ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

ITSEC Asia dan Komdigi Gelar AICX 2026, Perkuat Keamanan Siber dan Ekosistem AI Indonesia

Fauzi
21 October 2026 | 11:36
rubrik: Event
ITSEC Asia dan Komdigi Gelar AICX 2026, Perkuat Keamanan Siber dan Ekosistem AI Indonesia

Foto: ITSEC Asia

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – PT ITSEC Asia Tbk menyelenggarakan AICX 2026 bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Selasa, 20 Oktober 2026, di Bali Beach Convention, Sanur.

Forum yang menjadi bagian dari Bali Tech Week 2026 ini dihadiri lebih dari 600 peserta dan 25 pembicara nasional dan internasional dari pemerintah, regulator, pimpinan perusahaan, praktisi teknologi, dan akademisi.

Serangan siber yang melumpuhkan layanan dan mengganggu operasional bisnis terjadi di saat AI mempercepat perubahan teknologi. Kemampuan mengantisipasi ancaman, menjaga operasional tetap berjalan, dan memulihkan sistem karenanya semakin mendesak, baik bagi pemerintah maupun dunia usaha. Forum bertema “AI, Cyber & Quantum: Indonesia’s Next Chapter” mengumpulkan ketiga pihak dalam satu ruang untuk menjawab kebutuhan itu.

AICX berkembang dari ITSEC Cybersecurity & AI Summit, yang tahun lalu mempertemukan pembuat kebijakan, pemimpin bisnis, dan pakar dari seluruh ASEAN. Tahun ini forum digelar bersama Komdigi dan menyatukan AI dan keamanan siber dalam satu pembahasan. Pembuat kebijakan mendengar langsung tantangan yang dihadapi industri, pemimpin bisnis mengambil keputusan teknologi dan investasi yang lebih tepat, dan akademisi serta pakar membandingkan pendekatan satu sama lain.

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan bahwa keputusan terkait teknologi kini memiliki konsekuensi yang semakin luas terhadap daya saing perusahaan, ketahanan operasional dan kepentingan nasional. Menurutnya, para pemimpin perlu melihat perkembangan AI dan keamanan siber sebagai bagian dari keputusan strategis yang mempengaruhi keberlangsungan bisnis dan kesiapan Indonesia menghadapi perubahan teknologi.

“Keputusan yang dibuat oleh para pemimpin hari ini akan menentukan posisi organisasi mereka dalam beberapa tahun ke depan. AI mengubah cara bisnis beroperasi, sementara ancaman siber dan perkembangan teknologi baru turut mengubah risiko yang harus mereka hadapi. Kita perlu memastikan bahwa diskusi di tingkat pimpinan menghasilkan keputusan yang jelas mengenai prioritas, investasi dan kemampuan yang diperlukan dalam menghadapi era AI. AICX menjadi tempat untuk mempertemukan perspektif tersebut dan mendorong langkah yang lebih terarah,” ujar Patrick.

Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, menyampaikan paparan mengenai kedaulatan digital Indonesia serta hubungan antara AI dan keamanan siber, mewakili Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2022: Selain Implementasi Solusi IT, BPR Bank Bapas 69 juga Bangun Digital Culture

“Keamanan siber harus menjadi fondasi bagi inovasi dan adopsi AI, yang didukung oleh investasi berkelanjutan dalam sumber daya manusia, infrastruktur dan teknologi. Indonesia perlu memperkuat kapasitas talenta digital serta membangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, industri, akademisi dan masyarakat sipil. Melalui AICX 2026, kita dapat menyelaraskan prioritas, mengubah dialog menjadi kemitraan nyata serta mengembangkan solusi terpercaya yang menjawab kebutuhan Indonesia sekaligus berkontribusi bagi kawasan,” ujar Edwin.

Slamet Aji Pamungkas, Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), turut menyampaikan paparan mengenai peran keamanan siber dalam memperkuat ketahanan nasional, mewakili Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi.

“Kita dapat berbicara tentang AI, transformasi digital, inovasi dan masa depan teknologi. Namun, semua ambisi tersebut tidak akan dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa keamanan siber. Aspek keamanan harus menjadi bagian dari setiap tahap pengembangan digital, mulai dari sistem yang kita rancang hingga teknologi yang kita adopsi. Ini adalah tanggung jawab bersama yang tidak dapat ditangani oleh satu institusi saja. Pemerintah, industri, akademisi dan masyarakat harus bekerja sama untuk memperkuat ketahanan siber Indonesia serta memastikan kemajuan digital kita berlangsung secara aman dan berkelanjutan,” ujar Slamet.

Sejumlah pembicara dari sektor pemerintahan, jasa keuangan, teknologi dan akademisi turut membahas tantangan penerapan AI di perusahaan, tata kelola inovasi keuangan digital serta kesiapan sistem keamanan menghadapi perkembangan komputasi kuantum. Diskusi tersebut menyoroti kebutuhan organisasi untuk memahami dampak teknologi terhadap proses bisnis, sistem perlindungan informasi dan kemampuan operasional dalam jangka panjang.

Pengembangan talenta menjadi agenda lain yang dibahas dalam forum. Perwakilan industri dan organisasi terkait mendiskusikan kebutuhan tenaga profesional dengan kompetensi AI dan keamanan siber untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Para pembicara juga mengangkat peran kebijakan, media dan sektor swasta dalam membentuk pemahaman publik serta mendorong penerapan AI di Indonesia.

Melalui AICX 2026, ITSEC Asia mempertemukan para pengambil keputusan dan praktisi untuk membahas tantangan yang berada di persimpangan AI, keamanan siber dan teknologi kuantum. Forum ini menjadi ruang pertukaran perspektif mengenai prioritas yang perlu diperhatikan Indonesia dalam memperkuat kapasitas teknologi, melindungi kepentingan digital nasional dan mempersiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi perubahan yang akan datang.

BACA JUGA:  Anker Hadirkan Dua Powerbank Seri Zolo

PT ITSEC Asia Tbk menyelenggarakan AICX 2026 bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Selasa, 20 Oktober 2026, di Bali Beach Convention, Sanur.

Forum yang menjadi bagian dari Bali Tech Week 2026 ini dihadiri lebih dari 600 peserta dan 25 pembicara nasional dan internasional dari pemerintah, regulator, pimpinan perusahaan, praktisi teknologi, dan akademisi.

Serangan siber yang melumpuhkan layanan dan mengganggu operasional bisnis terjadi di saat AI mempercepat perubahan teknologi. Kemampuan mengantisipasi ancaman, menjaga operasional tetap berjalan, dan memulihkan sistem karenanya semakin mendesak, baik bagi pemerintah maupun dunia usaha. Forum bertema “AI, Cyber & Quantum: Indonesia’s Next Chapter” mengumpulkan ketiga pihak dalam satu ruang untuk menjawab kebutuhan itu.

AICX berkembang dari ITSEC Cybersecurity & AI Summit, yang tahun lalu mempertemukan pembuat kebijakan, pemimpin bisnis, dan pakar dari seluruh ASEAN. Tahun ini forum digelar bersama Komdigi dan menyatukan AI dan keamanan siber dalam satu pembahasan. Pembuat kebijakan mendengar langsung tantangan yang dihadapi industri, pemimpin bisnis mengambil keputusan teknologi dan investasi yang lebih tepat, dan akademisi serta pakar membandingkan pendekatan satu sama lain.

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan bahwa keputusan terkait teknologi kini memiliki konsekuensi yang semakin luas terhadap daya saing perusahaan, ketahanan operasional dan kepentingan nasional. Menurutnya, para pemimpin perlu melihat perkembangan AI dan keamanan siber sebagai bagian dari keputusan strategis yang mempengaruhi keberlangsungan bisnis dan kesiapan Indonesia menghadapi perubahan teknologi.

“Keputusan yang dibuat oleh para pemimpin hari ini akan menentukan posisi organisasi mereka dalam beberapa tahun ke depan. AI mengubah cara bisnis beroperasi, sementara ancaman siber dan perkembangan teknologi baru turut mengubah risiko yang harus mereka hadapi. Kita perlu memastikan bahwa diskusi di tingkat pimpinan menghasilkan keputusan yang jelas mengenai prioritas, investasi dan kemampuan yang diperlukan dalam menghadapi era AI. AICX menjadi tempat untuk mempertemukan perspektif tersebut dan mendorong langkah yang lebih terarah,” ujar Patrick.

Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, menyampaikan paparan mengenai kedaulatan digital Indonesia serta hubungan antara AI dan keamanan siber, mewakili Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.

BACA JUGA:  Kaspersky Ungkap Adanya Penipuan Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI

“Keamanan siber harus menjadi fondasi bagi inovasi dan adopsi AI, yang didukung oleh investasi berkelanjutan dalam sumber daya manusia, infrastruktur dan teknologi. Indonesia perlu memperkuat kapasitas talenta digital serta membangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, industri, akademisi dan masyarakat sipil. Melalui AICX 2026, kita dapat menyelaraskan prioritas, mengubah dialog menjadi kemitraan nyata serta mengembangkan solusi terpercaya yang menjawab kebutuhan Indonesia sekaligus berkontribusi bagi kawasan,” ujar Edwin.

Slamet Aji Pamungkas, Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), turut menyampaikan paparan mengenai peran keamanan siber dalam memperkuat ketahanan nasional, mewakili Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi.

“Kita dapat berbicara tentang AI, transformasi digital, inovasi dan masa depan teknologi. Namun, semua ambisi tersebut tidak akan dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa keamanan siber. Aspek keamanan harus menjadi bagian dari setiap tahap pengembangan digital, mulai dari sistem yang kita rancang hingga teknologi yang kita adopsi. Ini adalah tanggung jawab bersama yang tidak dapat ditangani oleh satu institusi saja. Pemerintah, industri, akademisi dan masyarakat harus bekerja sama untuk memperkuat ketahanan siber Indonesia serta memastikan kemajuan digital kita berlangsung secara aman dan berkelanjutan,” ujar Slamet.

Sejumlah pembicara dari sektor pemerintahan, jasa keuangan, teknologi dan akademisi turut membahas tantangan penerapan AI di perusahaan, tata kelola inovasi keuangan digital serta kesiapan sistem keamanan menghadapi perkembangan komputasi kuantum. Diskusi tersebut menyoroti kebutuhan organisasi untuk memahami dampak teknologi terhadap proses bisnis, sistem perlindungan informasi dan kemampuan operasional dalam jangka panjang.

Pengembangan talenta menjadi agenda lain yang dibahas dalam forum. Perwakilan industri dan organisasi terkait mendiskusikan kebutuhan tenaga profesional dengan kompetensi AI dan keamanan siber untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Para pembicara juga mengangkat peran kebijakan, media dan sektor swasta dalam membentuk pemahaman publik serta mendorong penerapan AI di Indonesia.

Melalui AICX 2026, ITSEC Asia mempertemukan para pengambil keputusan dan praktisi untuk membahas tantangan yang berada di persimpangan AI, keamanan siber dan teknologi kuantum. Forum ini menjadi ruang pertukaran perspektif mengenai prioritas yang perlu diperhatikan Indonesia dalam memperkuat kapasitas teknologi, melindungi kepentingan digital nasional dan mempersiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi perubahan yang akan datang.

Tags: Agentic AIAIAICX 2026ITSEC AsiaKomdigi
Previous Post

Anker soundcore C50i, Earbuds Open-Ear dengan FlexiClip

Next Post

Lewat Riset, OutSystems Ungkap Ketidaksiapan Perusahaan Kelola AI Agentik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Terapkan Smart City 4.0, Jakarta Jadi Kota Inovatif Berbasis TI

    Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJPH Terus Perkuat Akses Digital, Kejar Target Batas Waktu Wajib Halal Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisa Terhubung ke Smartphone, OMRON Rilis Jajaran Alat Ukur Tekanan Darah Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Penyerang Menyebar Spyware Berkedok Pelanggaran Dari Firma Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto