Jakarta, ItWorks- Menindaklanjuti arahan Kementerian BUMN, Pupuk Kaltim (PKT) sebagai BUMN produsen pupuk Urea terbesar di Indonesia, terus memaksimalkan kemampuannya untuk membantu penanganan dan antisipasi Covid-19 di sekitar perusahaan. Dana senilai total Rp 2,6 miliar secara khusus dialokasikan oleh perusahaan meningkatan kapasitas rumah sakit, guna memitigasi puncak gelombang kedua pandemi di wilayah Kalimantan Timur.
Dukungan ini antara lain digunakan untuk peningkatan kapasitas RS PKT dengan realisasi berupa penambahan kamar ICU, isolasi, alat ventilator, hingga alat donor plasma konvalesen yang sebelumnya belum tersedia di wilayah Bontang, Kaltim. RS PKT sendiri merupakan salah satu RS rujukan penanganan COVID-19 di Bontang.
Dalam upaya menjaga ekosistem masyarakat di sekitar perusahaan, juga terus dimaksimalkan fasilitas akses tes Covid -19 di RS PKT, yang menjadi satu-satunya RS di Bontang yang memiliki Laboratorium Biomolekuler Polymerase Chain Reaction (Lab PCR). Tercatat sejak didirikan sebagai Lab PCR pertama di Bontang pada September 2020 lalu hingga 7 Juli 2021, lab tersebut telah melakukan tes pada lebih dari 36 ribu spesimen, baik spesimen dari karyawan, keluarga karyawan, hingga masyarakat.
“Dukungan ini sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir terkait sinergi perusahaan BUMN dalam penanganan pandemi. Pupuk Kaltim secara aktif terus membantu penanganan dan mitigasi Covid -19. Peningkatan kapasitas RS baik secara fasilitas maupun keamanan terutama untuk memitigasi lonjakan puncak gelombang kedua pandemi ini. Selain memastikan kapasitas, pelayanan dan penanganan maksimal di RS PKT, juga memberikan beragam dukungan dan bantuan bagi lima RS di Bontang,” ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim – Rahmad Pribadi, melalui siaran pers yang diterima redaksi (12/07/2021), di Jakarta.
Untuk peningkatan kapasitas RS PKT, tercatat tambahan kamar ICU khusus Covid -19 menjadi total 9 kamar dengan fasilitas kesehatan lengkap termasuk ventilator, ruang isolasi dengan total 110 tempat tidur, satu alat donor plasma konvalesen, 400 APD bagi tenaga medis, paket penambah imun bagi 180 orang tenaga medis di hingga lebih dari 100 box supply makanan bagi para nakes per harinya, telah disalurkan ke lima rumah sakit dan puskesmas di sekitar wilayah Bontang dan Kaltim.
Selain itu, sembako dan hidangan siap makan juga telah disalurkan oleh perusahaan bagi ratusan masyarakat Bontang yang sedang menjalani isolasi mandiri. Guna mempercepat proses distribusi bantuan, PKT juga memberdayakan para mitra binaan perusahaan dalam memproduksi APD dan menyalurkan sembako serta hidangan siap makan. Kemampuan dan keahlian perusahaan dalam memproduksi oksigen juga diharapkan mampu mempercepat distribusi bagi rumah sakit yang sedang membutuhkan. (AC)














