ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Begini Tren Industri IT Monitoring di 2023

Teguh Imam Suyudi
18 December 2022 | 09:00
rubrik: Digital
Paessler

Paessler

Share on FacebookShare on Twitter

Mendekatnya penghujung tahun 2022, merupakan saat yang tepat untuk melihat kelanjutan dari industri IT Monitoring. Dikutip dari keterangan tertulisnya, 13/12/2022, Paessler PRTG, pakar monitoring infrastruktur dan jaringan IT, membagikan beberapa ramalan tren lanskap IT untuk 2023:

Digitalisasi kian menciptakan tanggung jawab baru untuk IT

Segala sistem analog yang dahulu diisolasi dari dunia IT, baik yang berkaitan dengan pabrik, rumah sakit, sumber daya, maupun pusat data, kini menghasilkan data yang kompatibel dengan sistem digital. Hal ini memperluas batasan yang dapat dianalisis dan diinterpretasikan dengan data.

Di berbagai industri, konvergensi sistem IT (information technology) dan OT (operational technology) menghasilkan beberapa tantangan yang perlu diatasi. Meski demikian,  tentunya perlu dicatat bahwa terdapat hal penting seperti melakukan monitoring pada ekosistem tersebut. Tantangan terbesarnya adalah untuk membawa beberapa matriks dan beberapa sistem monitoring yang berbeda ke satu tempat. Akan terjadi peningkatan fokus pada alat-alat IT Monitoring yang memungkinkan perusahaan untuk melacak perubahan yang terjadi pada ekosistem serta menyediakan tampilan terkonsolidasi dari data yang sudah terkumpul, menyederhanakan analisis data dan proses pengambilan keputusan. Dengan memperluas batasan konvergensi IT/OT, diperlukan solusi yang dapat memantau perangkat serta infrastruktur ini. 

Solusi monitoring akan terus mengambil andil yang penting pada sektor pusat data

Dengan semakin banyaknya perusahaan multinasional yang memindahkan pusat data mereka ke Asia Tenggara, wilayah ini dapat dikatakan akan menjadi hotspot untuk investasi pusat data. Pada pertengahan tahun ini, pemerintahan Singapura telah mengangkat moratorium pada konstruksi pusat data. Dengan perencanaan Satu Data Indonesia (SDI) 2022-2024, pemerintah Indonesia juga sedang berfokus pada perluasan implementasi struktur data seperti pusat data. Sedangkan pasar pusat data di Thailand diperkirakan akan mencapai 1.03 triliun dolar AS  pada tahun 2027.

BACA JUGA:  Cara Mudah Monitoring LAN Nirkabel Industrial

Pusat data – dengan infrastrukturnya yang tersebar di berbagai lokasi geografis – menghadirkan tantangan untuk memantaunya. Pusat data menjadi infrastruktur yang penting untuk perusahaan di berbagai industri. Maka dari itu, kegagalan pemantauan ekosistem ini akan membuat bisnis tidak dapat dioperasikan. Sangatlah penting untuk menjaga peralatan teknis, fasilitas operasional, serta keamanan untuk menjamin efisiensi operasi bisnis yang akan meminimalisir downtime pusat data. Dengan penggunaan pusat data yang menjadi semakin penting di berbagai industri di Asia Tenggara, maka solusi monitoring juga akan menjadi sama pentingnya.

Monitoring jarak jauh lewat cloud akan meningkat – namun perlu diferensiasi   

Saat ini, penggunaan cloud oleh perusahaan terus meningkat, dengan 76% perusahaan di Asia Pasifik terus berencana untuk meningkatkan layanan cloud mereka dalam waktu 12 bulan ke depan. Aspek penting migrasi cloud adalah untuk menguatkan strategi cloud-first dengan memastikan bahwa beragam aplikasi dan proses IT dapat digabungkan ke lingkungan sebuah komputasi awan.

Lebih dari itu, layanan monitoring berbasis cloud sedang meningkat. Layanan ini dapat diaplikasikan untuk memonitor komponen berbasis cloud seperti website, layanan cloud dan aplikasi berbasis cloud. Pada aspek monitoring on-premise, solusi monitoring dari cloud mungkin saja dapat menghadapi beberapa masalah karena mereka bergantung dengan koneksi internet yang super cepat dan andal agar dapat untuk menghindari kesalahan hasil monitoring akibat keterlambatan transmisi data. Hal ini penting untuk dicatat, dan perusahaan juga memerlukan kecocokan perpaduan alat monitoring lokal dan berbasis cloud.

Fokus baru untuk meningkatkan keamanan di lingkungan IoT (Internet of Things)

Banyak bisnis dari beragam industri di seluruh dunia mulai menguatkan inisiatif dan strategi keamanan siber mereka dikarenakan meningkatnya angka kebocoran data, serangan ransomware dan serangan siber lainnya. Hal ini membuktikan bahwa keamanan pada Internet of Things (IoT) menjadi salah satu celah yang perlu diperhatikan.

BACA JUGA:  JD.com Sukses Kirimkan Barang Pesanan Pelanggan dengan Drone di Indonesia

Peningkatan adopsi dan kapabilitas dari teknologi IoT telah meroket dalam beberapa tahun terakhir. Pengeluaran IoT di Asia Pasifik diprediksikan akan mencapai 437 triliun dolar AS (setara lebih dari Rp 6,835 triliun)  pada tahun 2025. Segala alat yang terhubung dengan internet menjadi rentan dengan serangan siber. Terlepas dengan adanya bawaan keamanan pada teknologi IoT yang sangat minim, dan sulitnya manajemen patch dikarenakan pembawaan fisiknya, keterkaitan perangkat ini, serta kompleksitas lingkungan menimbulkan ancaman keamanan untuk keseluruhan jaringan.

Monitoring merupakan bagian penting di setiap strategi keamanan, memastikan bahwa semua alat keamanan klasik seperti firewall, sistem deteksi maupun PAM (privileged access management) dapat bekerja dengan sempurna. Namun demikian, monitoring memiliki tugas lain yang lebih penting, terutama di dunia IoT. Solusi monitoring yang tepat dapat memastikan keamanan fisik dengan mengintegrasikan sistem kunci pintu, kamera keamanan, pendeteksi asap maupun sensor temperatur ke dalam monitoring terpusat. Banyak perusahaan yang  akan mempertimbangkan aspek ini ke depannya. 

Arsitektur terdistribusi akan menjadi kenormalan baru

Dengan konsep bekerja hybrid, bekerja dari rumah ataupun dari mana saja menjadi hal yang umum, sehingga mendorong perusahaan untuk beralih dari infrastruktur data tersentralisasi ke penyimpanan data di cloud. Dengan demikian, perusahaan mengalihkan jaringan menggunakan software as a service (SAAS) dan software-defined WAN (SDWAN). Dengan penggunaan arsitektur terdistribusi yang semakin meningkat, penting untuk memiliki strategi monitoring yang tepat yang dapat bekerja secara efektif. Dengan begitu, akan terdapat permintaan yang tinggi untuk solusi yang menyediakan sistem monitoring terpadu untuk infrastruktur IT yang menyediakan keuntungan seperti jaringan yang memadai, troubleshooting, menyederhanakan transisi ke cloud dan mengurangi kebutuhan bandwidth. 

BACA JUGA:  Parah, Riset Buktikan Kecepatan Internet Indonesia Lebih Buruk dari Afrika

Baca: Paessler Catatkan Pertumbuhan Tiga Digit di Indonesia

Tags: Paessler
Previous Post

Potensi Pertumbuhan B2B Commerce di Asia Tenggara Sangat Besar

Next Post

5 Ancaman Teratas Bagi Sektor UMKM di Tahun 2023

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Diperkenalkan, Ini yang Ditawarkan Lenovo Qira

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Simposium Upaya Tingkatkan ICT Development Index Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anker Hadirkan Power Bank Ultra-Slim dengan Pengisian Magnetik Qi2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ingram Micro Indonesia Jalin HiAware Hadirkan Inovasi Solusi Keamanan Siber

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto