Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bekerja sama dengan penyedia aplikasi parenting Ruang Digital Keluarga yang akan dimanfaatkan di sekolah-sekolah negeri di Indonesia.
Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Budaya, dan Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenko PMK Didik Suhardi, dalam siaran pers, 28/01/2023, mengatakan kerja sama pemanfaatan aplikasi Ruang Digital Keluarga itu sebagai salah satu aksi nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).
Aplikasi Ruang Digital Keluarga diharapkan bisa meningkatkan keadaban digital dalam keluarga, khususnya peserta didik di Indonesia yang saat ini berjumlah 52 juta siswa (menurut data Kemendikbudristek), dari dampak negatif penggunaan gawai dan internet yang berlebihan.
Dampak negatif kecanduan gawai dan internet pada peserta didik dapat berupa kecanduan media sosial dan game online. Konsekuensi negatif dari kecanduan media sosial dan game online antara lain perubahan mood dan emosi, gangguan pola dan kualitas tidur yang buruk, depresi, kondisi fisik yang memburuk, hingga kehilangan teman di dunia nyata.
Wakil ketua PANDI bidang Pengembangan Usaha, Kerja Sama, dan Pemasaran, Heru Nugroho mengungkapkan aplikasi parenting itu sebelumnya sudah dimanfaatkan di sekolah swasta nasional.
Baca: Kiat Bagi Orang Tua Dan Anak-Anak Melindungi Diri Mereka Sendiri dari Cyberbullying














