Sebanyak 88 persen masyarakat Indonesia berencana untuk berbelanja pada Ramadan tahun 2023. Dimana 53 persen atau hampir separuh masyarakat Indonesia berencana untuk menggunakan uang Tunjangan Hari Raya (THR) mereka dibandingkan menabung selama Ramadan 2023.
Demikian disampaikan perusahaan teknologi periklanan global The Trade Desk dan lembaga riset YouGov. Kedua lembaga itu melakukan survei terhadap sekitar 2.000 orang dewasa di Indonesia pada November 2022 yang seluruh data dikategorisasi berdasarkan usia, jenis kelamin, dan kelas sosial ekonomi, untuk mencerminkan perkiraan populasi terkini.
Senior Manager, Inventory Partnership The Trade Desk Kautsar Ikrami di Jakarta, Rabu, 11/01/2023, memaparkan generasi Z akan lebih banyak berbelanja produk kesehatan dan perawatan pribadi, kosmetik dan parfum, dan produk digital dibandingkan dengan populasi umum lainnya.
Generasi ini cenderung sadar terhadap harga, yang mana 45 persen memilih belanja daring karena mereka dapat membandingkan harga dengan mudah.
Perempuan milenial diperkirakan akan lebih banyak berbelanja dibandingkan kategori populasi lainnya di Indonesia selama bulan Ramadan tahun 2023.
Mereka akan lebih banyak berbelanja produk kosmetik dan parfum (49 persen), kesehatan dan perawatan pribadi (52 persen), serta pakaian dan aksesori (61 persen).
Perempuan milenial lebih sadar harga dibandingkan populasi umum, dengan sebanyak 69 persen memilih belanja daring didorong oleh adanya promo dan diskon.
Ia juga memaparkan bahwa pria milenial diperkirakan akan lebih banyak berbelanja kebutuhan spiritual, produk digital, dan hampers selama bulan Ramadan tahun 2023.
Mereka lebih mengutamakan kenyamanan dalam berbelanja, dimana sebanyak 47 persen memilih belanja daring karena lebih praktis dan cepat.
Baca: Survei: Aktivitas Keagamaan Daring Diperkirakan Meningkat pada Ramadan 2023














