Perusahaan kini semakin beralih kepada teknologi untuk mengelola kebutuhan kompleks dalam bekerja secara hybrid. Hal ini diperkuat oleh global study of CIO yang dilakukan oleh Lenovo baru-baru ini, dimana diungkapkan bahwa Chief Information Officers juga mengelola area di luar lingkup tradisional mereka, seperti HR dan Talent Acquisition (39%).
Dengan diberikannya berbagai tanggung jawab tambahan ini, CIO membutuhkan solusi teknologi yang kohesif dan layanan yang dapat menghemat waktu mereka untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan IT.
Sehingga mereka dapat berfokus pada hal yang lebih strategis seperti membangun ruang kerja yang menarik, mengingat adanya peningkatan bekerja secara hybrid dengan menyediakan aplikasi consumer-grade yang inovatif yang diinginkan oleh karyawan dan dapat diakses cepat secara remote.
Lenovo Workplace Solutions adalah solusi teknologi yang didesain untuk memberi perusahaan solusi seperti pemesanan ruang kerja yang dipermudah, analitik terhadap utilisasi, dan manajemen fasilitas yang cerdas ditambah dengan layanan profesional. Sehingga bisnis dapat memberikan karyawan penawaran opsi kerja fleksibel yang ditingkatkan baik selama bekerja di kantor maupun saat bekerja secara remote.
“Mengingat ekspektasi karyawan terhadap ruang kerja yang telah berubah, perusahaan menyadari bahwa dengan membuka kembali kantor mereka, hal ini bukan berarti operasional kantor dapat kembali ke masa sebelum COVID. Karyawan menginginkan fleksibilitas untuk terhubung dengan pekerjaan mereka dengan mudah, kapan saja, dimana saja dan dapat berfokus pada pekerjaan tanpa ada permasalahan teknologi,”” ujar Daniel Fields, Executive Director, Services Business of Lenovo Asia Pacific, dalam siaran pers, 19/05/2022.
“Penawaran Lenovo Workspace Solutions ini dibangun untuk membantu perusahaan agar dapat memberikan pengalaman yang menarik bagi karyawan sehingga dapat mendorong produktivitas dan bakat yang ada” tambahnya. Portofolio Lenovo Workspace Solution membantu bisnis dan CIO untuk beradaptasi dengan era bekerja secara hibrid,” tambahnya.
Baca: Program EdVision Lenovo Siapkan Sektor Pendidikan di Indonesia untuk Hadapi Disrupsi














