ generasi terbaru, ekspansi portofolio Ethernet Seri 800 yang menampilkan controller dan adapter jaringan Intel Ethernet E835, serta perkembangan berkelanjutan pada roadmap akselerator AI, termasuk update terkait Crescent Island.

Secara keseluruhan, perkembangan ini menandai pergeseran arah industri yang jelas: seiring dengan transformasi AI yang kian bersifat agentic, CPU kembali memegang posisi sentral dalam infrastruktur AI modern. Dengan menempatkan Xeon sebagai control plane, Intel menerapkan pendekatan berbasis sistem untuk mengoptimalkan performa dan efisiensi dalam skala besar, melalui platform yang dirancang khusus untuk beban kerja agentic AI yang menuntut efisiensi tinggi dalam aspek orkestrasi, pergerakan data, dan inferensi berkelanjutan di lingkungan data center dan jaringan.

“Skalabilitas AI tidak dapat dicapai hanya melalui komponen-komponen yang terpisah—AI membutuhkan sistem yang terkoordinasi secara utuh,” ujar Kevork Kechichan, Executive Vice President dan General Manager Intel Data Center Group.

“Ketika AI berkembang menjadi lebih agentic, tantangan utama bergeser ke aspek orkestrasi, konkurensi, dan pergerakan data. Pergeseran tersebut memperkuat realitas fundamental bahwa CPU tetap menjadi control plane bagi infrastruktur AI modern. Melalui integrasi Xeon 6+ dan Ethernet E835, kami menyatukan komputasi dan jaringan secara lebih erat untuk mengeliminasi hambatan, serta memungkinkan penskalaan alur kerja agentic nyata secara efisien dan aman,” lanjut Kevork.

Memperkenalkan Prosesor Intel Xeon 6+
Prosesor Intel Xeon 6+ memperluas lini keluarga Xeon 6 dengan fokus utama pada kerapatan performa (performance density), efisiensi daya, dan skala operasional untuk beban kerja yang bersifat cloud-native, berbasis agentic AI, serta beban kerja yang membutuhkan jaringan berintensitas tinggi. Dibangun dengan teknologi Intel 18A—yang menandai penggunaan pertama arsitektur ini pada CPU data center— Intel Xeon 6+ dirancang khusus untuk mempertahankan performa yang konsisten di bawah batasan daya yang nyata, guna memenuhi kebutuhan orkestrasi, konkurensi, dan pergerakan data yang semakin kompleks pada era agentic AI yang tengah berkembang.

Dioptimalkan untuk lingkungan yang mengutamakan indikator watt per rak (watts per rack), throughput per core, dan prediktabilitas latensi, Xeon 6+ menitikberatkan pada aspek performa scale-out. Keunggulan ini memberikan ruang bagi beban kerja AI baru tanpa memerlukan perombakan infrastruktur data center yang disruptif.

Beberapa keunggulan utama meliputi:

BACA JUGA:  Lebih Mutakhir dari GenAI, Multipolar Technology Ungkap Kekuatan Agentic AI

• Hingga 288 Efficient-cores, menghadirkan performa hingga 2,5 kali lipat lebih tinggi1 dibanding generasi sebelumnya, serta efisiensi performa per thread per watt yang 45% lebih baik2 dibandingkan kompetitor. Fitur ini memfasilitasi tingkat konkurensi yang tinggi dan responsivitas yang kuat untuk beban kerja cloud-native, telekomunikasi, dan berbasis agentic AI.
• Memori DDR5 12-channel dengan bandwidth yang dapat diskalakan untuk mendukung sistem berkerapatan tinggi.
• 96 jalur PCIe Gen 5 serta dukungan Compute Express Link (CXL) untuk mempercepat pergerakan data di seluruh infrastruktur yang heterogen.
• Intel Application Energy Telemetry (AET) memungkinkan telemetri aktivitas dan energi CPU secara real-time pada tingkat beban kerja, yang meningkatkan transparansi konsumsi energi secara spesifik sejak perilisan prosesor Intel Xeon 6+.
• Konsolidasi server hingga rasio 9:13, mengurangi footprint serta total biaya kepemilikan (TCO) secara signifikan jika dibandingkan dengan Intel Xeon Generasi ke-2.
• Keamanan yang ditanamkan langsung di silikon, termasuk komponen Intel SGX dan Intel TDX, untuk mendukung penerapan komputasi rahasia (confidential computing) dan lingkungan multi-tenant.

Prosesor Intel Xeon 6+ sudah diuji coba dalam infrastruktur jaringan telekomunikasi dan dikonfigurasi ke dalam sistem data center melalui platform yang tersedia di seluruh ekosistem. Ini mencakup server, perangkat jaringan, dan solusi terintegrasi yang dikembangkan dan digunakan oleh ASUS, Dell Technologies, Ericsson, GIGABYTE, HPE, Lenovo, Supermicro – dan lainnya yang mengembangkan Xeon 6+ saat ini.

Portofolio yang kian berkembang ini mencerminkan pendekatan Intel yang berorientasi sistem—menyediakan infrastruktur siap pakai untuk menjalankan, menskalakan, dan mengorkestrasi beban kerja agentic AI pada arsitektur x86. Dipadukan dengan platform Xeon komplementer yang dioptimalkan untuk throughput berkerapatan tinggi dan kinerja single thread, pelanggan dan mitra Intel dapat menyeimbangkan aspek efisiensi dan responsivitas dengan mendistribusikan beban kerja di seluruh ekosistem hardware dan software yang terbukti, luas, dan mature.

Intel Ethernet E835: Solusi Jaringan Berkinerja Tinggi untuk Infrastruktur Generasi Baru
Seiring dengan meningkatnya skala beban kerja AI, cloud, dan komputasi terdistribusi, sektor jaringan kini menjadi faktor penentu yang penting bagi kinerja dan efisiensi infrastruktur secara keseluruhan. Controller dan adapter jaringan Intel Ethernet E835 dirancang khusus untuk menghadirkan konektivitas berkinerja tinggi dan hemat daya pada lingkungan data center modern, enterprise, edge, dan AI.

BACA JUGA:  Xiaomi Luncurkan Mi Credit di Indonesia

Intel Ethernet E835 menawarkan skalabilitas dan efisiensi yang dibutuhkan oleh infrastruktur generasi berikutnya dengan tetap mempertahankan rasio performa per watt yang unggul di industri. Dirancang untuk implementasi virtualisasi berkepadatan tinggi, E835 membantu menekan konsumsi energi dan biaya operasional tanpa mengorbankan throughput maupun keandalan sistem.

Beberapa keunggulan utama meliputi:

• Konektivitas Fleksibel: Menghasilkan kapasitas throughput sebesar 200 GbE melalui berbagai konfigurasi controller dan adapter yang mendukung kecepatan data mulai dari 10GbE hingga 200GbE. Seri 835 ini mendukung spektrum konfigurasi port yang luas, mencakup 2x25GbE, 4x25GbE, 2x100GbE, dan 1x200GbE, dengan opsi konfigurasi tambahan yang diaktifkan melalui Intel Ethernet Port Configuration Tool (EPCT).
• Efisiensi Daya yang Terunggul di Industri: Dirancang untuk mencapai performa per watt yang tinggi, adapter jaringan Intel E835-CQDA2 memberikan performa per watt hingga 1,9 kali lipat lebih tinggi dibandingkan produk setara seperti NVIDIA ConnectX-6 DX (CX614106A) dan 1,4 kali lipat lebih tinggi daripada Broadcom BCM957508-P2100G, sehingga mampu meminimalkan konsumsi energi dan biaya operasional pada lingkungan terdistribusi modern.*
• Optimasi Jaringan: Mengimplementasikan teknologi RDMA (RoCEv2/iWARP) untuk mengurangi penggunaan CPU dan memaksimalkan efisiensi, serta fitur Dynamic Device Personalization untuk merampingkan pemrosesan paket data dan meningkatkan performa aplikasi.
• Keamanan & Manajemen: Mengintegrasikan Hardware Root of Trust dan SPDM yang terverifikasi dengan sistem manajemen berbasis DMTF untuk menjamin operasional yang aman dan deterministik.
• Kompatibilitas Luas: Mendukung berbagai sistem operasi utama termasuk Linux, ESXi, dan Windows.
• Siklus Hidup 10+ Tahun: Dirancang dengan jaminan keandalan dan support jangka panjang.

Didukung secara luas oleh para pemimpin industri—termasuk Cisco, Dell, HPE, Lenovo, dan Supermicro—Intel Ethernet E835 menyediakan struktur jaringan yang efisien dan mudah dikelola. Mulai dari pelatihan AI hingga layanan cloud enterprise, E835 menghadirkan skalabilitas, keandalan, dan fitur efisiensi tinggi yang esensial bagi arsitektur jaringan generasi mendatang.

Harga dan ketersediaan bervariasi tergantung konfigurasi, dengan harga yang direkomendasikan di intel.com/ethernet.

Performa Lebih Baik untuk Entry Server UKM
Intel juga mengumumkan ketersediaan secara umum opsi 12-core baru dalam lini keluarga prosesor Intel Xeon 6300 untuk kategori entry-level server. Inovasi ini untuk pertama kalinya menembus batas kapasitas platform yang sebelumnya terbatas pada konfigurasi 8-core. Penambahan jumlah core ini memberikan daya komputasi dan fleksibilitas yang lebih besar guna mengakomodir beban kerja UKM yang terus berkembang, tanpa memerlukan penggantian platform dasar.

BACA JUGA:  Ajak Anak Berani Belajar Numerasi, Telkomsel dan INA AI Hadirkan Paket Bundel Sacred Octagon

Tersedia mulai hari ini melalui OEM utama, prosesor Xeon 6300 12-core ini kompatibel secara langsung dengan desain server entry-level yang sudah ada, sehingga memungkinkan proses upgrade yang cepat dan hemat biaya.

Crescent Island: Membangun Momentum dalam Inferensi AI
Untuk memenuhi demand terhadap agentic AI yang terus meningkat, kapasitas memori, bandwidth, dan efisiensi energi kini muncul sebagai faktor pembeda yang penting selain performa. Dirancang secara khusus untuk menjawab kebutuhan tersebut, GPU data center generasi berikutnya dari Intel, dengan nama sandi Crescent Island, yang dibangun di atas arsitektur Xe 3P, memperluas kapabilitas arsitektur Xe yang telah teruji, dengan menghadirkan peningkatan efisiensi dan rasio performa per watt yang lebih baik, sembari mempertahankan kompatibilitas software yang luas untuk beban kerja AI modern.

Berbekal memori LPDDR5x, Intel Crescent Island menghadirkan kapasitas memori hingga 480 GB untuk menangani beban kerja skala besar dan padat token secara efisien, sekaligus menekan total biaya kepemilikan. Desain PCIe berdaya efisien 350W dengan sistem pendingin udara ini memungkinkan penskalaan performa yang sangat efisien untuk implementasi agentic AI dengan rasio performa per watt yang tangguh.

Dengan memanfaatkan basis instalasi arsitektur Xe lintas generasi, Intel Crescent Island dirancang untuk beban kerja AI masa depan melalui dukungan terhadap spektrum tipe data yang luas dan format penyesuaian skala mikro (microscaling format), mulai dari format bawaan FP4/MXFP4 hingga FP64. Hal ini juga termasuk dukungan untuk operasi AI tingkat lanjut dan optimalisasi kapasitas memori dan skalabilitas sistem.

Rangkaian software AI terprogram yang bersifat terbuka dari Intel mendukung platform komputasi heterogen yang dirancang untuk meminimalkan friksi. Langkah ini mempermudah penerapan AI dalam skala besar dengan menyediakan dukungan model siap pakai melalui pendekatan yang mengutamakan upstream. Dibangun di atas fondasi arsitektur Xe yang sama, Intel Arc Pro Series menyediakan platform pengembangan yang ideal bagi para developer untuk membangun, memvalidasi, dan mengoptimalkan beban kerja pada hardware yang familiar, yang kemudian dapat diterapkan secara mulus pada platform Crescent Island berkat jaminan kompatibilitas pada versi yang lama maupun lebih baru (forward and backward).

Tags: Agentic AIAIintelIntel Ethernet E835Intel Xeon 6+
Previous Post

BSSN Dorong Ikasara Jadi Garda Pemikiran Hadapi Ancaman Siber

Next Post

Perkuat Sinergi dengan Komdigi, BP Batam Dorong Penguatan Komunikasi Publik dan Transformasi Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Umumkan Core Compute Regions Baru, Jaringan Cloud Akamai Paling Tersebar di Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intel Integrasikan Agentic AI dengan Intel Xeon 6+, Teknologi Jaringan, dan Sistem AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto