JAKARTA, iTech – PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI), anak usaha PT Astra Graphia Tbk (Astragrafia) terus memacu bisnisnya. Unit bisnis yang resmi berdiri sejak Februari 2014 ini, bahkan mematok pertumbuhan pendapatan hingga sebesar 25% pada tahun ini.
“Hingga akhir tahun ini, kami mentargetkan revenue yang didapatkan Astragrafia Xprins Indonesia (AXI) sebesar 25%,” tandas Marketing Division Head AXI Melinda Pudjo, kepada wartawan di Kantor Pusat Astragrafia, Jakarta (15/10).
Menurut dia, AXI merupakan unit bisnis yang fokus pada penyedia solusi layanan alih daya (office services) pencetakan dokumen pelanggan korporasi. Layanan yang ditawarkan AXI adalah integrated end to end document lifecycle service, yang mencakup database maintenance, data capture/imaging/scaning, design & creative service, printing material, print on demand, personalization printing, dan delivery.
Perusahaan ini merupakan penggabungan dua unit bisnis yang ada di bawah naungan Astragrafia, yaitu Xprins dan Layan Gerak. Xprins yang berdiri sejak tahun 1993, perupakan unit bisnis yang secara khusus menangani bisnis pencetakan dokumen, khususnya dokumen transactional atau variable data printing.
Sementara, Layan Gerak yang beroperasi sejak 1994, melayani bisnis jasa pengiriman office supplies, seperti kertas, alat tulis kantor (ATK), juga perangkat kantor lainnya, seperti printer, komputer, notebook, dan lain-lain.
Menurut Melinda, selama ini kedua unit bisnis tersebut (Xprins dan Layan Gerak), mampu memberikan kontribusi bagi pendapatan Astragrafia sebanyak 10% per tahun.
“Kami harapkan, dengan pengabungan tersebut kedua unit bisnis ini, selain menjadi lebih fokus, juga mampu memberikan kontribusi yang berlipat-lipat bagi Astragrafia,” ucap Melinda. EZA













