Penipuan saat kencan online masih bisa dihindari dengan berhati-hati ketika menggunakan media sosial atau situs kencan online.
Urusan pertemanan di media sosial, ada baiknya tidak menerima permintaan pertemanan dari orang yang tidak dikenal.
Sementara di aplikasi kencan online, jangan mengungkapkan hal pribadi pada profil atau ketika baru berkenalan dengan teman baru.
Saat mengobrol dengan teman kencan, perhatikan apakah hal-hal yang dia ceritakan konsisten atau tidak.
Demi keamanan, hanya gunakan situs kencan yang terpercaya dan tetap berkomunikasi melalui platform tersebut.
Jika memutuskan bertemu teman kencan online, beri tahu orang terdekat rencana tersebut.
Terakhir, jangan pernah memberikan uang kepada teman kencan online kecuali memiliki hubungan yang dekat di dunia nyata.
Sebelumnya, survei Kaspersky bertajuk “Mapping a secure path for the future of digital payemnts in APAC” yang diadakan 2021, menemukan hampir satu dari dua orang (45 persen) di Asia Tenggara kehilangan uang karena penipuan dari kencan online.
“Rata-rata penduduk Asia Tenggara yang pernah menjadi korban penipuan kurang dari 100 dolar AS berjumlah 22 persen, namun, penipuan meski kecil-kecilan ini dialami oleh berbagai kelompok usia,” dikutip dari siaran pers, Rabu, 09/02/2022.
Baca: Waspada, Penipuan Kencan Online Tinggi di Asia Tenggara














