Analisis Horangi terhadap 285.000 scan yang dilakukan aplikasi multi-cloud Warden yang menjadi solusi Cloud Security Posture Management (CSPM) menyoroti bahwa dari 57.000 scan terdapat 20% kesalahan konfigurasi yang berpeluang untuk dimanfaatkan sebagai vektor ancaman oleh pelaku ancaman keamanan siber. Kesalahan konfigurasi ini umumnya mencakup akses unrestricted serta akses ilegal terhadap jaringan di dalam organisasi.
Lebih lanjut, analisis dari Horangi itu juga mencakup berbagai kerentantan lain dalam infrastruktur cloud yang secara kolektif dapat memengaruhi postur risiko keamanan keseluruhan organisasi seperti manajemen identitas dan akses (IAM – Identity and Access Management), kontrol akses jaringan dan audit logging.
Horangi adalah perusahaan keamanan siber yang menyediakan menyediakan solusi optimal untuk organisasi berbasis komputasi awan di seluruh Asia Tenggara.
Terdapat dua kategori layanan yang tersedia bagi pengguna dalam memastikan keamanan cloud untuk aplikasi. Yaitu, Native Cloud Security yang ditawarkan oleh Penyedia Layanan Cloud (CSP – Cloud Service Provide) seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform (GCP) dalam infrastruktur mereka saat ini.
Selain itu ada juga keamanan third-party yang merupakan solusi unik dari penyedia layanan non-CSP yang bertujuan untuk mengatasi kekurangan dari yang sistem keamanan bawaan CSP.
Dalam keterangan resmi yang diterima Redaksi It Works, 13/07/2021, CEO dan Co-Founder Horangi, Paul Hadjy mengatakan perangkat Native Cloud Security mungkin tergolong cukup untuk bisnis dengan lingkungan cloud tunggal. Namun, opsi solusi keamanan siber dari pihak ketiga dapat menjadi pilihan yang lebih baik untuk organisasi yang perlu mengelola beban kerja cloud yang lebih besar, dan memiliki beberapa akun layanan cloud.
“Solusi keamanan cloud dari pihak ketiga dapat menambah nilai pada berbagai bisnis di internet yang kompleks dan sarat dengan aturan ketat seperti layanan keuangan, perawatan kesehatan, dan pemerintahan, sekaligus didukung penuh secara operasional untuk skala yang lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan bisnis,” kata Hadjy.
Laporan analisis yang lebih mendalam terkait keunggulan kompetitif dari Solusi Native Cloud Security, dapat diakses melalui Whitepaper Horangi bertajuk ‘The Hitchhiker’s Guide to Cloud Security’ lewat tautan berikut ini.














