ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Inilah Para Pemenang Kompetisi Roket Air Jawa Barat 2018

Ahmad Churi
9 September 2018 | 18:38
rubrik: E-Gov
Inilah Para Pemenang Kompetisi Roket Air Jawa Barat 2018
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech- Setelah mengikuti Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) Jawa Barat 2018 yang digelar Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-Iptek) Kemenristekdikti bersama Puspa Iptek Sundial, Padalarang-Bandung, selama dua hari pada Sabtu (8/9) dan Minggu (9/9) di di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, dari 266 pelajar  yang mengikuti kompetisi itu, akhirnya enam pelajar dinyatakan sebagai pemenang.

Adapun para pemenang yaitu  Hasnat Ferdiananda (SMP Pasundan 1 Bandung, Juara 1), Retno Dewi Wulandari (SMKN I Losarang Indramayu, Juara 2), Shabrina Nibrasalhuda (SMP Al-Ma’some Jatinangor, Juara 3), Nawal Alifiah HIdayat (SMPIT Asy-Syifa Boarding School Subang, Harapan 1), Nabil Riano Zaky ( SMPIT Asy-Syifa Boarding School Subang, Harapan 2), dan Pricilia Alianda Hud (SMPN 1 Cimahi, Harapan 3)

Sebelumnya, sebanyak 266 orang pelajar yang berasal dari 56 sekolah di Jawa Barat yakni  sekolah  SMP, SMA, dan SMK itu adu keterampilan dalam mendesain roket air dan meluncurkan roket air berdasarkan zona/target sasaran yang jaraknya dari titik luncur sepanjang 50 meter.

Kepala Puspa Iptek Sundial Joko Santoso mengatakan,  “Tahun ini, kami  membatasi jumlah peserta yang ikut berkompetisi. Pasalnya, lokasi untuk kompetisi roket air hanya menampung 260 peserta. Tahun lalu, di Bale Pare Kota Baru Parahyangan bisa menampung hingga 500 peserta,” ujaranya  didampingi Direktur PP-Iptek Mochammad Syachrial Annas.

Keenam pelajar tersebut diputuskan menjadi juara setelah roket air yang mereka buat dari dua botol karbonasi ukuran besar diluncurkan pada Minggu (9/9) . Penilaian berdasarkan kecepatan dan ketepatan saat roket air mendarat di tempat yang sudah ditentukan. Para peserta dinilai berdasarkan skor terbaik dari dua kali peluncuran yaitu jarak terdekat jatuhnya roket terhadap titil pusat target

BACA JUGA:  Berantas Judi Online, Kemenkominfo Evaluasi Sistem Pembayaran Digital

Lebih lanjut Joko Santoso mengaku bersyukur karena setiap tahun minat siswa mengikuti kompetisi ini mengalami peningkatan. Hal tersebut menandakan minat siswa terhadap Iptek mengalami peningkatan. “Penyelenggaran kompetisi roket air ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi peroketan sejak dini kepada generasi muda. Sekaligus dalam rangka penyebarluasan sains dan teknologi secara mudah dan menyenangkan,” tambahnya.

Ditempat yang sama Syachrial Annas mengatakan bahwa di Indonesia saat ini terdapat 23 science center dan rencananya pada 2018-2019 , pihaknya akan menambah empat science center baru yakni d daerah i Sumatera Barat,  NTB, Riau dan Sulawesi Tengah. Idealnya di setiap kabupaten/kota memiliki satu wahana science cente sebagai bagian upaya pengenalan Iptek sejak usia dini.

“Pembangunan science center sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah (Pemda) setempat. Persoalannya, Kepala daerah itu selalu berganti dan ujungnya kebijakannya pun selalu berbeda. Karena kalau kepala daerah yang sekarang setuju pembangunan science center, belum tentu kepala daerah yang menggantikan akan mengikuti atau meneruskan pengelolaan science center tersebut ,” paparnya.

Masih menurut Syachrial, sebenarnya kalau ada satu daerah berinisiatif membangun science center maka pihaknya akan memberikan satu insentif berupa alat peraga sebagai pemicu. Misalnya, PP Iptek Kemenristekdikti memberikan 10 hingga 20 alat kepada daerah yang berminat membangun science center sendiri dan daerah bisa mengembangkan dengan menggandeng pihak swasta. (red/Ju*)

Tags: Kemenristekdikti
Previous Post

Infosys berekspansi di Asia Tenggara membentuk joint venture dengan Temasek

Next Post

Alibaba mengumumkan rencana suksesi Jack Ma

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program BASAibu Raih Penghargaan WSIS Prizes 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Teknologi Layar Quantum Dot, Material Mutakhir yang Diadopsi Samsung QLED

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peneliti: “GoTo Sudah Penuhi Kualifikasi Perlindungan Data Pribadi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Digital Meningkat, Ritel Harus Perkuat Sistem Keamanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto