ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Dituduh AS Sebagai Perusahaan Militer Komunis Cina, Ini Bantahan Xiaomi

Fauzi
18 January 2021 | 12:00
rubrik: Product
Fokus Berinovasi, Xiaomi Tuntaskan Sengketa Paten dengan Sejumlah Perusahaan
Share on FacebookShare on Twitter

Seiring dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menetapkannya sebagai ‘perusahaan militer komunis Cina’, baru-baru ini Xiaomi melayangkan bantahannya.

Berikut pernyataan resmi Xiaomi seperti dilansir laman Android Authority:

“Perusahaan telah mematuhi hukum dan beropreasi sesuai dengan hukum dan peraturan yurisdiksi yang relevan di mana perusahaan menjalankan bisnisnya. Perusahaan menegaskan bahwa pihaknya menyediakan produk dan layanan untuk penggunaan sipil dan komersial. Perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak dimiliki, dikendalikan, atau berafiliasi dengan militer Cina, dan bukan ‘Perusahaan Militer Komunis Cina’ yang ditentukan dibawah NDAA. Perusahaan akan mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi kepentingan perusahaan dan pemegang saham.

Perusahaan sedang meninjau konsekuensi potensial dari ini untuk mengembangkan pemahaman yang lebih lengkap tentang dampaknya terhadap Grup. Perusahaan akan membuat pengumuman lebih lanjut jika diperlukan.”

Sebelumnya, seperti dilansir Reuters, pemerintahan Trump di AS telah menambahkan Sembilan perusahaan asal Cina ke dalam daftar hitam. Satu dari sembilan perusahaan tersebut adalah pabrikan smartphone asal Cina, Xiaomi.

Untuk diketahui, dari laporan tersebut disebutkan bahwa daftar tersebut dikatakan tidak sama dengan yang ditambahkan pemerintahan AS pada nama Huawei di 2019. Di mana daftar itu diduga terkait dengan perusahaan yang diduga memiliki hubungan langsung dengan pemerintah Cina dan melarang perusahaan yang berbasis di AS untuk bekerja dengan mereka. Adapun daftar di mana Xiaomi masuk di antaranya, diduga terkait secara khusus dengan militer Cina. Rupanya, pemerintahan Trump menganggap hubungan Xiaomi dengan militer cukup dekat sehingga menimbulkan potensi ancaman bagi AS. (Fauzi)

BACA JUGA:  Resmi, Xiaomi Mi 10 dan Mi 10 Pro Usung Kamera 108 MP dan Snapdragon 865
Tags: xiaomi
Previous Post

“Among Us” Jadi Game Paling Banyak Diunduh Tahun 2020

Next Post

Telkomsel Pulihkan Jaringan dan Hadirkan Paket Khusus di Majene & Mamuju

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

Busthomi
28 October 2026 | 13:32

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: AstraPay Perkuat Inovasi Pembayaran Digital Berbasis AI, Hadirkan Fitur Split Bill Otomatis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto