Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India kini telah mengeluarkan pemberitahuan baru untuk memberlakukan larangan permanen terhadap 59 aplikasi Cina. Sebelumnya larangan tersebut telah dikeluarkan pada bulan Juni tahun lalu.
Ketika pertama kali memberlakukan larangan, pemerintah India memberi kesempatan pada 59 aplikasi tersebut untuk menjelaskan posisi mereka tentang kepatuhan terhadap persyaratan privasi dan keamanan.
Mengutip berita dari Reuters, perusahaan yang masuk dalam daftar blokir tersebut termasuk platform distribusi video TikTok dari ByteDance, platform perpesanan WeChat dariTencent dan peramban UC Browser milik Alibaba.
Baca: PUBG Diblokir di India
Kementerian ITE India, pada Juni tahun lalu, mengeluarkan perintah pemblokiran dengan menyatakan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut “merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara dan ketertiban umum.”
Larangan oleh pemerintah India ini juga disebut sebagai “serangan digital” sebagai akibat dari bentrokan antara pasukan Cina di perbatasan Himalaya yang menewaskan 20 tentara India pada tahun lalu.
Pada bulan September tahun lalu, India memblokir 118 aplikasi seluler lainnya, termasuk video game populer dari Tencent, PUBG.
Baca: Termasuk TikTok, WeChat dan Xiaomi, Ini Daftar Aplikasi yang Dilarang di India














