Jakarta, ItWorks- Event tahunan, LINE Developer Day yang menghadirkan inovasi-inovasi baru kembali digelar. Tahun ini dilaksanakan di Happo-en, Tokyo dengan menghadirkan lebih dari 1000 engineers dari dalam dan luar Jepang untuk mempelajari upaya LINE dalam mengembangkan bidang-bidang teknologi baru dan visi dari LINE untuk masa depan.
Pada acara pembukaan LINE Developer Day 2018 pada (21/11), CTO LINE, Park Eui-vin menekankan dua istilah kunci – “Connect” dan “Mutually Beneficial Ecosystem” – sebagai nilai-nilai yang ingin dicapai oleh LINE melalui pengimplementasian Next LINE. Pada sesi pembukaan ini ia juga menekankan upaya LINE dalam mengembangkan teknologi ArtificiaI Intelligence (AI) dan blockchain.
Dalam rilis yang diterima redaksi baru-baru ini menyebutkan, setiap kepala dari masing-masing layanan memperkenalkan beragam layanan fintech yang sudah disematkan ke dalam platform LINE. Selain itu, juga menyoroti perkembangan teknis LINE selama beberapa tahun ke belakang, rencana perusahaan di masa depan, dan sejumlah topik menarik lain yang berkaitan dengan engineering dari LINE.
Connect merujuk pada tujuan untuk memperkaya ragam kehidupan pengguna dengan memperluas cara teknologi berinteraksi dengan manusia. Tidak hanya menggunakan layanan-layanan daring, konten, dan informasi, tetapi juga melalui beragam perangkat yang bisa digunakan di dunia nyata, seperti pengeras suara dan automobiles.
Mutually Beneficial Ecosystem merujuk pada tujuan untuk menciptakan sebuah ekosistem yang bisa menguntungkan para pengembang, pengguna, dan LINE. Tidak hanya tentang menghasilkan keuntungan melalui APIs, tetapi juga membuat sistem, di mana nilai dan manfaat dari beragam layanan yang disediakan oleh para pengembang dapat dikembalikan kepada para pengguna.
Dalam acara tersebut, LINE juga mengumumkan Clova AI Tech Demo, sebuah situs yang memperkenalkan teknologi AI dari LINE, seperti OCR dan NLU (Pemahaman Bahasa Alami).
Sementara pada sesi Chatbot Engine, para pembicara menjelaskan cara untuk mengintegrasikan teknologi NLU untuk teks dan antarmuka suara yang saat ini belum tersedia di dalam LINE Messaging API. Pada sesi ini juga dijelaskan bagaimana OCR bisa mengenali sejumlah karakter di dalam gambar, kemudian mengopi dan menyalin, serta menerjemahkan teks tersebut (saat ini layanan ini baru tersedia di LINE versi desktop).
Setelah 2019, LINE akan mengembangkan bisnis B2B dengan menyediakan teknologi AI dan lebih banyak lagi teknologi lain kepada para pengembang dan pebisnis pihak luar. (AC)














