Jakarta-ItWorks- Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian menjadi Head of Delegation of the Republik of Indonesia dalam 3rd Indonesia-Australia Cyber Policy Dialogue. Dalam kesempatan itu, Hinsa Siburian menyatakan perlunya melanjutkan “Memorandum of Understanding (MoU) on Cyber Cooperation antara Indonesia dengan Australia yang telah berakhir pada 31 Agustus 2020 yang lalu.
Dialog tentang keamanan siber antara dua negara di Kawasan Asia Tenggara tersebut mendiskusikan tentang perkembangan ancaman siber terkini seperti Advanced Persistent Threat, ransomware, botnet, penegakan hukum kejahatan siber serta tindak lanjut kerjasama keamanan siber antara Indonesia dan Australia.
Dalam kesempatan tersebut, Hinsa Siburian menyatakan “Memorandum of Understanding (MoU) on Cyber Cooperation antara Indonesia dengan Australia telah berlangsung sukses selama 2 tahun dan berakhir pada 31 Agustus 2020 yang lalu. Dengan melihat keberhasilan pelaksanaan MoU dan potensi keuntungan bagi kedua negara, pihaknya mendukung untuk lanjutan MoU on Cyber Cooperation periode 2 tahun mendatang.
“Melihat keberhasilan pelaksanaan MoU dan potensi keuntungan bagi kedua negara, Indonesia mendukung lanjutan MoU on Cyber Cooperation periode 2 tahun mendatang dengan tetap menghormati dan menjunjung tinggi kedaulatan negara mitra,” ungkap Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian dilansir dalam rilis pers Humas BSSN, baru-baru ini.
Kegiatan 3rd Indonesia-Australia Cyber Policy Dialogue merupakan kegiatan rutin tahunan tindak lanjut kesepakatan bilateral antara Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Australia pada tahun 2017. Dalam kesempatan tersebut, delegasi Australia dipimpin oleh Ambassador for Cyber Affairs H.E. Tobias Feakin.
Delegasi Indonesia berisi perwakilan BSSN, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan RI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kepolisian RI. Pertemuan pertama dilaksanakan pada 4 Mei 2017 di Australia, pertemuan kedua dilaksanakan pada 3 Agustus 2018 di Jakarta sedangkan pertemuan ketiga tersebut digelar dalam jaringan pada 2 September 2020 dari kantor masing-masing perwakilan. (AC)














