ItWorks- Pemerintah Kota Manado saat ini tengah membangun fasilitas Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk layanan terpadu bagi masyarakat dengan sistem integrasi teknologi informasi yang di targetkan selesai triwulan pertama 2021. Sambil menunggu selesainya proyek ini, saat ini juga telah dioperaikan miniatur MPP di Mal Manado Town Square, yang menyediakan sejumlah pelayanan dalam satu area.
“Saya mengapresiasi upaya ini karena ke depan tantangan layanan yang makin kompleks. Dengan adanya gedung sendiri akan lebih fleksibel menyesuaikan kebutuhan yang menjadi tanggung jawab dari Pemkot Manado ini,” ungkap Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Diah Natalisa dalam kegiatan audiensi dengan Sekretaris Daerah Kota Manado, Micler CS Lakat, (22/09) dilansir Humas Kementerian PANRB, di Jakarta, baru-baru ini.
Ditambahkan, Kementerian PANRB terus mengupayakan peningkatan penyelenggaraan MPP untuk mendorong terintegrasinya berbagai jenis layanan masyarakat. Dengan adanya one stop service area akan membuat masyarakat Manado lebih mudah mendapat pelayanan. “Kami berharap dengan kehadiran MPP di Kota Manado, ini menjadi role model tidak hanya di Sulawesi Utara tapi juga secara nasional,” ungkap Diah.
Sesuai rencana, pembangunan MPP Kota Manado akan berdiri di lahan milik pemkot dengan luas 15.972 meter persegi. MPP tersebut berada di pusat bisnis, yang merupakan salah satu dari tujuh pengembangan reklamasi Boulevard on Bussines (BoB). MPP yang akan dibangun terdiri dari tiga lantai dengan luas lantai 3.160 meter persegi ini direncakan memiliki ruang pelayanan publik, perkantoran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), ruang serbaguna, serta rooftop.
Selama proses pembangunan MPP masih berlangsung, Pemkot Manado juga telah mengoperasikan membuat miniatur MPP dengan Gerai Pelayanan Publik yang ada di dalam Mal Manado Town Square. Pada Gerai Pelayanan Publik Kota Manado terdapat sejumlah instansi yang bergabung antara lain DPMPTSP, Disdukcapil, Bapenda, Bea Cukai, Polresta Manado, Kejaksaan Negeri, Kantor Imigrasi, dan PLN. Total, ada 92 jenis layanan yang melayani sekitar 20 hingga 30 orang per hari. (AC)














