ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Kiat Membuat CV yang Tangguh dan Aman dengan Bantuan AI

Fauzi
16 October 2026 | 13:27
rubrik: Tips & Trick
Kiat Membuat CV yang Tangguh dan Aman dengan Bantuan AI

Image: Kaspersky

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh pusat riset pasar Kaspersky pada bulan Maret 2026, 90% responden menggunakan perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI), dan satu dari setiap lima pengguna secara aktif memanfaatkan AI dalam kegiatan mencari kerja.

Meskipun AI populer dan memudahkan penyelesaian berbagai tugas, perannya dalam proses rekrutmen memicu perdebatan. Sebagian pihak berpendapat bahwa AI menawarkan keuntungan besar, seperti menyesuaikan resume untuk setiap lowongan dan menyisipkan kata kunci yang tepat agar lolos sistem penyaringan otomatis. Di sisi lain, ada kekhawatiran bahwa ketergantungan pada AI dapat menghasilkan bahasa yang terlalu umum dan menghilangkan sentuhan personal.

Untuk membantu pencari kerja menjadikan AI sebagai asisten, Kaspersky memberikan panduan praktis tentang cara meningkatkan kualitas CV dengan bantuan AI, sembari tetap menjaga keamanan dan keaslian data.

1.Prioritaskan keamanan data Anda
Sebelum mengirimkan resume ke chatbot, pastikan untuk menghapus semua informasi rahasia, seperti nama, nomor telepon, alamat rumah, surel, nama perusahaan, maupun hasil pindai dokumen apa pun. Setiap model bahasa yang Anda gunakan dilatih berdasarkan data yang Anda berikan; artinya, selalu ada risiko informasi Anda secara tidak sengaja terekspos kepada pengguna lain.

Oleh karena itu, sebelum menggunakan chatbot, periksa pengaturannya dan nonaktifkan opsi yang mengizinkan AI untuk mempelajari kueri Anda. Pastikan juga layanan tersebut memiliki kebijakan privasi yang komprehensif. Ingat aturan emas ini: jangan pernah memasukkan apa pun ke dalam chatbot jika Anda tidak ingin informasi tersebut secara tidak sengaja muncul di internet.

2.Bersiaplah bahwa resume Anda mungkin dievaluasi oleh AI
Sebagian besar perusahaan berskala besar dan menengah telah menggunakan Applicant Tracking System (ATS)—perangkat lunak SDM yang mengumpulkan dan menyortir lamaran kandidat. Sistem ATS modern dan platform SDM lainnya kini semakin banyak mengintegrasikan perangkat AI untuk melacak dan menyaring setiap CV yang masuk secara otomatis.

BACA JUGA:  Resmi! Konami dan PSSI Umumkan Lisensi Timnas Indonesia di eFootball

Namun, meskipun CV Anda lolos penyaringan awal oleh AI, pihak HR tetap akan meninjaunya secara manual. Gaya penulisan yang dihasilkan oleh AI bisa saja memberikan kesan yang kurang baik bagi perekrut manusia. Jadi, meskipun Anda boleh menyesuaikan resume agar lolos sistem AI, sangat disarankan untuk tetap mengutamakan pembaca manusia saat menyusunnya.

3.Anggap AI sebagai penyunting, bukan penulis
Mulailah dengan menyusun draf resume Anda sendiri, dengan menonjolkan poin-poin yang menurut Anda paling penting. Setelah itu, barulah gunakan AI untuk membantu penyuntingan. Dalam konteks ini, AI sebaiknya berperan sebagai editor yang menyempurnakan pilihan kata, memperbaiki struktur, serta menonjolkan pengalaman yang relevan dengan posisi pekerjaan tertentu. Jika tidak, hasil akhirnya mungkin justru berisi frasa klise atau gambaran yang tidak akurat mengenai keterampilan dan pengalaman Anda.

4.Periksa kembali resume sebelum mengirimkannya kepada perekrut
Periksa aspek privasi dalam CV Anda—hapus detail pribadi yang tidak perlu dan pastikan tidak ada informasi yang dilindungi oleh perjanjian kerahasiaan (NDA). Tingkatkan keterbacaan dokumen: pastikan penggunaan judul, penanggalan, dan urutan bagian sudah tepat, serta gunakan format file DOCX atau PDF tanpa grafis yang rumit. Perhatikan akurasi—tinjau setiap klaim yang dibuat dan pertimbangkan apakah Anda dapat mempertanggungjawabkannya saat wawancara, karena AI terkadang bisa melebih-lebihkan pernyataan tertentu.

“Alat bantu penulisan berbasis AI sangat berguna untuk menyusun dan memoles konten, namun kita harus ingat bahwa chatbot publik pada dasarnya adalah ‘penyerap data’. Memasukkan riwayat karier lengkap, detail kontak, atau pencapaian yang dilindungi oleh NDA ke dalam platform AI eksternal berarti menyerahkan kendali atas bagaimana informasi sensitif tersebut disimpan, diproses, atau bahkan berisiko terekspos dalam model pelatihan AI di masa depan. Sebaiknya perlakukan AI sebagai mitra diskusi untuk analisis—manfaatkan untuk membantu pengaturan format dan menemukan celah dalam struktur, sembari memastikan bahwa detil profesional Anda tetap autentik dan data pribadi Anda tetap tersimpan secara offline,” ujar Lama Saqquor, pakar keamanan dan privasi di Kaspersky, dalam keterangan resminya, Jumat (16/10/2026).

BACA JUGA:  Tencent Cloud Perluas Rangkaian Solusi Agen AI Internasionalnya ke Indonesia
Tags: AICVGenerative AIKaspersky
Previous Post

TODAK Throne 2.0, Kursi Gaming dengan Fitur Ergonomis

Next Post

Perkuat Layanan Pelanggan di Sulsel, XLSMART Buka Tiga XL Center Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lewat Pesta Hadiah IMPoin, IM3 Tebar 2.026 Hadiah Termasuk Grand Prize Mobil Listrik BYD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadiri Asean Meeting, BSSN Dorong Penguatan Ketahanan Siber Kawasan Regional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TODAK Throne 2.0, Kursi Gaming dengan Fitur Ergonomis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Tata Kelola, Pelindo Dukung Digitalisasi Data Koperasi TKBM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto