Cisco, perusahaan teknologi yang bermarkas di San Jose, California, AS, baru-baru ini meluncurkan SecureX, platform keamanan cloud-native terbarunya. Platform ini hadir untuk memberikan visibilitas yang lebih baik bagi bisnis di seluruh portfolio keamanan mereka melalui analitis dan otomatisasi alur kerja.
Seperti dikatakan Cisco, SecureX akan menyatukan visibilitas ke dalam produk keamanan perusahaan yang sudah ada, termasuk milik Cisco dan provider pihak ketiga. Platform ini dapat menganalisi data lintas endpoint, cloud, jaringan, dan aplikasi, memungkinkan pelanggan mengidentifikasi ancaman dan merespon ancaman dengan lebih efisien.
“SecureX dibangun di atas kerja fundamental yang telah kami lakukan selama 2,5 tahun terakhir, termasuk Cisco Threat Response, pengalaman pengguna yang umum, single sign on, berbagi data yang aman antara on-prem dan cloud, dan banyak lagi,” kata Jeff Reed, SVP of product for for Cisco’s Security Business seperti dilansir ZDNet. “Tapi itu jauh lebih banyak,” selorohnya.
Lebih lanjut Jef Reed mengatakan SecureX menawarkan kemampuan orkestrasi multi-domain dan otomatisasi penuh melalui pendekatan no/low-code dan interface drag-and-drop. Orkestrator platform menggunakan model adapter dan Cisco mengatakan pihaknya sudah memiliki lebih dari 50 adapter untuk keamanan, jaringan, IoT, Cloud, Collaboration, dan data center.
SecureX akan disertakan dengan setiap produk Cisco Security ketika produk tersebut secara umum tersedia pada bulan Juni nanti. (Fauzi)














