ItWorks.id- Pengembang properti PT Metropolitan Land Tbk (Metland/MTLA) pada Kuartal III 2022 berhasil meraih laba bersih sebesar Rp269 miliar atau naik sebesar 33% dibandingkan periode yang sama 2021 sebesar Rp202 miliar. Perseroan terus melanjutkan pemasaran untuk kejar target di sisa akhir tahun dari sejumlah proyek propertinya.
Beberapa proyek yang kini terus dikejar penjualannya, di antaranya proyek residensial Metland Cyber Puri yang memasarkan cluster The Northbend phase 2. Selain Metland Cyber Puri, perseroan juga terus melanjutkan pemasaran proyek residensial lainnya, seperti Metland Puri yang memasarkan kavling dan hunian Cluster Oxalis, Metland Menteng yang memasarkan cluster Jura tipe Jura 88, Metland Cileungsi yang memasarkan dua tipe baru dalam cluster The Colony dan Metland Transyogi Cibubur, di antaranya dengan mengusung konsep green residence.
Di samping itu, Metland Cibitung akan segera meluncurkan produk terbarunya yaitu cluster Havana pada akhir November. Perseroan melakukan pembukaan restoran Ume Coffee & Dinning di Ubud, Bali pada 11 November 2022 sebagai awal pengembangan hotel dan villa di lokasi yang sama.
“Pendapatan Perseroan versi marketing sales hingga kuartal tiga tahun 2022 ini mencapai Rp1,36 triliun atau 76% dari target 2022. Pendapatan tersebut disumbang dari penjualan properti sebesar Rp1,04 triliun dan pendapatan berulang sebesar Rp322 miliar. Dengan beberapa projek yang kini terus kami kembangkan, kami optimis hingga akhir tahun dapat mencapai target yang telah ditetapkan senilai Rp1,8 triliun” ungkap Anhar Sudradjat, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk., dalam acara press conference Virtual Public Expose 2022 PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) pada (14/11/2022).
Dalam kesempatan itu, Olivia Surodjo, Direktur PT Metropolitan Land Tbk mengungkapkan, PT Metland Tbk pada kuartal tiga 2022 membukukan pendapatan usaha sebesar Rp995 miliar atau tumbuh sebesar 67% dari tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp596 miliar. Laba bersih MTLA pada kuartal tiga 2022 sebesar Rp269 miliar atau naik sebesar 33% dibandingkan periode yang sama sebesar Rp202 miliar. “Laba Perseroan meningkat ditopang oleh peningkatan pendapatan dari penjualan properti di unit usaha residensial, serta pada peningkatan unit usaha mal dan hotel yang kembali ramai” ujar Olivia Surodjo.
Dikatakan, Metland Menteng & Wisteria, Metland Puri dan The Riviera at Puri, Metland Cileungsi dan Metland Cibitung memberikan kontribusi terbesar pada pendapatan penjualan Perseroan. “Penjualan rumah untuk dihuni cukup baik dan tumbuh, sementara itu pertumbuhan pendapatan berulang kontribusi terbesar dari Metropolitan Mall Bekasi dan Grand Metropolitan dan hunian hotel yang meningkat pesat dibanding tahun lalu” lanjut Olivia.
Sementara itu, Direktur Metropolitan Land Wahyu Sulistio mengatakan bahwa perusahaan juga terus melakukan inovasi, salah satunya dengan mengembangkan konsep green property sebagai salah satu daya saing nilai jual, sebagai upaya untuk dapat mengejar target marketing sales. Selain memasarkan residensial, MTLA juga tengah menyiapkan portofolio komersial secara business to business untuk menjaga kesinambungan perolehan marketing sales.
Adapun beberapa proyek yang sudah berhasil dirampungkan Perseroan, di antaranya wahana permainan air rooftop pertama Bekasi Waterplay di Grand Metropolitan, dan wahana rekreasi air Waterland di dalam kawasan Metland Cibitung. Waterland Cibitung dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 1 hektar terintegrasi dengan area komersial Metland Cibitung yang meliputi area seluas kurang lebih 25 hektar, dan dekat dengan Stasiun KRL commuter line Metland Telaga Murni yang hanya berjarak kurang lebih 100 meter. Waterland Cibitung ini telah banyak dinikmati oleh masyarakat luas pengguna KRL baik wilayah Jakarta, Bekasi maupun Cikarang. (AC)














