Google Station bekerjasama dengan FiberStar selaku penyedia jaringan infrastruktur akan tersedia di sejumlah fasilitas publik di Medan, Sumatera Utara di bulan Juli ini.
Fasilitas publik yang akan dilengkapi dengan Google Station antara lain Rumah Sakit Umum (RSU) Dr. Pirngadi, Universitas Medan Area, University HKBP Nommensen, STT Harapan Medan, STMIK Triguna Dharma, dan pusat perbelanjaan Cambridge City Square dan Focal Point Medan.
Google Station merupakan fasilitas wi-fi publik gratis yang tersebar di sejumlah tempat umum seperti rumah sakit, alun-alun kota, lembaga pendidikan (universitas, sekolah), dan taman kota. Hadirnya fasilitas Google Station ini, menjadi bentuk dukungan untuk perkembangan gaya hidup digital yang membutuhkan konektivitas cepat dan stabil.
Tony Keusgen, Managing Director Google Indonesia mengatakan di Indonesia masih banyak ditemukan sulitnya menemukan koneksi internet yang cepat, aman, dan stabil khususnya di luar pulau Jawa. Untuk itu, FiberStar selaku mitra dan penyedia infrastruktur, beserta Google berupaya untuk terus menambah titik-titik keberadaan Google Station.
Baca juga: WiFi Publik Google Station dari FiberStar tersedia di Amanzi WaterPark
“Mengutip data Nielsen, Kota Medan memiliki potensi yang sangat besar. Hingga tahun 2017 terdapat pengguna internet sebanyak 994.000 orang dan terus bertambah. Merupakan sebuah kebanggaan bagi kami dapat turut serta mendukung usaha peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui hadirnya Google Station untuk mempermudah akses informasi. Hal ini juga merupakan bentuk kepedulian kami bagi masyarakat,“ ujar Thomas Dragono, Direktur FiberStar.
Google Station yang resmi diluncurkan pada Agustus 2017 di Jakarta, hingga saat ini dapat dijumpai di Palembang, Bekasi, Depok, Tangerang, Bogor, Bandung, Batang, Surabaya, Bali, dan menyusul bulan ini Kota Medan.
Diharapkan kehadiran fasilitas umum seperti Google Station di Kota Medan ini dapat dimanfaatkan secara bijak dan maksimal oleh masyarakat Medan, serta memberikan dampak yang positif. Selain untuk memudahkan akses informasi, diharapkan juga terjadi peningkatan jumlah masyarakat melek teknologi di Kota Medan khususnya dan ekonomi digital pada umumnya. Untuk menggunakan fasilitas ini, masyarakat hanya cukup memiliki gadget yang kompatibel dan nomor telepon selular valid yang sudah terdaftar.
Baca juga:














