ItWorks.id- PTPN I terus mengintensifkan transformasi digital. Dalam transformasi tersebut, aspek kolaborasi sangat dipentingkan.
Hal itu dikatakan oleh Co Head Digital Transformation Office Fungsi Tata Kelola dan Pengembangan TI PTPN I, Wisnuaji Gagat P., dalam presentasi untuk Dewan Juri Top Digital Awards 2026, melalui Zoom (19/10/2026).
Wisnuaji mengatakan bahwa transformasi tersebut pun mengacu kepada visi dan misi PTPN I.Visi tersebut adalah ‘menjadi perusahaan agribisnis terdiversifikasi yang unggul dan berdaya saing global’.
Adapun misi itu yakni berikut ini: menyediakan produk yang berkualitas bagi pelanggan; meningkatkan kapabilitas proses kerja yang unggul (operational excellence) dan pemanfaatan aset yang optimal untuk memberikan imbal hasil (return) yang terbaik.
Lalu, menciptakan lingkungan budaya kerja terbaik untuk mewujudkan kontribusi optimal dari setiap karyawan; meningkatkan peran sebagai agent of development melalui kegiatan bisnis yang berwawasan lingkungan, dengan tata kelola perusahaan yang baik.
Wisnuaji memberikan contoh konkret kolaborasi itu di level manajemen puncak (top management). Dalam hal itu, kolaborasi antara direksi-komisaris-divisi TI, selalu diparalelkan dengan kebutuhan perusahaan tersebut.
Secara struktur organisasi, PTPN I pun punya head of transformation digital yang bertanggung jawab langsung ke direktur operasional.Transformasi digital di PTPN I, Wisnuaji menjelaskan lebih lanjut, berperan sebagai enabler bisnis. Transformasi digital diharapkan menyediakan data lebih baik. Dalam hal itu, data tersebut bisa membantu pengendalian dan pengambilan keputusan bisnis.
Pada saat ini, transformasi digital di PTPN I bertolak dari sebuah peta jalan (road map) untuk periode 2024-2029. Peta jalan tersebut menjadi acuan untuk menentukan prioritas berdasarkan kebutuhan bisnis. Prioritas tersebut pun didasarkan kesiapan implementasi.
PTPN I, pada saat ini, sudah mengintegrasikan digitalisasi dengan proses bisnis. “Sehingga, ada dampak yang bersifat menyeluruh dari digitalisasi tersebut,” Wisnuaji menjelaskan.
Pada kesempatan yang sama, Co Head Digital Transformation Office Fungsi Pemetaan dan GIS PTPN I, Angga Christiansyah, menjelaskan sejumlah hal tentang TI di perusahaan tersebut. Ia antara lain menjelaskan bahwa perusahaan tersebut sudah punya web GIS.
Web GIS tersebut merupakan platform terintegrasi untuk pengelolaan data spasial perkebunan secara akurat, cepat, serta bersifat real time.Web GIS tersebut didukung oleh sejumlah teknologi lain. Itu adalah teknologi drone dan citra satelit. “Juga, ada analisis spasial untuk mengambil keputusan bisnis berbasis data,” kata Angga. (Penulis: A Dhito).














