Sasaran kegiatan Bootcamp Inkubasi Usaha adalah startup yang memiliki keunggulan inovasi kreativitas, teknologi, dan proyeksi usaha yang terukur.
“Serta diutamakan pada startup dengan usaha berbasis teknologi, berwawasan lingkungan, berorientasi ekspor atau substitusi impor, dan/atau industri kreatif,” jelas Direktur Pembinaan dan Pengembangan Kewirausahaan/Simpul Tumbuh UII Arif Wismadi,lewat siaran pers, Jumat, 05/08/2022.
Ditambahkannya, program pembinaan kewirausahaan UII merupakan ikhtiar meningkatkan rasio kewirausahaan di tingkat universitas dan Indonesia. Kontribusi yang telah dicapai adalah peningkatan rasio alumni UII yang berwirausaha dari 4,74 persen di tahun 2017 menjadi 14 persen di 2021.
Hal tersebut dicapai melalui pengembangan kapasitas kelembagaan dan layanan inkubator dengan dukungan program European Region Action Scheme for the Mobility of University Students+ Growing Indonesia– a Triangular Approach (Erasmus+ GITA) dan Erasmus+ ASEAN Network for Green Entrepreneurship and Leadership (Angel) dari European Union.
Sementara, Kepala Inkubator Bisnis IBISMA UII Amarria Dila Sari menambahkan bahwa Bootcamp itu menghadirkan narasumber ahli dan praktisi di berbagai bidang. Mulai dari business mindset, startup 101, pengujian dan validasi produk, evaluasi kinerja keuangan, legalitas usaha, standardisasi dan kekayaan intelektual, serta persiapan dan fasilitasi ekspor (bagi startup non-digital).
Sebelumnya diberitakan bahwa Kementerian Koperasi dan UKM mengadakan program inkubasi bertajuk Bootcamp Inkubasi Usaha sejak 4-6 Agustus 2022 di Hotel Crystal Lotus, Yogyakarta.
Baca: Bootcamp Inkubasi Usaha Targetkan 100 Usaha Rintisan Baru














