ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Fortinet Sarankan Perusahaan dan Industri Perkuat OT

Ahmad Churi
22 December 2020 | 16:11
rubrik: Event
Fortinet Sarankan Perusahaan dan Industri Perkuat OT
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Fortinet menyarankan agar pelaku usaha, organisasi, dan industri merekontruksi ulang divisi teknologi informasi dengan melakukan penguatan peran OT (Operational Technology) dengan dukungan sistem keamanan yang bisa diandalkan. Ke depan OT memiliki peran penting untuk kelangsungan transformasi digital dalam rangka memasuki era industri keempat.

“Di dalam perusahaan atau organisasi, terkait operasional dan layanan teknologi informasi, terdapat dua bagian yakni yang berhubungan dengan perangkat mesin, komputer dan jaringan data yang dikenal sebagai Information Technology (IT) dan control system atau proses kendali operasional yang kami menyebutknya dengan Operation Technology (OT). Namun hingga kini masih banyak yang dibingungkan apa perbedaan dan peran OT. Ke depan, ini harus lebih dipertajam dengan mempertegas peran dalam kaitan aspek security systemnya,” ungkap Edwin Liem, Country Director Fortinet Indonesia dalam acara Media Briefing bertema “Keamanan OT Masih Jadi Tantangan Bagi Para Pemimpin di Seluruh Industri” pada (21/12/2020) yang secara virtual .

Menurutnya upaya rekonstruksi divisi IT perusahaan dengan OT yang spesifik menangani critical infrasructure ini sangat penting, mengingat belakangan ancaman serangan siber juga makin tinggi. Ancamaan cybercrime bahkan juga mulai menyasar jantung operasional atau critical infrastruktur perusahaan dan industri, terutama pada sarana vital seperti mesin dan alat prouksi utama yang terhubung dengan teknologi pintar seperti penerapan Internet of Things (IoT) yang mulai banyak diaplikasikan dalam perangkat mesin-mesin industri.

“Sesuai dengan tren dan tuntutan penguatan infrastruktur teknologi informasi yang kian kompleks, seperti penggunaan Internet of Tings (IoT), dan teknologi pendukung lainnya, perlu ada penguatan OT untuk critical infrastructure (infrastruktur kritis/kritikal) dengan sistem keamanan tinggi. Hal ini sangat penting untuk menjaga kelancaran produksi yang ke depan akan banyak mengandalkan teknologi pintar,” ungkap Edwin Lim.

BACA JUGA:  Akuisisi OPAQ, Fortinet Tawarkan Banyak Solusi Buat Pelanggan

Menurutnya, ancaman serangan siber terhadap infrastruktur kritis atau critical infrastruktur atau dikenal sebagai OT harus diperhatikan. Dalam hal ini, Fortinet sebagai pengembang solusi keamanan siber, juga menyediakan solusi yag komprehensif untuk kebutuhan keamanan IT dan juga OT.

Hal senada sampaikan Emmanuel Miranda , Director Operational Technology, Asia Pacific, Fortinet. Menurutnya, para penjahat siber kini juga sudah banyak mengincar OT ICS ini sebagai target serangan siber untuk mendapatkan kendali pada sistem operasional atau bahkan perangkat yang terkoneksi. Berdasarkan riset terkait Operational Technology Security Trends Report menemukan bahwa resiko ancaman serangan siber terhadap sektor Operational Technology (OT) ini meningkat seiring dengan transformasi digital industry 4.0 yang saling terkoneksi internet dan menghubungkan sistem OT dengan sistem IT.

Saat ini juga banyak serangan terhadap obyek vital dan infrastruktur kritis. Misalnya, pada sekrtor transportasi, sistem operasi lampu lalu lintas, dan sejumlah sarana vital di proses produksi. Karena itu, perusahaan dan institusi yang bergerak pada sektor vital bagi kehidupan masyarakat, seperti layanan transportasi, sistem pengaturan lalu lintas dan sector vital lainnya perlu segera mengantisipasi dengan mengoordinasikan divisi teknik operasional mereka dengan OT supaya lebih responsif dalam menghadapi keberadaan ancaman siber ini. Sebab jika sampai terkena serangan dan tidak memiliki OT yang bisa diandalkan hingga operasional terhenti, hal ini bisa berakibat fatal.

Kini para penjahat siber juga sudah mulai mengincar OT ICS ini sebagai target serangan siber untuk mendapatkan kendali pada sistem operasional atau bahkan perangkat yang terkoneksi. Berdasarkan riset, The Fortinet 2019 Operational Technology Security Trends Report menemukan bahwa resiko ancaman serangan siber terhadap sektor Operational Technology (OT) ini meningkat seiring dengan transformasi digital industry 4.0 yang saling terkoneksi internet dan menghubungkan sistem OT dengan sistem IT.

BACA JUGA:  Laporan Fortinet Ungkap Meningkatnya Ancaman Siber ke Sistem Operational Technology

Sementara itu, Kurniawan Darmanto Head of Security Consultant, Fortinet dalam kesempatan itu memaparkan tentang tren kejahatan siber selama pandemic Covid-19. Menurutnya, sejak Januari hingga saat ini atau selama pandemic cobvid-19, terjadi peningkatan signifan serangan siber secara gobal, termasuk di Indonesia.
Di Indonesia, sejak Januari hingga November sebanyak 70% perusahaan dan organisasi mengalami serangan siber dengan berbagai modus serangan. Di antaranya berupa ransomware, vulnerability pada system/infrastruktur yang memungkinkan terjadinya akses tanpa izin dengan mengexploitasi kecacatan system, dan modus kejahatan lainnya. “Ada beberapa kejahatan cybercrime yang dominan selama Covid-19 yakni jenis virus ID, eksploit IPS ID, dan Botnet ID,” ujarnya.

Ditambahkan, dari berbagai riset, penjahat siber juga banyak yang memanfaatkan isu pandemi Covid-19 sebagai taktik dalam melancarkan serangannya. Dimulai dari serangkaian phishing atau aplikasi jahat, kini telah berevoluasi menjadi tautan berbahaya yang ada di dunia maya. Para penjahat siber memanfaatkan rasa ingin tahu warganet tentang Covid-19 sebagai jalan masuk ke sistem operasi di seluruh dunia.

Mereka sengaja memanfatkan kepanikan masyarakat terkait informasi pandemi Covid-19 dengan menyusun serangan. Di antaranya berupa serangan ransomware Covid19 Tracker Apps dimana telah disisipi Malicious. Dalam hal ini, penjahat menyarankan pengguna untuk unduh aplikasi untuk mendapatkan informasi lengkap tentang pandemi covid-19, namun setelah dibuka ternyata disisipi virus.

Beberapa topik yang sering digunakan untuk menjebak warganet mengklik tautan hingga mengunduh atau membuka dokumen, di antaranya informasi tentang corona virus, soal perawatan, pengobatan Covid-19, dan beberapa topik terkait lainnya. “Sejak pandemi pelaku kejahatan siber banyak menyasar banyak sektor. Tingginya ancaman dan risiko kejahatan ini tentu harus juga diantisipasi dengan perlindungan sistem keamanan yang lebih andal,” tandasnya. (AC)

BACA JUGA:  Indonesia Blockchain Week 2020 Kembali Digelar
Tags: Fortinet
Previous Post

Ajang Penghargaan IT yang Makin Besar, Jumlah Finalis TOP DIGITAL Awards 2020 Naik 25 Persen

Next Post

Acara Puncak TOP DIGITAL Awards 2020 Digelar: “Digital Tranformation for New Normal Era Solution”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Hadirkan Layanan Car EV di Jabodetabek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sstt, Ini Varian Paket JITU 1 dari IndiHome

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Honda & Sony Jalin Kerjasama Perkuat Penjualan Kendaraan Listrik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peneliti: “GoTo Sudah Penuhi Kualifikasi Perlindungan Data Pribadi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto